Laman

Quote

Quote

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Quote

Search

Memuat...

BLOG INDONESIA HEBAT SALAH SATU MEDIA ONLINE PENDUKUNG JOKOWI-AHOK

BERITA TERPANAS

KETUM APKOMINDO IR SOEGIHARTO SANTOSO DI TERSANGKAKAN DENGAN DASAR HUKUM KURANG JELAS

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai KETUM APKOMINDO IR SOEGIHARTO SANTOSO DI TERSANGKAKAN DENGAN DASAR HUKUM KUR...

Minggu, 25 September 2016

ORANG INI SEBUT PENDUKUNG AHOK MANUSIA BAYARAN (AKUN PALSU), NETIZEN BALAS LEWAT FACEBOOK LIVE

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai ORANG INI SEBUT PENDUKUNG AHOK MANUSIA BAYARAN (AKUN PALSU), NETIZEN BULLY LEWAT FACEBOOK LIVE

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 23 September 2016 akun Facebook milik Faisal Yusuf Nasution merekam video berdurasi 1 menit 33 detik dengan menggunakan fasilitas Facebook Live dan dibagikan di salah satu Facebook Group, namun yang membuat netizen panas ialah status yang ditulis Faisal Yusuf Nasution menyebutkan kata-kata manusia bayaran (akun palsu) dan dia juga menuliskan kata-kata lainnya yang mengundang kemarahan kaum netizen, sebagaimana ditampilkan dalam gambar di bawah ini


ORANG INI SEBUT PENDUKUNG AHOK MANUSIA BAYARAN (AKUN PALSU), NETIZEN BULLY LEWAT FACEBOOK LIVE


Video berisi ajakan kepada warga DKI Jakarta untuk tidak memilih Ahok tersebut dapat ditonton di bawah ini



Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung menuai komentar-komentar pedas dari para pengguna Facebook dan pada tanggal 24 September 2016 pemilik dan pengelola blog Indonesia Hebat membalas pernyataan dalam video tersebut dengan sebuah video berdurasi 6 menit 56 detik yang juga direkam dengan fasilitas Facebook Live, lalu membagikan video tersebut ke 3 akun Facebook pribadi dan juga Fanpage Indonesia Hebat serta salah satu Facebook Group tempat video Faisal Yusuf Nasution berada

Saat artikel ini diterbitkan, video balasan tersebut telah dilihat lebih dari 1300 kali serta menuai sejumlah komentar pedas kepada Faisal Yusuf Nasution serta dukungan kepada pemilik dan pengelola blog Indonesia Hebat tersebut


ORANG INI SEBUT PENDUKUNG AHOK MANUSIA BAYARAN (AKUN PALSU), NETIZEN BULLY LEWAT FACEBOOK LIVE


Video balasan berisi TANGGAPAN ATAS VIDEO FAISAL YUSUF NASUTION DI FACEBOOK LIVE tersebut dapat ditonton di bawah ini



By: Rudy Haryanto

Tips Ridwan Kamil agar Foto Instagram Banyak Like

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Tips Ridwan Kamil agar Foto Instagram Banyak Like

Sebagaimana telah diketahui bersama, dari atas panggung Ideafest 2016, Walikota Bandung Ridwan Kamil berbagi pengalaman mengenai media sosial dan dunia digital, dimana salah satunya mengenai Instagram yang merupakan platform yang dipakai beliau untuk membagikan berbagai foto

Menurut Ridwan Kamil, ternyata pengguna platform tersebut tak cuma senang memberi "Likes" pada foto yang bagus, namun asalkan foto memiliki caption yang menarik, foto tetap akan menuai banyak "Likes"

"Saya pernah posting gambar hitam, ternyata yang memberi like sampai lebih dari 20.000 orang. Kemudian saya ulang lagi, hasilnya sama," ungkap Ridwan Kamil pada hari Sabtu tanggal 24 September 2016

Foto yang dimaksud Ridwan Kamil tersebut diunggah pada tanggal 23 Juni 2015 silam, dimana memang tidak ada gambar sama sekali, namun hanya sebuah lembaran hitam polos saja, sedangkan dalam caption-nya Ridwan Kamil justru menyebutkan bahwa foto hitam tersebut merupakan hasil selfie saat mati lampu

Jadi ternyata Instagram itu bukan cuma soal membagikan foto yang bagus-bagus saja. Tapi bagaimana memberikan caption,” pungkas Ridwan Kamil

Sebagai seorang walikota, Ridwan Kamil memang terkenal aktif di media sosial, dimana selain Instagram, beliau juga kerap berkicau dan membalas kicauan pengguna Twitter

Beliau juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta jajaran suku di bawah pemerintah kota Bandung untuk mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi, diantaranya untuk menunjukkan perubahan pada suatu lokasi, sebelum dan setelah dikerjakan oleh suku dinas terkait

"Waktu masuk pertama baru ada 20 persen orang pemerintah Bandung yang kenal Twitter. Selanjutnya saya minta suku dinas dan lainnya membuat akun Instagram atau Twitter," cerita Ridwan Kamil, "Kalau habis bertugas, yang sebelummya kotor difoto, begitu bersih difoto lagi. Jadi keliatan bertugasnya kan, untuk laporan. Kira-kira sehari sekarang ada lah 200 posting dari akun media sosial pemerintah Bandung."


Tips Ridwan Kamil agar Foto Instagram Banyak Like


By: Rudy Haryanto
Sabtu, 24 September 2016

Tolak Keputusan SBY, Anggota Dewan Pembina Demokrat Dukung Ahok-Djarot

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Tolak Keputusan SBY, Anggota Dewan Pembina Demokrat Dukung Ahok-Djarot

Sebagaimana telah diketahui bersama, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman menyatakan dukungannya kepada pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 dan sikap Hayono Isman tersebut berbeda dengan keputusan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni

"Sejak awal saya sudah mendukung Ahok karena saya melihat bahwa sebagai petahana, Ahok-Djarot memiliki prestasi sangat baik. Padahal secara efektif baru menduduki posisi gubernur dan wakil gubernur kurang dari dua tahun," ungkap Hayono Isman di Posko Muda Mudi Ahok, Jakarta pada hari Sabtu tanggal 24 September 2016

Menurut Hayono Isman, Ahok-Djarot merupakan pasangan harmonis yang mencalonkan diri kembali bukan untuk memperebutkan kekuasaan serta menganggap bahwa Ahok-Djarot ingin terus berprestasi dan melayani masyarakat DKI Jakarta

"Saya melihat keduanya selama ini fokus bagaimana bisa berprestasi dan memberikan yang terbaik untuk warga Jakarta," tambah Hayono Isman

Oleh sebab itu, Hayono Isman merasa optimis prestasi Ahok-Djarot dapat lebih gemilang jika diberi kesempatan satu periode tambahan memimpin DKI Jakarta

"Beliau mesti diperpanjang menuntaskan tugasnya sampai selesai. Kalau perlu dipilih kembali di 2017," lanjut Hayono Isman

Selain Hayono Isman, politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul telah lebih dulu mendukung Ahok-Djarot serta mengaku bahwa dirinya siap dipecat atas sikap bersebrangan tersebut

"Aku mendukung kalau Demokrat mengusung kadernya sendiri. Agus bukan kader Partai Demokrat, Agus kader TNI," ungkap Ruhut Sitompul pada hari Jumat tanggal 23 September 2016

Ruhut Sitompul juga mengaku bahwa dirinya sedih serta memandang bahwa Agus Harimukti yang memiliki masa depan cerah di TNI justru dipaksa terjun ke dunia politik. Selain itu, Ruhut Sitompul juga menilai bahwa karier Agus Harimukti akan habis apabila dia kalah dalam Pilkada DKI Jakarta 2017

"Aku enggak kebayang kalau Agus kalah, dibunuh kariernya oleh partai yang aku banggakan," tutup Ruhut Sitompul


Tolak Keputusan SBY, Anggota Dewan Pembina Demokrat Dukung Ahok-Djarot


By: Rudy Haryanto

Pakar Mantan Sebut Mega Sukses Permainkan Prabowo dan SBY di Pilgub DKI

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pakar Mantan Sebut Mega Sukses Permainkan Prabowo dan SBY di Pilgub DKI

Sebagaimana telah diketahui bersama, Pakar Mantan dalam website seword menyebutkan bahwa Megawati Soekarnoputri sukses mempermainkan Prabowo Subianto dan SBY dalam Pilkada DKI Jakarta 2017

Dalam artikel berjudul Pilgub DKI: Mega Sukses Permainkan Prabowo dan SBY, Pakar mantan mengungkapkan bahwa keputusan Megawati Soekarnoputri untuk tutup mulut rapat-rapat adalah sebuah sikap serta strategi politik yang sangat mematikan dan PDI Perjuangan yang baru mengumumkan pasangan cagub-cawagub pada malam hari sebelum hari pendaftaran ke KPU dibuka tersebut membuat semua partai politik kejang-kejang

Di sisi lain, Pakar Mantan juga menyebutkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga memainkan peran, dimana sehari sebelum pengumuman, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa dirinya tidak akan menunggu PDI Perjuangan dan jika pendaftaran dibuka, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan langsung mendaftar bersama Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai NasDem. Pernyataan tersebut diungkapkan pada siang hari dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sendiri diumumkan secara resmi oleh PDI Perjuangan pada malam hari. Menurut Pakar Mantan, semua pihak sedang bermain sinetron politik harapan palsu, dimana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan liciknya memberi harapan pada partai-partai politik lainnya untuk terus menego PDI Perjuangan, padahal malam hari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diumumkan secara resmi dan mustahil Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum mengetahui hal tersebut

Pakar Mantan selanjutnya juga mengungkapkan bahwa faktor gengsi di antara Partai Demokrat yang dipimpin SBY dan Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut sangat dipahami oleh Megawati Soekarnoputri dan beliau juga paham bahwa SBY dan Prabowo Subianto tidak akan berkoalisi, karena masa lalu yang masih belum dapat dilupakan di antara SBY dan Prabowo Subianto, dimana Pakar Mantan mengutip pernyataan Hermawan Sulistyo (mantan Ketua Tim Investigasi TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) Kerusuhan Mei 1998),yaitu, "Ini background kenapa nggak mungkin SBY ke sana meskipun kemudian besannya di sana, akhirnya dia dukung tapi nggak terang-terangan. Ini masalah gengsi. Dulu digebukin kok sekarang dukung."

Pakar Mantan juga menyebutkan bahwa gara-gara strategi "injury time" Megawati Soekarnoputri, Koalisi Mantan akhirnya menghasilkan Agus Harimurti dan Sylviana Murni dan Koalisi Hambalang mengerucut pada Sandiaga Uno, Anies Baswedan dan Mardani Ali. Selain itu, Pakar Mantan juga menjelaskan mengenai faktor gengsi di antara SBY dan Prabowo Subianto yang sangat dipahami oleh Megawati Soekarnoputri, sehingga beliau sukses membuat partai-partai politik selain Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai NasDem tersebut dibuat kelimpungan dan kejang-kejang berkat strategi "injury time" tersebut

Pakar Mantan mengakhiri tulisannya tersebut dengan sebuah pernyataan menarik, yaitu, "Pilgub DKI bukan hanya soal menang kalah, ini soal gengsi. Ahok silahkan menang, tapi perseteruan gengsi Prabowo SBY akan terus berlanjut. Ini mirip seperti Marquez yang sudah jauh di depan, sementara Rossi dan Lorenzo malah saling pepet di belakang karena memperebutkan posisi dua."


Pakar Mantan Sebut Mega Sukses Permainkan Prabowo dan SBY di Pilgub DKI


By: Rudy Haryanto
Jumat, 23 September 2016

Belum Bisa Bayar DP Rumah ?!? Manfaatkan Saja Fasilitas BPJS

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Belum Bisa Bayar DP Rumah ?!? Manfaatkan Saja Fasilitas BPJS

Sebagaimana telah diketahui bersama, salah satu hambatan seseorang ketika membeli rumah ialah uang muka (Down Payment (DP)) yang cukup tinggi, dimana banyak yang merasa sanggup membayar cicilan per bulan, namun sulit membayar uang muka (Down Payment (DP)). Jika Anda juga mengalami hal yang sama, silahkan Anda manfaatkan BPJS Ketenagakerjaan, dimana BPS Ketenagakerjaan memiliki fasilitas yang bernama Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP) dibuat untuk memudahkan semua peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk memiliki rumah dengan cara KPR

Besaran Uang Pinjaman

Besaran pinjaman yang diajukan tidak bisa seenaknya ditentukan oleh diri sendiri, dimana jumlahnya bergantung pada penghasilan yang diterima setiap bulan dan terdapat tiga jenis besaran pinjaman Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP) yang dapat diperoleh, yaitu:

1) Pekerja dengan gaji ≤ Rp5 juta akan mendapatkan Rp20 juta
2) Pekerja dengan gaji Rp5 – 10 juta akan mendapatkan Rp35 juta
3) Pekerja dengan gaji ≥ Rp10 juta akan mendapatkan Rp50 juta

Dengan adanya kisaran uang yang akan didapakan dari bantuan Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP), Anda dapat menyesuaikan harga rumah yang akan dibeli beserta DP maksimalnya dan Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP) tersebut dapat diajukan tanpa melihat jenis KPR yang akan dipilih

Syarat Peminjam PUMP

Tidak semua kalangan bisa mengajukan Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP), karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP) tersebut, diantaranya:

1) Terdaftar menjadi anggota BPJS (minimal setahun)
2) Berstatus sebagai karyawan
3) Penghasilan maksimal Rp4,5 juta (khusus pengajuan KPR subsidi)
4) Belum memiliki rumah (khusus KPR subsidi)
5) Warga Negara Indonesia (WNI)
6) Berusia di atas 21 tahun atau sudah menikah
7) Surat keterangan yang menyebutkan bahwa perusahaan karyawan/pemohon menjadi penanggung jawab Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP)

Proses Pengajuan PUMP

Proses pengajuan Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP) cukup mudah, yaitu:

1) Minta surat rekomendasi dari tempat bekerja
2) Bawa surat tersebut ke bank yang akan Anda ajukan permohonan KPR
3) Pihak bank akan memberikan Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Kredit (SP3K) yang meurpakan bukti bahwa kriteria debitur telah terpenuhi dan disetujui oleh bank
4) Datangi kantor BPJS terdekat untuk mengajukan Pemberian Uang Muka Perumahan (PUMP) dengan melampirkan fotokopi KTP, fotokopi kartu keluarga dan fotokopi Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan


Belum Bisa Bayar DP Rumah ?!? Manfaatkan Saja Fasilitas BPJS


By: Rudy Haryanto
Kamis, 22 September 2016

Jelang Pilkada DKI Jakarta 2017, Polda Metro Jaya Pantau Medsos 24 Jam Penuh

Dalamn artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Jelang Pilkada DKI Jakarta 2017, Polda Metro Jaya Pantau Medsos 24 Jam Penuh

Sebagaimana telah diketahui bersama, menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017, Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan patroli siber (cyber patrol) untuk mengawasi perkembangan di media sosial, karena media sosial menjadi salah satu alat untuk menyebarkan hasutan yang dapat menjatuhkan calon dari para pesaing

"Terkait itu kami lakukan pengawasan, sudah ada tim medsos dan cyber crime untuk mengawasinya. Pimpinan sudah menyampaikan antisipasi black campaign, hate speech di dunia maya terkait Pilgub DKI ini," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada hari Kamis tanggal 22 September 2016

Mengenai black campaign (kampanye hitam), Kombes Awi Setiyono mengungkapkan bahwa hal tersebut menjadi ranah Komisi Pengawasan Umum Daerah (KPUD) dan pihak kepolisian akan bertindak, apabila ada laporan dari bakal calon

"Kalau sudah masuk pidana, maka dari kepolisian akan melakukan penyelidikan. Tetapi kalau pelanggaran kampanye, itu ranahnya KPU," ungkap Kombes Awi Setiyono

Secara terpisah, Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Gomgom mengungkapkan bahwa pihaknya telah memantau sejumlah akun medsos terkait Pilkada DKI Jakarta 2017

"Sedang kami pantau semua akun medsos yang menyebar kebencian terkait SARA dan menghasut untuk melakukan tindak pidana yang mengganggu keamanan Jakarta," jelas AKBP Roberto Gomgom

AKBP Roberto Gomgom menambahkan bahwa pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan patroli siber (cyber patrol) yang akan memantau akun-akun medsos selama 24 jam penuh


Jelang Pilkada DKI Jakarta 2017, Polda Metro Jaya Pantau Medsos 24 Jam Penuh


By: Rudy Haryanto

Lanjutkan reklamasi, Luhut: Masa Saya Bego ?!?

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Lanjutkan reklamasi, Luhut: Masa Saya Bego ?!?

Sebagaimana telah diketahui bersama, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memutuskan reklamasi di Teluk Jakarta dilanjutkan setelah sempat dihentikan. Luhut Binsar Pandjaitan meyakini bahwa dirinya tak akan salah dalam mengambil keputusan melanjutkan reklamasi yang pernah dihentikan Menko Kemaritiman sebelumnya, yaitu Rizal Ramli

"Masa saya bego ?!?" tegas Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari Selasa tanggal 13 September 2016. Luhut Binsar Pandjaitan juga menyebutkan bahwa keputusan diambil setelah diperintahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan dirinya untuk memprioritaskan nasib nelayan yang berjumlah sekitar 12 ribu

"Nelayan itu akan kami urus yang jumlahnya 12 ribu atau 24 ribu. Tapi kalau data kami, ada 12 ribu. Itu semua perintah Presiden tadi supaya mereka mendapat prioritas untuk diurus," ungkap Luhut Binsar Pandjaitan

Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, reklamasi tidak perlu diributkan apabila ada pihak menilai akan berdampak pada mata pencaharian nelayan, karena nasib nelayan akan lebih baik seiring reklamasi yang nantinya akan dilanjutkan

"Jadi jangan lagi ada yang bilang nelayan enggak diurus. Akan diurus. Justru akan dibuat lebih baik dengan dana yang didapat Pemda dari reklamasi dan yang paling penting lagi itu rupanya akan menjadi sumber 40 persen sumber air untuk Jakarta," jelas Luhut Binsar Pandjaitan, "Karena nanti 2 meter air laut akan ke bawah, 7 meter atau 8 meter air laut akan di atas untuk menjadi sumber air di Jakarta karena tidak ada sumber air di Jakarta lain yang paling mudah diambil dari situ."


Lanjutkan reklamasi, Luhut: Masa Saya Bego ?!?


By: Rudy Haryanto

Pesan Megawati untuk Ahok: Perjuangkan Pancasila, Tak Ada Lagi Masalah SARA

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pesan Megawati untuk Ahok: Perjuangkan Pancasila, Tak Ada Lagi Masalah SARA

Sebagaimana telah diketahui bersama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat akhirnya mendapatkan restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, namun di balik restu tersebut, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sempat diberi nasehat oleh Megawati Soekarnoputri

Sebelum menyambangi kantor DPP PDI Perjuangan untuk mendengarkan deklarasi, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menyambangi kediaman Megawati Soekarnoputri

"Bu Mega menyampaikan, PDIP adalah partai ideologis, Pancasila dari Bung Karno. Jadi PDIP harus perjuangkan Pancasila, tak ada lagi masalah SARA," ungkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ditemui di kantor DPP PDI Perjuangan pada hari Selasa tanggal 20 September 2016

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjelaskan bahwa masalah NKRI dan Pancasila serta masalah SARA tidak perlu dipermasalahkan lagi, sehingga Megawati Soekarnoputri menekankan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat memperjuangkan ketiga hal tersebut

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengungkapkan bahwa pertemuan antara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Djarot Saiful Hidayat dan Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar tersebut untuk meminta penegasan komitmen Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat untuk diusung oleh partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut

"Sesi pertemuan Ahok-Djarot di Teuku Umar bertemu ibu ketua umum dimaksudkan untuk memastikan komitmen keduanya diusung PDIP," lanjut Ahmad Basarah

PDI Perjuangan juga memastikan diri menjadi pengusung utama Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 dan tiga partai politik lainnya, yaitu Partai NasDem, Partai Hanura dan Partai Golkar akan menjadi partai pendukung.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa pasangan Ahok-Djarot dianggap dapat mewujudkan Jakarta Baru sesuai keinginan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terdahulu, yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

"PDIP akhirnya berkomitmen menjadi pengusung utama untuk Ahok-Djarot," tegas Hasto Kristiyanto

Hasto Kristiyanto menuturkan bahwa pasangan Ahok-Djarot memiliki komitmen yang teguh dalam menjalankan ideologi partai dan juga mampu bersinergi dengan pemerintah pusat

"Pasangan Ahok dan Djarot ini memiliki komitmen teguh untuk menjalankan ideologi PDIP," tutup Hasto Kristiyanto


Pesan Megawati untuk Ahok: Perjuangkan Pancasila, Tak Ada Lagi Masalah SARA


By: Rudy Haryanto
Rabu, 21 September 2016

Bung Karno Sangat Paham Habluminallah dan Habluminannas

Dalam aertikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengneai Bung Karno Sangat Paham Habluminallah dan Habluminannas

Sebagaimana telah diketahui bersama, duet Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat resmi didaftarkan jadi pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai NasDem. Dalam sambutannya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memuji sosok Presiden RI Ir. Soekarno yang melahirkan Pancasila

"Saya dan Pak Djarot mengucapkan terimakasih dan tentu saja dari pengurus PDIP DKI maupun dari Hanura, Golkar dan NasDem, 4 partai yang mempercayai kami untuk bisa meneruskan membangun Jakarta yang kamu mulai dari Pak Jokowi tahun 2012 kita lanjutkan," ungkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam konferensi pers di Kantor KPU DKI Jakarta di Salemba, Jakarta Pusat pada hari Rabu tanggal 21 September 2016

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kemudian mengungkapkan bahwa Pilkada sebagai perlombaan program, bukan mengedepankan isu SARA dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun memuji kenegarawananan Presiden RI pertama Ir. Soekarno yang juga ayah dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang memakaikan jas merah untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

"Perbandingkan program, perlombaan adalah program, bukan suku agama ras kami. Kita harapkan inilah Pancasila yang oleh Bung Karno yang jelas-jelas tidak bertentangan dengan agama yang kita yakini. Saya yakin Bung Karno saat melahirkan Pancasila sangat memahami habluminallah (menjaga hubungan manusia dengan Tuhan) dan habluminannas (menjaga hubungan manusia dengan manusia), keadilan sosial," tegas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Dalam kesempatan yang sama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga menyindir sejumlah pihak yang memainkan isu SARA dalam Pilkada DKI Jakarta 2017

"Ada orang lain membenci orang lain karena beda agama berarti dia salah. Kita bangga 71 tahun merdeka, lalu kami bisa terpilih, kita bangga. 200 tahun Amerika kita unggul, Bhinneka Tunggal Ika kita digenggam. Inilah empat pilar, Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika," tutup Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


Bung Karno Sangat Paham Habluminallah dan Habluminannas


By: Rudy Haryanto

Ini Isi Dasa Prasetya PDI Perjuangan yang Diteken Ahok

Dalam artikel ini saya ingin membagikan info traktual mengenai Ini Isi Dasa Prasetya PDIP yang Diteken Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, PDI Perjuangan resmi mengikat pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta dengan kontrak politik yang di dalamnya termaktub substansi kewajiban pasangan tersebut untuk menjalankan Dasa Prasetya PDI Perjuangan dan di bawah ini merupakan isi Dasa Prasetya PDI Perjuangan yang wajib dijalankan oleh Ahok-Djarot


1) Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945, serta menjaga kebhinekaan bangsa

2) Memperkokoh kegotong-royongan Rakyat dalam memecahkan masalah bersama

3) Memperkuat ekonomi Rakyat melalui penataan sistem produksi, reforma agraria, pemberian proteksi, perluasan akses pasar, dan permodalan

4) Menyediakan pangan dan perumahan yang sehat dan layak bagi Rakyat

5) Membebaskan biaya berobat dan biaya pendidikan bagi Rakyat

6) Memberikan pelayanan umum secara pasti, cepat, dan murah

7) Melestarikan lingkungan hidup dan sumber daya alam, serta menerapkan aturan tata ruang Secara konsisten

8) Mereformasi birokrasi pemerintahan dalam membangun tata pemerintahan yang baik, bebas dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme

9) Menegakkan prinsip-prinsip demokrasi partisipatoris dalam proses pengambilan keputusan

10) Menegakkan Hukum dengan menjunjung tinggi azas keadilan dan hak azasi manusia


Ini Isi Dasa Prasetya PDI Perjuangan yang Diteken Ahok



By: Rudy Haryanto