Indonesia, Negeri dengan Kekayaan Biodiversitas yang Amat Berlimpah

Dipterokarpa hutan kanopi Kalimantan


Biodiversitas adalah keseluruhan gen, spesies, dan ekosisten di suatu kawasan. Biodiversitas merupakan bidang kajian yang sangat menarik karena memiliki banyak aspek pembahasan (Gambar 1). 


Gambar 1. Peta konsep (mind-map) keanekaragaman hayati


Dalam diskusi biodiversitas dunia, Indonesia adalah negara yang tidak dapat ditinggalkan. Indonesia sangat kaya biodiversitas, baik di daratan maupun di lautan. 

Selama ini, diskusi mengenai kekayaan biodiversitas umumnya hanya didasarkan pada spesies daratan, namun dengan semakin banyaknya penelitian maritim, maka biodiversitas di lautan juga mulai terungkap. Hal ini berdampak pada rangking Indonesia sebagai negara utama biodiversitas, karena negeri ini adalah negara kepulauan terbesar di dunia. 


Mega Biodiversitas


Indonesia adalah salah satu dari 17 negara yang disebut sebagai negara-negara mega biodiversitas. Negara-negara tersebut adalah Afrika Selatan, Amerika Serikat, Australia, Brasil, Cina, Ekuador, Filipina, India, Indonesia, Kolombia, Kongo, Madagaskar, Malaysia, Meksiko, Papua Nugini, Peru, dan Venezuela. 


Gambar 2. Negara-negara mega biodiversitas


Hutan tropis Indonesia, Brasil, dan Kongo adalah adalah wilayah dengan keanekaragaman spesies darat tertinggi dunia. 


Kawasan Alami dengan Biodiversitas Tertinggi Dunia


Indonesia memiliki dua daerah hotspot biodiversitas dunia, yaitu sundaland dan wallecea, Indonesia juga memiliki daerah dengan ekosistem yang masih utuh, yaitu Tanah Papua (Papua New Guinea) atau yang dikenal pula dengan sebutan High-biodiversity wilderness areas yang berarti daerah liar yang masih alami dan ekosistemnya masih utuh dan memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.



Biodiversitas Maritim 


Selama ini, pembahasan mengenai keanekaragaman hayati umumnya didasarkan pada spesies dataran. Namun dengan semakin banyaknya penelitian maritim, maka terbukti bahwa Indonesia adalah negara dengan kekayaan biodiversitas laut tertinggi di dunia. 

Segitiga koral (coral triangle) berisi keanekaragaman karang tertinggi di dunia, dengan jumlah 76% (605) spesies dari seluruh spesies karang dunia (798).


Segitiga koral (coral triangle) berisi keanekaragaman karang tertinggi di dunia


Sebagai perbandingan, di Karibia yang dikenal sebagai surganya ekowisata maritim, hanya memiliki sekitar 8% (61) dari spesies karang dunia. Keragaman karang tertinggi berada di Semenanjung Kepala Burung Papua Indonesia; yang menjadi rumah dari 574 (72%) spesies karang dunia, dengan terumbu individu yang mendukung hingga 280 spesies per hektar. Di kawasan ini, Kepulauan Raja Ampat adalah pusat keanekaragaman karang dunia, dengan jumlah 553 spesies (Veron 2000; Roberts et al. 2002; TNC 2008; UNEP-WCMC 2010). 


Manfaat Biodiversitas


Biodiversitas memiliki banyak banyak manfaat baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yaitu: 
(i) Jasa ekosistem, seperti: air minum yang bersih, pembentukan dan perlindungan tanah, penyimpanan dan daur hara, mengurangi dan menerap polusi, berkontribusi terhadap stabilitas iklim, pemeliharaan ekosistem, dan penyerbukan tanaman. 

(ii) Sumber daya hayati, seperti: makanan, obatobatan, bahan baku industri, tanaman hias, stok untuk pemuliaan dan penyimpanan populasi. 

(iii) Manfaat sosial, seperti: pendidikan, rekreasi dan penelitian, serta budaya Biodiversitas telah memberi berbagai bahan pangan untuk kehidupan umat manusia, namun keberlanjutannya terancam (FAO 2013).

Sumber: Biodiversitas Indonesia: Penurunan dan upaya pengelolaan untuk menjamin kemandirian bangsa, Ahmad Dwi Setyawan Sutarno, Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon Volume 1, Nomor 1, Maret 2015.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »