Rp 15.600 Triliun Senilai 7 Kali Lipat APBN 2017 Wajar Jokowi Minta Susi Konsentrasi Peningkatan Hasil Perikanan

Sumber foto: kkp.go.id


Saat menghadiri Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tahun 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (10/01), Jokowi menyatakan sudah saatnya bagi Indonesia untuk mulai mengejar peningkatan nilai ekspor perikanan.

"Saya sampaikan kepada Bu Susi dalam rapat, sekarang konsentrasinya agar ke industri pengolahan ikan terutama yang mendorong untuk ekspor ikan karena ekspor kita turun," tuturnya.


Permintaan Jokowi ini bisa dimaklumi mengingat besarnya potensi perikanan Indonesia.

Lalu seberapa besar potensi maritim Indonesia?

Sudirman Said dalam satu kesempatan menyatakan bahwa potensi maritim Indonesia senilai Rp. 15.600 triliun per tahun. Pernyataan Sudirman ini disampaikan ketika masih menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 


"Optimalisasi wilayah maritim bisa memberikan nilai ekonomi sampai dengan 1,2 triliun dollar AS (sekitar Rp 15.600 triliun dengan kurs Rp 13.000 per dollar AS-red) per tahun," kata Sudirman  ketika mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat, Senin (1/6/2015) seperti yang dilansir Kompas.com (1/6/2015).


Potensi ini setara dengan 1,5 PDB Indonesia tahun 2017 atau 7 kali APBN 2017.

Menurut Rokhmin, laut Indonesia yang memiliki potensi pembangunan yang sangat luar biasa dan sampai sekarang belum dimanfaatkan secara optimal, adalah wilayah perairan laut teritorialn dan laut lepas Samudera Hindia.

Ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia ini menjelaskan ada 11 sektor ekonomi kelautan, yaitu:


  1. Perikanan tangkap, 
  2. Perikanan budidaya, 
  3. Industri pengelolaan hasil perikanan, 
  4. Industri geoteknologi, 
  5. Pertambangan dan energi, 
  6. Pariwisata bahari, 
  7. Perhubungan laut, 
  8. Industri dan jasa maritim, 
  9. Sumberdaya wilayah pulau kecil, 
  10. Coastal forestry (hutan mangrove), serta 
  11. non-conventional resources.
Dari sektor potensi total produksi akuakultur saja lebih dari 105 juta ton per tahun dan potensi total ekonomi on-farm usaha akuakultur di perairan laut, payau (tambak), dan tawar (darat) lebih dari 202,5 miliar dolar AS per tahun. 

Menurut Rokhimin angkatan kerja dari 11 sektor ekonomi kelautan ini bisa menarik 45 juta orang atau sekitar 40 persen total angkatan kerja Indonesia (Republika, 5/12/2016).[]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »