Welcome to Indonesia Hebat

Website nomor 1 Indonesia
Saatnya kebaikan membawa Indonesia Hebat kembali menjadi Macan Asia bersama Jokowi-JK

Smiley face
Tampilkan postingan dengan label basuki tjahaja purnama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label basuki tjahaja purnama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Juni 2017

Ahok Kebanjiran Doa dari Mekkah

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ahok Kebanjiran Doa dari Mekkah

Sebagaimana telah diketahui bersama, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) divonis penjara dua tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus penistaan agama dan saat ini Basuki Tjahja Purnama (Ahok) harus mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat sejak hari Rabu tanggal 10 Mei 2017

Sebelum dan setelah vonis tersebut, beberapa aksi sempat dilakukan para pendukung Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mulai dari aksi kirim bunga, balon gas, seribu lilin hingga paduan suara Balai Kota, bahkan beberapa kalangan selebriti turut ikut andil dalam aksi tersebut

Aksi tersebut tak hanya dilakukan di Jakarta, bahkan relawan di beberapa wilayah lain di Indonesia pun rela lakukan aksi untuk Basuki Tjahja Purnama (Ahok)

Kasus penanahan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) tersebut juga menyedot perhatian dunia, dimana akun Instagram @basuki_btp_lovers mengunggah sebuah foto dukungan untuk Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang dilakukan di Sidney, Australia

"Sydney bersuara,Kini seluruh dunia membuka mata.. kami bersuara.. kami tidak akan diam melihat NKRI mulai digoyahkan.. kami dukung pemerintah bertindak tegas!! Indonesia jiwa raga kami #Indonesia #Sydney #Ahok," tulis akun Instagram @basuki_btp_lovers




Setelah itu, akun Instagram @basuki_btp_lovers mengunggah sebuah video rombongan jamaah umrah asal Indonesia yang mendoakan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di komplek Masjidil Haram

"Semangat, I Love you pak Ahok, saya selalu berdoa untuk pak Ahok,terimakasih pak Ahok, semoga pak Ahok dapat hidayah,bebaskan bapak," teriak sejumlah ibu-ibu

"Alhamdulillah.. banyak yg sayang pak Ahok, semua mendoakan pak Ahok. Love dr Makah buat pak Ahok, Allahuakbar.. #Love #Makah #Ahok," tulis akun Instagram @basuki_btp_lovers




Postingan tersebut menuai komentar netizen, diantaranya

"Aamiin ya Allah masih banyak yang sayang bapak pak," tulis akunInstagram @liabev

"Ini lah indonesia yg sbnrnya...maju trus indonesiaku..berkibrlah sang merah putih..." tulis akun Instagram @endywongso

"Puji Tuhan Pak Ahok bnyk yg mendoakan ya..." komentar dari akun Instagram @yohana5823

"Beda agama tak membuat kami berhenti mendukung kbenaran...doa terbaik buat pak ahok.." tulis akun Instagram @dhot1212

"Alhmdulilh semangat pak ahok," tulis akun Instagram @niken1314


Ahok Kebanjiran Doa dari Mekkah


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 20 Juni 2017

Ahok Dieksekusi Pekan Ini, Kemungkinan Besar di Tempat Ini

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ahok Dieksekusi Pekan Ini, Kemungkinan Besar di Tempat Ini

Sebagaimana telah diketahui bersama, terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera dieksekusi penjara dan kemungkinan besar akan menjadi penghuni LP Cipinang, Jakarta Timur

"Mudah-mudahan kalau bisa besok atau lusa, atau paling tidak pekan ini. Sebelum Lebaran, biar tenang," ungkap Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Diky Oktavia pada hari Selasa tanggal 20 Juni 2017

Salinan putusan pencabutan banding perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikirim Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan telah diterima Kejaksaan Negeri Jakarta Utara pada hari Senin tanggal 19 Juni 2017 siang

"Surat itu sudah saya laporkan ke pimpinan, ke ketua tim jaksa penuntut umum, dan kepada pimpinan yang ada di Kejaksaan Tinggi juga. Tinggal nunggu pelaksanaan eksekusi," lanjut Diky Oktavia

Hal tersebut membuat eksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Lembaga Permasyarakatan tidak akan menunggu lebih lama lagi

"Standarnya sih ke LP Cipinang. Kalau tidak ke LP Cipinang, maka ke LP Salemba. Tapi biasanya ke LP Cipinang," tutup Diky Oktavia




By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Kamis, 15 Juni 2017

Djarot Saiful Hidayat Resmi Gantikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Djarot Saiful Hidayat Resmi Gantikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta

Sebagaimana telah diketahui bersama, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Djarot Saiful Hidayat menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk sisa masa jabatan hingga bulan Oktober 2017 di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat pada hari Kamis tanggal 15 Juni 2017 dan sejumlah pejabat negara hadir dalam acara tersebut

Acara dimulai pukul 09:15 WIB, dimana acara didahului dengan penyerahan petikan keppres pengangkatan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Setelah itu, Djarot Saiful Hidayat menuju Istana Negara dengan menaiki mobil golf dan hal tersebut berbeda dengan prosesi pelantikan gubernur hasil Pilkada Serentak 2017, dimana para kepala daerah yang akan dilantik berjalan menuju Istana Negara dengan diiringi kirab

Setelah memasuki Istana Negara, Djarot Saiful Hidayat langsung berdiri di tempat yang telah disediakan, kemudian Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memasuki ruangan dan prosesi pelantikan pun dimulai. Djarot Saiful Hidayat dilantik berdasarkan Keppres No 76/2017 yang sekaligus memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengambil sumpah jabatan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta, kemudian keduanya menandatangani berita acara dan Djarot Saiful Hidayat pun resmi menduduki jabatan Gubernur DKI Jakarta hingga bulan Oktober 2017

"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh UUD Negara Republik Indonesia 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat nusa dan bangsa," demikian kutipan sumpah jabatan yang diucapkan Djarot Saiful Hidayat


Djarot Saiful Hidayat Resmi Gantikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 11 Juni 2017

Surat-surat untuk Ahok Akan Diterbitkan dalam bentuk Buku

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Surat-surat untuk Ahok Akan Diterbitkan dalam bentuk Buku

Sebagaimana telah diketahui bersama, pengacara sekaligus adik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yaitu Fifi Letty Indra menceritakan mengenai banyaknya surat dari para pendukung kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di sel tahanan dan ada rencana untuk menerbitkan surat-surat tersebut beserta balasan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke dalam bentuk buku

"Rencananya kami mau terbitkan buku soal surat-surat ini. Saya dan Pak Teguh (pengacara Ahok) lagi seleksi beberapa surat," ungkap Fifi Letty Indra pada hari Selasa tanggal 06 Juni 2017

Fifi Letty Indra menjelaskan bahwa surat yang diterima Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setiap hari mencapai ratusan, dimana setiap berkunjung, keluarga akan membawa pulang surat-surat yang telah selesai dibaca oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kebanyakan berisi dukungan. Meski demikian, banyak juga yang mengadu kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam surat tersebut, seperti ketika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih menjabat sebagai gubernur

"Banyak dukungan dan ada juga yang mengadu, padahal bapak bukan gubernur lagi," lanjut Fifi Letty Indra

Salah satu surat balasan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi viral di media sosial, yaitu saat beliau membalas surat seorang gadis kecil berusia 12 tahun yang bernama Allegra Freya Berlinawan dan dalam surat tersebut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan bahwa dia baik-baik saja

Fifi Letty Indra mengaku bahwa dirinya merasa terharu dengan sikap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), karena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) justru berusaha menghibur para pendukungnya yang bersedih karena dia masuk penjara, padahal seharusnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lebih membutuhkan penghiburan tersebut

"Benar-benar ajaib, pak Ahok yang suka hibur kita. Tanya ke lawyer, deh, kami sedih waktu itu habis kalah pilkada. Besoknya saat sidang malah pak Ahok yang hibur kita," tutup Fifi Letty Indra


Surat-surat untuk Ahok Akan Diterbitkan dalam bentuk Buku


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Djarot Saiful Hidayat Tidak Setuju Ahok Dipindahkan ke Lapas Cipinang

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Djarot Saiful Hidayat Tidak Setuju Ahok Dipindahkan ke Lapas Cipinang

Sebagaimana telah diektahui bersama, Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyarankan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak kembali ditempatkan di LP Cipinang, karena kondisi LP Cipinang sangat rawan untuk keselamatan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut

"Sebaiknya kalau di Cipinang jangan ya, karena saya tahu. [Saya] sudah masuk ke dalam. Rawan," ungkap Djarot Saiful Hidayat di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu pada hari Sabtu tanggal 10 Juni 2017

Selain itu, Djarot Saiful Hidayat juga khawatir jika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali dipindahkan ke LP Cipinang, hal tersebut akan memicu adanya aksi demonstrasi lagi dan membuat suasana di sekitar LP Cipinang menjadi tidak kondusif seperti saat pertama kali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan di sana

"Waktu pertama kali [Ahok] masuk ke sana, [Lapas Cipinang] itu jalannya di-blok lho," tambah Djarot Saiful Hidayat

Menurut Djarot Saiful Hidayat, meskipun statusnya telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, lebih baik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tetap berada di Rumah Tahanan Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Selain itu, alasan lainnya ialah karena LP Cipinang sudah kelebihan kapasitas

"Sementara biar di Mako aja dulu atau daerah lain. Tapi kalau Cipinang saya pikir susah. Kenapa ? Over kapasitas di Cipinang," ucap Djarot Saiful Hidayat

Sebagai info tambahan, pelapor kasus penodaan agama, yaitu Pedri Kasman sebelumnya meminta agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera dipindahkan ke LP Cipinang menyusul keputusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mencabut banding atas vonis dua tahun penjara untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

"Dengan JPU sudah mencabut banding maka berarti perkaranya sudah inkcraht. Segera kembalikan Ahok ke LP Cipinang," ungkap Pedri Kasman

Sementara itu, Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan bahwa belum ada keputusan mengenai lembaga pemasyarakatan yang akan dijadikan tempat penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan sejauh ini baru ada dua opsi lapas yang berpeluang jadi tempat penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yakni LP Cipinang dan LP Salemba, Jakarta

"Nanti kami akan putuskan [Di Salemba atau Cipinang],” tegas HM Prasetyo di Jakarta pada hari Jumat tanggal 09 Juni 2017

Eksekusi terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dilaksanakan setelah kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kejaksaan selaku penuntut umum mencabut permohonan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang berrti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menjalani masa hukuman selama 2 tahun penjara sesuai vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara


Djarot Saiful Hidayat Tidak Setuju Ahok Dipindahkan ke Lapas Cipinang


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Kamis, 25 Mei 2017

Pasang Foto Veronica Tan, Ari Wibowo Tulis Surat Terbuka untuk Anies-Sandi yang Berisi...

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pasang Foto Veronica Tan, Ari Wibowo Tulis Surat Terbuka untuk Anies-Sandi yang Berisi...

Sebagaimana telah diketahui bersama, artis Ari Wibowo yang terkenal paling terdepan membela Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga memposting ungkapan hatinya yang sangat menohok, dimana beliau mengupload foto Veronica Tan ke akun Instagram @ariwibowo_official serta menuliskan surat terbuka untuk Anies-Sandi dalam keterangan di foto Veronica Tan tersebut

Di bawah ini merupakan isi surat terbuka untuk Anies-Sandi selengkapnya


Dear Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Eep Saefullah, dan sahabat saya Pandji Pragiwaksono. Selamat buat kesuksesan kalian dan team memenangi kontestasi pilkada DKI lalu. Apakah itu a fair win? Hati kalian yang tau

Ahok-Djarot tidak (bisa) terpilih lagi. Mission accomplished seharusnya. Mungkin kalian cuma merencanakan sampai sebatas itu saja. Semua sah dan wajar dalam politik, kan?

Tapi sekarang Pak Ahok dipenjara. Saya tidak mau menghina intelektualitas kita semua dengan berpura2 ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada yang baru teman2 menangkan. Mungkin Anda tidak menginginkan sampai sejauh itu, tetapi pendukung Anda jelas menginginkan dan merayakan vonis terhadap lawan politik Anda itu

Saya tidak khawatir dengan kondisi Pak Ahok dipenjara, dia orang dengan mental dan integritas tiada tanding. Dia lebih cinta kota Jakarta dan rakyatnya dibanding kebebasannya sendiri. Dia akan baik-baik saja didalam. Makin langsing dan berotot saya dengar karena sering work out didalam sel. Saya tidak bisa membayangkan kalau salah satu dari Anda yang ada di posisi Pak Ahok. Terbayang demo dan intimidasi yang lagi-lagi akan dikerahkan demi membebaskan Anda tanpa memikirkan kepentingan kota dan warganya. Coba tanya diri Anda sendiri saat ini, apakah anda seberani Ahok? Sejantan Ahok? Maaf, kalau kalah saja takut, sama preman takut, apalagi dipenjara. IMHO

Hati saya terganggu membayangkan hancurnya hati istrinya dan anak2nya. Mereka tidak memilih untuk menjalani garis perjuangan membela kebenaran seekstrim ini. Kalian semua adalah suami, dan ayah. Kalian tau rasanya terpaksa berpisah dengan keluarga. Saya masih optimis, paling tidak sahabat saya Pandji tau di hati kecilnya bahwa Ahok tidak berniat dan tidak menodai agama dan tidak seharusnya dipenjara

Ahok tidak bersalah, kecuali untuk satu hal: Dia berdiri diantara Anda dan kursi yang anda idam2kan. Saya harap malam ini Anda bisa menatap mata anak Anda sebelum tidur dan membayangkan kalau malam ini adalah malam terakhir Anda bisa memeluk dia. Semoga hari2 ke depan, anda bisa melakukan hal yg benar

Surat ditulis oleh jflow


. Kutipan surat yg ditulis oleh jflow: . Dear Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Eep Saefullah, dan sahabat saya Pandji Pragiwaksono. Selamat buat kesuksesan kalian dan team memenangi kontestasi pilkada DKI lalu. Apakah itu a fair win? Hati kalian yang tau. . Ahok-Djarot tidak (bisa) terpilih lagi. Mission accomplished seharusnya. Mungkin kalian cuma merencanakan sampai sebatas itu saja. Semua sah dan wajar dalam politik, kan? . Tapi sekarang Pak Ahok dipenjara. Saya tidak mau menghina intelektualitas kita semua dengan berpura2 ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada yang baru teman2 menangkan. Mungkin Anda tidak menginginkan sampai sejauh itu, tetapi pendukung Anda jelas menginginkan dan merayakan vonis terhadap lawan politik Anda itu. . Saya tidak khawatir dengan kondisi Pak Ahok dipenjara, dia orang dengan mental dan integritas tiada tanding. Dia lebih cinta kota Jakarta dan rakyatnya dibanding kebebasannya sendiri. Dia akan baik-baik saja didalam. Makin langsing dan berotot saya dengar karena sering work out didalam sel. Saya tidak bisa membayangkan kalau salah satu dari Anda yang ada di posisi Pak Ahok. Terbayang demo dan intimidasi yang lagi-lagi akan dikerahkan demi membebaskan Anda tanpa memikirkan kepentingan kota dan warganya. Coba tanya diri Anda sendiri saat ini, apakah anda seberani Ahok? Sejantan Ahok? Maaf, kalau kalah saja takut, sama preman takut, apalagi dipenjara. IMHO. . Hati saya terganggu membayangkan hancurnya hati istrinya dan anak2nya. Mereka tidak memilih untuk menjalani garis perjuangan membela kebenaran seekstrim ini. Kalian semua adalah suami, dan ayah. Kalian tau rasanya terpaksa berpisah dengan keluarga. Saya masih optimis, paling tidak sahabat saya Pandji tau di hati kecilnya bahwa Ahok tidak berniat dan tidak menodai agama dan tidak seharusnya dipenjara. . Ahok tidak bersalah, kecuali untuk satu hal: Dia berdiri diantara Anda dan kursi yang anda idam2kan. Saya harap malam ini Anda bisa menatap mata anak Anda sebelum tidur dan membayangkan kalau malam ini adalah malam terakhir Anda bisa memeluk dia. Semoga hari2 ke depan, anda bisa melakukan hal yg benar. . Surat ditulis oleh jflow.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Ari Wibowo (@ariwibowo_official) pada


#Repost from @ariwibowo_official by @InstaSave.DStudio ・・・ . Dear Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Eep Saefullah, dan sahabat saya Pandji Pragiwaksono. Selamat buat kesuksesan kalian dan team memenangi kontestasi pilkada DKI lalu. Apakah itu a fair win? Hati kalian yang tau. . Ahok-Djarot tidak (bisa) terpilih lagi. Mission accomplished seharusnya. Mungkin kalian cuma merencanakan sampai sebatas itu saja. Semua sah dan wajar dalam politik, kan? . Tapi sekarang Pak Ahok dipenjara. Saya tidak mau menghina intelektualitas kita semua dengan berpura2 ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada yang baru teman2 menangkan. Mungkin Anda tidak menginginkan sampai sejauh itu, tetapi pendukung Anda jelas menginginkan dan merayakan vonis terhadap lawan politik Anda itu. . Saya tidak khawatir dengan kondisi Pak Ahok dipenjara, dia orang dengan mental dan integritas tiada tanding. Dia lebih cinta kota Jakarta dan rakyatnya dibanding kebebasannya sendiri. Dia akan baik-baik saja didalam. Makin langsing dan berotot saya dengar karena sering work out didalam sel. Saya tidak bisa membayangkan kalau salah satu dari Anda yang ada di posisi Pak Ahok. Terbayang demo dan intimidasi yang lagi-lagi akan dikerahkan demi membebaskan Anda tanpa memikirkan kepentingan kota dan warganya. Coba tanya diri Anda sendiri saat ini, apakah anda seberani Ahok? Sejantan Ahok? Maaf, kalau kalah saja takut, sama preman takut, apalagi dipenjara. IMHO. . Hati saya terganggu membayangkan hancurnya hati istrinya dan anak2nya. Mereka tidak memilih untuk menjalani garis perjuangan membela kebenaran seekstrim ini. Kalian semua adalah suami, dan ayah. Kalian tau rasanya terpaksa berpisah dengan keluarga. Saya masih optimis, paling tidak sahabat saya Pandji tau di hati kecilnya bahwa Ahok tidak berniat dan tidak menodai agama dan tidak seharusnya dipenjara. . Ahok tidak bersalah, kecuali untuk satu hal: Dia berdiri diantara Anda dan kursi yang anda idam2kan. Saya harap malam ini Anda bisa menatap mata anak Anda sebelum tidur dan membayangkan kalau malam ini adalah malam terakhir Anda bisa memeluk dia. Semoga hari2 ke depan, anda bisa melakukan hal yg benar. . Surat ditulis oleh jflow. #InstaSaveApp
Sebuah kiriman dibagikan oleh Rudy Haryanto (@rudyharyanto77) pada


Surat terbuka yang ditulis Ari Wibowo tersebut menuai banyak komentar netizen, diantaranya:

threynold @juliasoulisa lalu kalau hakim putuskan bebas kamu bilang itu dibayar? Tidak sah? Kamu demo nas bungkus lagi? Sampah.

fenirachman yg kuat bu vero.pak ahok sj kuat .ibu jg hrs kuat.Allah sedang menguji keluarga ibu....smga semuanya berakhir dg happy ending...salam sayang buat ibu vero

susanna262609 Hukum tabur dan tuai itu masih berlaku kok. Kita tidak perlu memperpanjang kata-kata, biar Tuhan yang berkerja. Kita semua punya keyakinan dan kepercayaan. Kita melihat ketidakadilan tapi tidak usah kita bertindak karena kalau kita yang bertindak maka berarti kita meragukan kuasa Tuhan. Just pray for Pak Ahok dan negri ini yang memanas karena Isu Ras dan Agama yang dipolitisasi saat PILKADA

windi_syahputri19 Kog di ungkit lagi ya pilkada yg menang . Itu kenyataan warga jkrta yg milih sih mas ari . Jgn di ungkit2 lagi jgn buat panas lagi singgung kursi2 . Kita doakan Smoga aja keluarga ibu vero di beri kesabaran dan ank2nya

komingastini17 Sy bangga om,jd salah satu yg mengidolakan pk Ahok

fentikarina Kehidupan itu berputar mereka yg saat ini tertawa di atas penderitaan orang lain suatu saat meraka juga akan menangis....

darwiyatiwolf73 Ya Tuhan tunjukan lah mana yg benar Dan Salah. Hanya engkau lah yg punya keadilan. Bu Vero yg tabah yah

fefeindawati @ariwibowo_official memang ada unsur politiknya,politik indonesia itu jahat dan kotor .kalau ahok tidak dipenjara,kasus korupsi bisa kelihatan semua dan terbongkar!meskipun ini orde reformasi ,sama saja dengan orde baru,namanya juga Indonesia gitu loh,negara yg rerkenal busuknya di seluruh dunia,tidak percaya buka saja internet. ... @ariwibowo_official


Pasang Foto Veronica Tan, Ari Wibowo Tulis Surat Terbuka untuk Anies-Sandi yang Berisi...


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Ahok Mundur dari Gubernur DKI Jakarta Karena Tak Mau Bebani Presiden Jokowi

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ahok Mundur dari Gubernur DKI Jakarta Karena Tak Mau Bebani Presiden Jokowi

Sebagaimana telah diketahui bersama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajukan pengunduran dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta kepada Joko Widodo (Jokowi) . Tim pengacara mengungkapkan bahwa alasan pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar tidak membebani Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

"Iya betul sudah mengajukan surat pengunduran diri. Beliau mengajukan agar tidak membebani Presiden," ungkap salah seorang anggota pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) , yaitu I Wayan Sudirta pada hari Rabu tanggal 24 Mei 2017

Pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut diajukan pada hari Selasa tanggal 23 Mei 2017 (sehari setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencabut banding), sebagaimana dijelaskan Mendagri Tjahjo Kumolo

"Ahok mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI sebagai Gubernur DKI. Satu hari setelah pencabutan bandingnya. Dengan demikian, Ahok perlu segera diberhentikan," jelas Tjahjo Kumolo

Dengan pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut, posisi Gubernur DKI Jakarta definitif akan digantikan oleh Djarot Saiful Hidayat yang saat ini menjabat sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta, sementara posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong, karena sisa waktu jabatan kurang 18 bulan




Ahok Mundur dari Gubernur DKI Jakarta Karena Tak Mau Bebani Presiden Jokowi


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 23 Mei 2017

Ini Isi Surat yang Ditulis Ahok di Tahanan

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membaikan info teraktual mengenai Ini Isi Surat yang Ditulis Ahok di Tahanan

Sebagaimana telah diketahui bersama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menulis sepucuk surat di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok untuk pendukung dirinya dan lewat surat tersebut, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan isi hatinya dan sekaligus ucapan terima kasih terhadap orang-orang yang telah mendukung dirinya selama ini

Surat tersebut dibacakan langsung oleh istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yaitu Veronica Tan pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2017 dan saat membacakan surat tersebut, Veronica Tan sempat menangis

"Selamat pagi, salam sejahtera pada kita semua. Bapak meminta saya membacakan surat kepada semua," ungkap Veronica Tan yang memakai kebaya encim dan ditemani adik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yaitu Fifi Lety Indra serta tim pengacara dalam jumpa pers di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakpus pada hari Selasa tanggal 23 Mei 2017


Ini Isi Surat yang Ditulis Ahok di Tahanan


Di bawah ini merupakan isi lengkap surat yang ditulis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok

Rumah Tahanan Depok, Minggu 21 Mei 2017

Kepada para relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua mereka yang telah menjalankan proses demokrasi di manapun berada

Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami. Saya mau berterima kasih kepada saudara-saudara yang terus mendukung saya dalam doa. Kiriman bunga, makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku bahkan berkumpul dengan menyalakan lilin

Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini. Apalagi saya. Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini. Jika untuk kebaikan kita dalam berbangsa dan bernegara

Alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi. Akibat adanya unjuk rasa yang mengganggu lalu lintas, tidaklah tepat saling unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini. Saya khawatir banyak pihak akan menunggangi jika para relawan unjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita

Terima kasih telah melakukan unjuk rasa yang taat aturan dan menyalakan lilin perjuangan konstitusi ditegakkan di NKRI dengan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika

Mari kita tunjukkan bahwa kita percaya, Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali sejarah setiap bangsa. Kita tunjukkan bahwa kita adalah orang yang beriman kepada Tuhan YME, pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakkan kebenaran dan keadilan bagi sesama manusia

Gusti Ora Sare

Put your hope in the Lord now and always...Mazmur 131 ayat 3

Kalau dalam iman saya, saya katakan: The Lord will work out his plans for my life...Mazmur 138 ayat 8a

Ahok BTP




By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 21 Mei 2017

Keputusan Presiden Jokowi yang Tidak Menonaktifkan Ahok Dimenangkan PTUN

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Keputusan Presiden Jokowi yang Tidak Menonaktifkan Ahok Dimenangkan PTUN

Sebagaimana telah diketahui bersama, keputusan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak menonaktifkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta meski berstatus terdakwa tersebut dikuatkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dan hal tersebut sejalan dengan pandangan ahli hukum Refly Harun

Sebelumnya, keputusan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak menonaktifkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta meski berstatus terdakwa tersebut digugat oleh Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) ke PTUN Jakarta, dimana penggugat menilai bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seharusnya mundur dari kursi gubernur, karena menjadi terdakwa kasus penistaan agama dengan ancaman hukuman 5 tahun sesuai Pasal 156 a KUHP. Meski demikian, setelah melalui persidangan lebih dari 2 bulan, PTUN Jakarta menolak gugatan tersebut

"Mengadili, menyatakan eksepsi termohon tidak diterima untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan menolak permohonan pemohon," kata majelis hakim yang dikutip dari website Mahkamah Agung (MA) pada hari Jumat tanggal 19 Mei 2017

Vonis tersebut dibacakan pada hari Kamis tanggal 18 Mei 2017 oleh majelis hakim yang terdiri dari ketua majelis Roni Erry Saputro dengan anggota Oenoen Pratiwi dan Tri Cahya Indra Permana

Putusan tersebut menguatkan argumen Refly Harun yang mengacu pada Pasal 83 Ayat 1 UU Tentang Pemerintahan Daerah, di mana pasal tersebut menyatakan bahwa seorang kepala daerah yang diancam paling singkat 5 tahun wajib diberhentikan sementara

Menurut Refly Harun, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diancam paling lama 5 tahun, bukan paling singkat, sehingga dakwaan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai tidak memenuhi unsur Pasal 83 Ayat 1 UU Pemerintahan Daerah yang berbunyi:


Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah diberhentikan sementara tanpa melalui usulan DPRD karena didakwa melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun, tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara, dan/atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia


Karena tidak memenuhi Pasal 183 Ayat 1 UU Pemerintahan Daerah, meski berstatus terdakwa, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak perlu mundur sebagai gubernur

"Berdasarkan '5 tahun' tersebut, lantas Ahok harus dinonaktifkan ? Saya berbeda pendapat. Di dalam Pasal 83 (UU Pemerintahan Daerah) itu, dikatakan paling singkat 5 tahun, sementara Ahok diancam paling lama 5 tahun. Jadi, menurut saya, tidak masuk. Karena kalau paling singkat 5 tahun, itu kategori kejahatan berat. Tapi, kalau paling lama 5 tahun, itu masuk kejahatan menengah atau ringan," jelas Refly Harun


Keputusan Presiden Jokowi yang Tidak Menonaktifkan Ahok Dimenangkan PTUN


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Kamis, 11 Mei 2017

DPR Belanda desak Menlu Koenders galang dukungan Eropa buat Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini sqaya ingin membagikan info teraktual mengenai DPR Belanda desak Menlu Koenders galang dukungan Eropa buat Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, Majelis Rakyat Belanda meminta Menteri Luar Negeri Bert Koenders untuk melihat kasus yang menimpa Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bahkan mereka meminta Bert Koenders untuk mengemukakan kekhawatiran DPR Negeri Kincir Angin tersebut kepada Uni Eropa agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapat mendapat dukungan dari masyarakat Benua Biru

Sebagaimana diberitakan Telegraph versi Belanda pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017, yang pertama kali mengusulkan hal tersebut ialah Jol Voordewind (salah seorang anggota parlemen Serikat Kristen (Christian Union)) dan usulan tersebut didukung sebagian besar anggota parlemen lainnya, terutama dari partai CDA, PVV, SP, SGP, VVD, GroenLinks, PvdA dan D66

"Koenders harus bisa mendesak Indonesia melihat kembali hukum mereka. Dia juga harus mengungkapkan kekhawatiran ini pada Uni Eropa di Brussels," tutur para anggota Majelis Rakyat Belanda

Kasus dugaan penistaan agama membuat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dijatuhi hukuman kurungan selama dua tahun dan usai menjalani sidang pembacaan vonis dari Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Negeri Jakarta Utara pada tanggal 09 Mei 2017, mantan Bupati Belitung Timur tersebut langsung diboyong ke rumah tahanan Cipinang. Saat ini Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah dipindahkan dari rutan Cipinang ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok

Menurut hakim, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti melakukan penistaan agama saat berbicara di Kepulauan Seribu dan menyitir mengenai Surat Al-Maidah ayat 51. Vonis yang diterima Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) satu tahun penjara dengan dua tahun percobaan

Selain DPR Belanda, berbagai organisasi dunia juga ikut menyoroti kasus tersebut, dimana Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa juga memberikan pandangan mereka atas kasus yang menimpa mantan Bupati Belitung Timur tersebut, dimana Indonesia perlu meninjau kembali hukum penistaan agama yang ada dalam undang-undang

Sementara itu, perwakilan negara sahabat yang ada di Indonesia juga menyampaikan kekecewaan mereka atas kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana banyak pihak mengomentari tentang vonis terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan salah satunya dilontarkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik melalui akun Twitter nya, dia merasa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak seperti yang disebut dalam putusan hakim tersebut

"Saya kenal @basuki_btp. Mengagumi kerjanya untuk Jakarta. Percaya dia tidak anti-Islam. Doa saya untuk Bu Vero (Veronica Tan, istri Ahok) dan keluarga. Para pemimpin harus menjaga toleransi dan kerukunan," tulis Moazzam Malik dalam akun Twitter @MoazzamTMalik yang diunggah sekitar pukul 18.00 WIB hari Selasa tanggal 09 Mei 2017




DPR Belanda desak Menlu Koenders galang dukungan Eropa buat Ahok


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Dubes Amerika Serikat: UU Penistaan Agama Ancam Kebebasan Berpendapat

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Dubes Amerika Serikat: UU Penistaan Agama Ancam Kebebasan Berpendapat

Sebagaimana telah diketahui bersama, vonis dua tahun penjara bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat sorotan komunitas global, termasuk dari Amerika Serikat (AS) yang heran mengapa mengutarakan pendapat atau opini mengenai agama tertentu akan menjadi sesuatu yang ilegal

"Kami yakin bahwa undang-undang penistaan agama di negara mana pun hanya akan mengancam kebebasan beragama dan kebebasan berpendapat serta kebebasan berekspresi dan juga kebebasan pers," ungkap Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan di Wisma Antara, Jakarta Pusat pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017

Joseph R. Donovan juga menegaskan bahwa kebebasan beragama dan mengutarakan pendapat merupakan fondasi berdirinya Amerika Serikat sebagai negara demokrasi

"Kami memberikan kebebasan seluas-luasnya untuk warga negara Amerika untuk mengutarakan pendapat dan opini, juga dalam memeluk agama apapun," tegas Joseph R. Donovan

Selain itu, Negeri Paman Sam tersebut sangat menghormati dan memuji komitmen Indonesia dalam hal toleransi serta mendukung pemimpin negara dan pemuka agama apapun untuk bersuara lantang menentang tindakan-tindakan intoleran

Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 156a KUHP mengenai penodaan agama serta divonis 2 tahun penjara (lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipidana satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun)

Jaksa menilai bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya melanggar Pasal 156 KUHP, sedangkan dakwaan melanggar Pasal 156a KUHP tidak terbukti dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa dirinya akan mengajukan banding atas putusan hakim. Sementara itu, jaksa penuntut umum belum memutuskan langkah apa pun


Dubes Amerika Serikat: UU Penistaan Agama Ancam Kebebasan Berpendapat


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Cerita anak magang disuruh Ahok awasi APBD, 11 hari pangkas Rp 4,5 Triliun

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengneai Cerita anak magang disuruh Ahok awasi APBD, 11 hari pangkas Rp 4,5 Triliun

Sebagaimana telah diketahui bersama, Ismail Al Anshori merupakan selah seorang anak magang di Pemprov DKI Jakarta di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mendapat tugas khusus dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yakni mengawasi APBD DKI Jakarta

Ismail Al Anshori mulai magang bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada bulan Oktober 2015 dan selesai magang, lulusan S2 jurusan Studi Pembangunan ITB tersebut menerima tawaran menjadi staf. Selama melototi APBD DKI Jakarta, Ismail Al Anshori menemukan 'dana-dana siluman' dan pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017 beliau mengguncangkan jagad media sosial karena tulisan beliau di akun Facebook nya mendadak viral dan hingga berita ini diterbitkan, tulisan Ismail Al Anshori telah dibagikan lebih dari 14 ribu kali dibagikan dan dikomentari lebih dari 3900 orang

"Sebenarnya banyak staf gubernur yang lain nulis juga loh. Nah saya enggak tahu kenapa yang saya saja jadi viral," terang Ismail Al Anshori di Balai Kota DKI Jakarta pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017


Cerita anak magang disuruh Ahok awasi APBD, 11 hari pangkas Rp 4,5 Triliun


Dalam tulisan Ismail Al Anshori, pria berkacamata tersebut banyak membeberkan modus masuknya dana siluman, kemarahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat rapat sampai adanya 'uang bensin' untuk warga setiap ada acara dan di bawah ini merupakan tulisan lengkap Ismail Al Anshori di akun Facebook nya

Ahok: "Ismail, Lu Ngga Perlu Marah-Marah."

Saya pernah ditegur oleh Bapak (di Balai Kota kami menyebut Pak Ahok dengan "Bapak"). "Ismail, lu ngga perlu marah-marah. Kalo nemu sesuatu, lu kasih ke gue aja biar gue yang tangani." Teguran tersebut dilayangkan ke saya tanggal 26 November 2015 jam 5 pagi melalui Whatsapp. Ketika itu Pemprov DKI Jakarta sedang heboh penyisiran anggaran.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah ada Gubernur DKI Jakarta melakukan penyisiran anggaran hingga detail. Emang gubernur-gubernur sebelumnya gimana? Ngga tahu. Tapi Bapak memang senang bekerja detail. Sampai belanja pulpen dan kertas aja dibahas panjang lebar.

Saya masuk Balai Kota pada Oktober 2015 sebagai anak magang di tim anggaran. Saat itu penyusunan anggaran 2016 sedang memasuki babak akhir KUA PPAS 2016. Saya dikasih dokumen-dokumen anggaran, dan kemudian diminta untuk mencari apakah ada kegiatan yang perlu dicermati. Saya tidak sendiri. Selain ada satu lagi di tim anggaran, ada juga teman-teman dari tim lain yang membantu "menyisir" anggaran.

Dari penyisiran kami ada beberapa temuan atau indikasi kegiatan yang tidak efektif dan efisien. Kemudian saya membuat kompilasinya. Saat itu kami penasaran, apa yang terjadi pada proses penyusunan anggaran sehingga dokumennya seperti tidak matang?

Untuk mencari jawaban atas pertanyaan tersebut, saya kemudian ngobrol-ngobrol dengan banyak orang. Ketemulah dengan beberapa PNS muda yang ternyata prihatin dengan proses penyusunan anggaran saat itu. Singkat kata, saya menemukan ada langkah-langkah yang dilewati, sehingga penyusunan anggaran menjadi terkesan tidak terkendali. Selain itu, aplikasi IT yang sudah dibuat pun ternyata pemanfaatannya minimal.

Temuan ini kemudian saya laporkan kepada PIC saya. Saat itu hari Senin 16 November 2015 sore hari. PIC saya waktu itu tahu bahwa situasinya cukup parah. Tapi masalahnya, menurut jadwal, 4 hari lagi atau 20 November 2015 adalah penandatanganan MoU KUA PPAS. Waktunya sempit sekali untuk menangani masalah yang skalanya cukup besar. Karena sudah kadung marah lihat keadaan, saya waktu itu bilang, "Soal jadwal itu urusan elo, gue sih ngga peduli. Lo harus bilang ke Bapak."

Malamnya, si PIC melaporkan kepada Bapak. Selasa pagi Bapak datang ke kantor dan langsung marah-marah di depan awak media. Selasa siang saya ada kesempatan sebentar ngobrol sama Bapak sambil makan siang bareng, melaporkan sedikit temuan saya mengenai proses penyusunan anggaran dan hasilnya.

Rabu 18 November 2015 pagi sekitar jam 9 saya datang ke Balai Kota seperti biasa. Saat baru sampai Gedung DPRD, saya ditelpon oleh PIC saya untuk datang ke ruang Rapim. "Ada rapat nih," katanya. Saya pikir saat itu cuma rapat tim biasa saja. Saya mendekat ke ruang Rapim masih mengunyah pisang goreng yang saya beli di samping Bank Bangkok. Agak bingung kenapa kok di depan ruang Rapim ada beberapa staf PNS.

Lalu saya masuk. Saat mau buka pintu, saya dengar Bapak sudah marah-marah. Ketika kepala saya nongol di pintu, Bapak langsung bilang, "Ismail, coba kamu tunjukin hasil kemarin melototin anggaran. Paparin aja!" Saya minta waktu sekitar 10 menit untuk rapihkan paparan. Terutama karena saya harus menghilangkan kalimat-kalimat yang sensitif.

Setelah sudah saya rapihkan, kemudian saya minta ijin untuk memaparkan temuan-temuan anggaran. Saya pakai bahasa yang cukup frontal saat itu. Waktu itu saya pikir periode magang kan hanya sampai Desember 2015. Cuma tersisa 1,5 bulan lagi. Jadi, buat apa saya santun dan jaim? Akhirnya saya beberkan hal-hal yang menurut saya--dan teman-teman magang--kurang tepat.

Saya sampaikan apa saja kesalahan-kesalahan penyusunan anggaran di hampir semua bagian. Saya juga sampaikan berapa rupiah yang harus dipotong di masing-masing SKPD beserta alasannya. Tangan kanan saya mengoperasikan laptop, tangan kiri menggenggam daun meja sambil gemetaran. Keringat dingin bercucuran. "Entah apakah hari ini bisa pulang dengan selamat," pikir saya waktu itu.

Bisa ditebak hasilnya: Bapak tambah marah. Bapak minta agar anggaran dievaluasi lagi. Lalu dia bilang akan memeriksa satu per satu. Rapat selesai sekitar jam 12 siang. Kemudian jam 13 dilanjutkan dengan menyisir anggaran Dinas Pariwisata. Jam 12 malam baru selesai.

Penyisiran anggaran tersebut kemudian berlanjut hingga 11 hari kemudian. Mulai jam 9 pagi sampai tengah malam. Pernah Bapak menyisir sampai jam 01:30 pagi. Pada saat penyisiran anggaran, tugas kami saat itu adalah membuat ringkasan kondisi anggaran SKPD yang akan disisir oleh Bapak. Kami kemudian mendiskusikan temuan-temuan kami ke Bapak secara terbuka.

Sebenarnya apa yang saya dan teman-teman "temukan" saat itu bukan berasal dari penilaian ahli (expert judgment). Sebaliknya, kami justru baru mengenal anggaran di Pemda. Kami hanya mengandalkan logika dan pengetahuan yang selama ini kami dapat selama di luar birokrasi. Tapi anehnya, dan ini bikin saya takjub, Bapak mau mendengarkan opini dari anak ingusan seperti saya. "Lo kirim aja ke WA gue, tulis yang rapi, biar nanti gue yang forward ke SKPD," kata Bapak.

Saat SKPD disisir oleh Bapak, ternyata banyak kesalahan elementer yang diulang-ulang. Oleh karena itu diputuskan agar SKPD disisir dulu oleh Tim Gubernur dan anak magang sebelum menghadap ke Bapak. Coba bayangkan, ada birokrat sudah belasan atau puluhan tahun pengalaman harus menghadapi "sidang anggaran" oleh anak muda umur 20an, yang sebagian besar malah baru saja lulus kuliah. Pasti mereka keki abis.

Seringkali kami harus menemui berbagai mata anggaran yang "ajaib". Yaitu ketika kami tanya apa tujuan dan bagaimana analisa kebutuhannya, si penyusun celingak-celinguk tidak tahu. Mungkin karena sudah berhari-hari begadang dan berkali-kali menemukan keajaiban-keajaiban, saya sempat lepas kendali. Beberapa kali saya komentar dengan nada tinggi dan sinis. Kabarnya ada beberapa PNS komplain ke Bapak. Saya dianggap tidak sopan karena memarahi PNS.

Salah satunya, waktu itu saya berdebat cukup keras mengenai "uang transport untuk warga" sebesar Rp 150 ribu. Saya hitung-hitung ternyata nilai totalnya lumayan besar, sampai ratusan milyar. Uang transport tersebut dipakai sebagai "uang saku" kepada warga Jakarta yang terlibat di kegiatan Pemprov. Salah satunya acara pelatihan.

Saya tanya, "pelatihan kan sudah gratis, serta ada snack dan makan siang. Kenapa harus ada uang transport?" Dijawab, "kasihan kalau ngga ada uang transport, apalagi yang rumahnya jauh." Saya tanya lagi, "Kalau rumahnya jauh, kenapa ngga kita sewa bus aja, atau minta Transjakarta untuk menjemput mereka?" Dijawab lagi, "lokasinya terpisah-pisah, susah untuk koordinasi." Saya tanya lebih lanjut, tapi jawabannya muter-muter lagi, dan saya tetap ngotot pengen hapus.

Di tengah situasi deadlock itu, tiba-tiba ada yang bilang, "kalau ngga dikasih uang transport, warga ngga mau hadir di pelatihan." Saya pikir, itu jawaban yang jujur. Kemudian saya komentar, "Bapak-Ibu kan bilang bahwa pelatihannya bagus dan dibutuhkan. Jika warga ngga mau datang ke pelatihan hanya karena ngga ada uang transport, maka pelatihannya berarti ngga bagus dan ngga dibutuhkan." Rupanya komentar saya ini dianggap kurang ajar. Dan bodohnya, saya waktu itu sama sekali tidak sadar bahwa yang saya hadapi adalah Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Kota.

Lalu datanglah teguran dari Bapak agar saya bisa lebih menahan diri. Dari kejadian itu, saya baru sadar bahwa ternyata Bapak itu sabar banget. Saya baru sebentar di Balai Kota aja sudah pengen marah-marah mulu. Di sisi lain, Bapak mau berdebat panjang lebar dan mengajari ini itu sampai detail. Saya mah ogah banget.

Penyisiran anggaran selama 11 hari ini kemudian membuahkan pemotongan anggaran sekitar Rp 4,5 triliun. Lalu ada cukup banyak kebijakan yang secara fundamental mengubah pola penyusunan anggaran di Jakarta. Misalnya untuk lampu PJU, pemeliharaan taman, pemeliharaan pompa, maintenance kendaraan dan utilitas, rehab gedung, pembelian ATK, makanan, dan lain-lain. Termasuk ide untuk membuat 3 level password ebdugeting itu juga mengerucut saat penyisiran anggaran ini.

Setelah itu kemudian Bapak menawari saya menjadi staf gubernur yang khusus menangani anggaran. Kemudian saya juga diminta untuk mengawal urusan lelang. Kedua urusan inilah yang selama 19 bulan terakhir membuat saya harus sering-sering nengok ke belakang kalau malam-malam pulang ke kosan. Bisi we ada orang kalap nyewa pembunuh bayaran, apalagi katanya tarifnya cukup murah.

Terimakasih, Bapak. Saya pikir, Bapak adalah satu-satunya politisi yang mau memberikan kesempatan dan kepercayaan bagi anak muda untuk berbagi peran secara aktif menangani hal strategis. Tidak pernah saya menjumpai orang yang begitu terbuka, jujur, dan apa adanya




By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Megawati Soekarnoputri Angkat Bicara Soal Penahanan Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Megawati Soekarnoputri Angkat Bicara Soal Penahanan Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan akhinya angkat bicara terkait penetapan vonis dua tahun penjara terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setelah Megawati Soekarnoputri tidak tampak banyak bersuara di media sejak Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua

Pada hari Selasa tanggal 09 Mei 2017 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah dinyatakan sebagai terpidana atas kasus penodaan agama, dimana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai bersalah oleh hakim dengan vonis dua tahun penjara dan langsung dilakukan penahanan. Vonis yang dibacakan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan tersebut mempidanakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan pasal 156a KUHP dan setalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis 2 tahun penjara, beliau dibawa ke Rutan Kelas 1 Cipinang. Pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017 dini hari mantan Bupati Belitung Timur tersebut dipindahkan ke tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok atas permintaan Kepala Rutan Cipinang dengan alasan keamanan

Terkait apa yang dialami Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Megawati Soekarnoputri mengungkapkan hal mengejutkan, dimana beliau mengaku bahwa dirinya terenyuh melihat warga yang bersimpati dan terus berdatangan ke lapas tempat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan

"Kalau saya terenyuh. Sebuah kesedihan yang tidak bisa diungkapkan," ungkap Megawati Soekarnoputri saat menghadiri peresmian Kantor Sekertariat PDI Perjuangan pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017 di Mataram, Nusa Tenggara Barat

Lebih lanjut, Megawati Soekarnoputri bercerita bahwa ada seorang ibu yang berkata, "Bagaimana kalau Ahok tidak ada ? Bagaimana anak-anak bisa bersekolah ? Bagaimana cara berobat?", lalu beliau berbicara mengenai kepemimpinan, dimana Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut menegaskan mencari seorang pemimpin itu tidak gampang

Megawati Soekarnoputri juga mengungkapkan bahwa dirinya sering ditanya mengapa memilih Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017

"Kenapa ibu memilih dia (Ahok)? Karena saya mau mempunyai pemimpin rakyat, pemimpin pemerintahan bukan pemimpin agama," tegas Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri pun melanjutkan ceritanya saat melihat jalannya sidang vonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

"Kemarin diputuskan kan sidangnya, disuruh masuk langsung. Tapi yang saya lihat apa? Koneksitas antara mereka yang mencintai dengan yang dicintai rakyatnya. Rakyat DKI datang," tutup Megawati Soekarnoputri


Megawati Soekarnoputri Angkat Bicara Soal Penahanan Ahok


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 10 Mei 2017

Ahok Divonis Dua Tahun, Badan HAM PBB Minta RI Tinjau Hukum

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ahok Divonis Dua Tahun, Badan HAM PBB Minta RI Tinjau Hukum

Sebagaimana telah diketahui bersama, Badan Hak Asasi Manusia (HAM) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Asia Tenggara mengeluarkan pernyataan terkait vonis dua tahun untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana melalui kantor UN Human Rights Asia dan akun Twitter resmi @OHCHRAsia, Badan Hak Asasi Manusia (HAM) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Asia Tenggara menyayangkan penggunaan pasal penodaan agama yang dianggap tidak relevan lagi, karena dapat mengekang kebebasan berpendapat

"Kami prihatin dengan hukuman penjara untuk Gubernur DKI Jakarta dengan dugaan penistaan agama terhadap Islam. Kami mengimbau Indonesia untuk meninjau hukum penistaan agama," tulis UN Human Rights Asia di akun Twitter resmi @OHCHRAsia pada tanggal 09 Mei 2017 pada pukul 14:00 WIB




UN Human Rights Asia yang berkantor di Bangkok, Thailand tersebut merupakan badan regional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang banyak memantau dan mengkritisi kasus-kasus pelanggaran HAM dan demokrasi khusus di wilayah Asia. Selain itu, sejumlah negara-negara sahabat Indonesia yang tergabung dalam keanggotaan Uni Eropa juga menyayangkan putusan pengadilan untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana pernyataan resmi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam meminta Indonesia mempertahankan tradisi toleransi dan pluralisme

"Uni Eropa selalu memuji kepemimpinan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, sebagai demokrasi yang kuat dan negara yang bangga atas tradisi toleransi dan pluralisme yang dimilikinya," sebut pernyataan resmi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik juga sangat menyayangkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus mendekam di bui selama dua tahun

"Saya kenal @basuki_btp. Mengagumi kerjanya untuk Jakarta. Percaya dia tidak anti-Islam. Doa saya untuk Bu Vero (Veronica Tan, istri Ahok) dan keluarga. Para pemimpin harus menjaga toleransi dan kerukunan," tulis Moazzam Malik dalam akun Twitter @MoazzamTMalik yang diunggah sekitar pukul 18.00 WIB hari Selasa tanggal 09 Mei 2017




Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 156a KUHP mengenai penodaan agama, dimana putusan tersebut lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipidana satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun, karena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya melanggar Pasal 156 KUHP sedangkan dakwaan melanggar Pasal 156a KUHP tidak terbukti

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa dirinya akan mengajukan banding atas putusan hakim, namun jaksa penuntut umum belum memutuskan langkah apa pun


Ahok Divonis Dua Tahun, Badan HAM PBB Minta RI Tinjau Hukum


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Ahok Dipindahkan dari Cipinang ke Mako Brimob

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ahok Dipindahkan dari Cipinang ke Mako Brimob

Sebagaimana telah diketahui bersama, polisi memindahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Rutan Cipinang menuju Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok atas permintaan Rutan Cipinang rutan kepada polisi

"Penahanan Saudara Ahok dipindahkan di Mako Brimob," ujar Kapolres Jaktim Kombes Pol Andry Wibowo di Rutan Cipinang, Jakarta Timur pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017 dini hari

Kombes Pol Andry Wibowo mengungkapkan bahwa pemindahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Mako Brimob demi alasan keamanan

"Pertimbangannya keamanan rutan," jelas Kombes Pol Andry Wibowo

Ketika disinggung mengenai pemindahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dilakukan tengah malam, Kombes Pol Andry Wibowo mengungkapkan bahwa hal tersebut dilakukan sesuai SOP, dimana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikawal dengan petugas rutan dan polisi

"Barusan, dengan kendaraan dinas mobil Toyota. Berbarengan dengan mobil (yang ditumpangi Veronica)," papar Kombes Pol Andry Wibowo


Ahok Dipindahkan dari Cipinang ke Mako Brimob


Pemindahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sendiri tidak diketahui oleh awak media, namun pada hari Selasa tanggal 09 Mei 2017 sampai pukul 01.00 WIB hari Rabu tanggal 10 Mei 2017) terdapat 4 mobil yang keluar dari rutan, dimana mobil pertama, yaitu mobil jenis Jeep diketahui keluar dari pintu gerbang sebelah barat dan tidak membawa penumpang

Mobil kedua yang keluar dari Rutan Cipinang ialah mobil jenis sedan hitam dan ditumpangi salah seorang penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yaitu I Wayan Putu Sudiartana, dimana beliau membuka kaca dan menyapa jurnalis yang ada di depan Rutan Cipinang

Mobil ketiga yang keluar dari Rutan Cipinang yaitu Land Cruiser hitam yang mengantar Veronica Tan keluar rutan dengan seorang pengawal dari Patwal, sedangkan mobil terakhir yang keluar dari Rutan Cipinang ialah Mitsubishi Pajero warna hitam yang ditumpangi Djan Faridz dan rekannya

"Itu barusan dengan dikawal polisi," tutup Kombes Pol Andry Wibowo yang didampingi Kepala Rutan Cipinang Asep Sutandar


Ahok Dipindahkan dari Cipinang ke Mako Brimob


Sementara itu, Kepala Rutan Cipinang Asep Sutandar mengungkapkan bahwa selain keamanan, pihaknya berkewajiban untuk menjaga psikologis tahanan lain yang merasa terganggu dengan penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rutan Cipinang

"Keamanan dan pengamanan terganggu juga teman-teman yang di dalam terusik juga dengan suara aksi. Kemudian juga pengunjung tahanan lain jadi bertahan. Di Mako Brimob lebih representatif lah," terang Asep Sutandar

Saat dikonfirmasi dengan salah seorang penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yaitu Tommy Sihotang, beliau membenarkan kabar pemindahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Rutan Cipinang ke Mako Brimob

"Benar Pak Ahok sudah dipindahkan ke Mako Brimob. Jamnya saya enggak tahu karena semalam tidak berada di sana, tetapi memang sudah dipindah," ungkap Tommy Sihotang pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017

Tommy Sihotang mengaku bahwa dirinya belum mengetahui alasan pemindahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Rutan Cipinang ke Mako Brimob

"Alasannya belum tahu, yang urus di Cipinang ada Pak Wayan dan Pak Sirra Prayuna," tutup Tommy Sihotang

Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) divonis dua tahun penjara atas kasus dugaan penodaan agama dan majelis hakim di PN Jakarta Utara memerintahkan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan, karena telah terbukti melakukan tindak pidana penodaan agama


Ahok Dipindahkan dari Cipinang ke Mako Brimob


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Senin, 24 April 2017

4 Program Ini Harus Dikebut Selama Sisa Jabatan Ahok-Djarot

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai 4 Program Ini Harus Dikebut Selama Sisa Jabatan Ahok-Djarot

Sebagaimana telah diketahui bersama, pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor urut dua yang juga merupakan petahana, yaitu Ahok-Djarot kalah dari Anies-Sandi dalam hitung cepat (quick count) di berbagai lembaga survei dan persentasenya cukup signifikan. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pun telah menyampaikan selamat kepada Anies Baswedan atas perolehan suara versi hitung cepat tersebut

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku bahwa ada empat program lagi yang harus dikebut realisasinya dalam waktu enam bulan atau sampai bulan Oktober 2017 (saat masa jabatan Ahok-Djarot selesai)

"Kita kan tinggal enam bulan, tentu kita harus kebut. Tentu kalau kemarin kita sambung sampai 2022 bisa lebih santai dikit. Kalau waktunya cuma enam bulan ini, kita harus cepet kerjanya," ungkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat pada hari Rabu tanggal 19 April 2014

Di bawah ini merupakan empat program yang harus dikebut selama sisa masa jabatan Ahok-Djarot

1) Pemetaan kepemilikan tanah

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut mengungkapkan bahwa program pertama yang akan dikebut ialah pemetaan kepemilikan tanah di DKI Jakarta, dimana beliau akan mempercepat pembuatan Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah warga

"Kita akan percepat soal pemetaan semua orang Jakarta rumahnya punya sertifikat, yang dua miliar nggak harus bayar BPHTB. Kalau di atas itu kalau nggak jual nggak usah bayar," jelas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

2) Memasukan bahan bangunan dalam e-katalog untuk program bedah rumah

Program kedua yang akan segera dipercepat ialah memasukan bahan bangunan dalam e-katalog untuk program bedah rumah, mengingat beberapa toko bangunan besar sudah mampu berpartisipasi untuk melakukan pengadaan barang sebagai material bedah rumah

"Kita juga mau di e-katalog-kan di LKPP bahan-bahan bangunan. Karenakan ada beberapa toko bangunan yang besar, yang kaya super store itu bisa masukan sebagai e-katalog. Jadi nanti kalau kita punya pasukan merah pegawai lepas di dinas perumahan itu untuk memperbaiki rumah orang berapa genteng, semen berapa, pintu berapa kita harapkan dengan dasar ini bisa menyelesaikan perbaikan semua rumah kumuh yang ada di Jakarta," tutur mantan Bupati Belitung Timur tersebut

3) Penggantian tanah dengan luas 2,5 kali

Program ketiga ialah merealisasikan konsep penggantian tanah dengan luas 2,5 kali, karena hal tersebut merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penataan dan penyusunan terhadap kawasan kumuh agar terbebas dari pelbagai macam penyakit

"Kita ingin selesaikan konsep 2,5 kali. Kampung yang terlalu padat dan kumuh kan penyakit banyak, TBC, diare, kita tawarkan 2,5 kali. Jadi apartemen yang dibangun 100 meter bisa dapat 250 meter atau tujuh unit. Ini sudah ada orang yang nawarin ke saya di Cengkareng 1 hektare. Jadi kita bisa dapat setengah hektar bisa jadi taman dan setengah hektar jadi apartemen, dan kita pasti untung," jelas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

4) Tambahan modal untuk Jakarta Propertindo (Jakpro)

Program keempat ialah memberi tambahan modal untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta Propertindo (Jakpro), karena Jakarta Propertindo (Jakpro) akan menyelesaikan program Light Rapid Transit (LRT) dari Velodrome hingga Dukuh Atas

"Satu yang kita inginkan, kita juga akan beri modal lagi penambahan penugasan untuk PT Kakpro. Karena Jakpro mau menyelesaikan lagi LRT dari Velodrome sampai Dukuh Atas. Jadi kita mau kejar, termasuk ITF. Kita mau kasih lagi ke Jakpro biaya," beber Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan bahwa dirinya merasa perlu mempercepat keempat program tersebut agar calon penggantinya hanya tinggal melanjutkan

"Sehingga nanti kalau Gubernur baru masuk semua sudah, minimal PR yang ada di kami sudah diusahakan semaksimal mungkin," tutup Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


4 Program Ini Harus Dikebut Selama Sisa Jabatan Ahok-Djarot


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Ade Armando: Orang pintar pilih Ahok, orang bodoh pilih Anies

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ade Armando: Orang pintar pilih Ahok, orang bodoh pilih Anies

Sebagaimana telah diketahui bersama, Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando kembali berulah, dimana kali ini beliau kembali memposting tulisan di halaman Facebook pribadinya yang menyatakan bahwa pendukung pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta nomor urut 3 Anies-Sandi merupakan orang bodoh

"Orang pintar milih Ahok. Orang bodoh milih Anies. Jadi kalau sekarang Ahok kalah artinya jumlah orang bodoh jauh lebih banyak daripada orang pinter. Simpel kan?" tulis Ade Armando di halaman Facebook pribadinya tersebut




Hingga berita ini ditayangkan, status yang ditulis Ade Armando tersebut menuai reaksi dari netizen dan telah dibagikan 357 kali (termasuk akun Facebook pemilik serta pengelola blog Indonesia Hebat dan blog Indonesia Dahsyat, Fanpage Indonesia Hebat dan Fanpage Indonesia Dahsyat) serta dikomentari oleh lebih dari 2600 netizen dan di like oleh lebih dari 4200 akun Facebook



Saat dikonfirmasi, Ade Armando mengaku bahwa beliau menulis status tersebut, karena kecewa terkait kekalahan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua

"Kan selama ini pendukung Ahok dihina kalau dukung Ahok kafir masuk neraka, enggak boleh disalati, itu merendahkan dan parah kan ?!?" ungkap Ade Armando

Ade Armando juga mempertanyakan warga DKI Jakarta yang tidak memilih Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana beliau menganggap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) cemerlang saat memimpin DKI Jakarta

"Ini penilaian saya. Kok orang bagus enggak dipilih ?!? Kita lihat pas Ahok kalah tiba-tiba isu penistaan agama meredup, kemarin jaksa cuma tuntut Ahok satu tahun penjara biasa-biasa saja enggak ada yang protes," tutup Ade Armando


Ade Armando: Orang pintar pilih Ahok, orang bodoh pilih Anies


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 22 Februari 2017

Ulama Australia Tantang Debat FPI Soal Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengewnai Ulama Australia Tantang Debat FPI Soal Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, seorang ulama Syiah asal Iran yang bermukim di Australia membuat heboh media sosial Indonesia, karena dengan tegas menyatakan pembelaan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi terdakwa kasus penistaan agama terkait surat Al-Maidah 51

Dalam serangkaian kicuannya di Twitter, Shaikh M. Tawhidi bahkan menantang para lawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), termasuk Front Pembela Islam (FPI) untuk berdebat mengenai surat Al-Maidah 51

"Saya ingin berdebat dengan semua ulama FPI dan Muhammadiyah tentang surat Al-Maidah 51 dalam Quran. Mereka tidak punya pengetahuan sama sekali (I'm willing to debate all FPI & Muhamadia Ulama on the Quranic Verse Al Ma'idah 51. They have no knowledge at all)," bunyi salah satu kicauan Shaikh M. Tawhidi tertanggal 15 Februari 2017




Shaikh M. Tawhidi bahkan secara terang-terangan meminta Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan penegak hukum di Indonesia untuk mengizinkan dia datang dan bersaksi membela Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di pengadilan dengan langsung menyebut akun Twitter presiden dalam kicauannya tersebut



Shaikh M. Tawhidi yang menyebut dirinya sebagai "Imam of Peace" tersebut mengaku bahwa dirinya mengenal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara pribadi dan menulis, "Bisa saya katakan bahwa dia lebih berketuhanan dibandingkan oposisi Muslim yang rusuh di luar kantornya (I personally know Gov. Ahok and i can safely say he is more of a man of God than any Muslim opposition rioting outside his office)"



Sehari kemudian (tepatnya tanggal 16 Februari 2017) Shaikh M. Tawhidi menulis bahwa dirinya akan terbang ke Indonesia dan berjanji mengirim jadwal kedatangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta



Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi terdakwa kasus penistaan agama setelah pada bulan September 2016 dalam pertemuan dengan masyarakat Pulau Pramuka beliau mengatakan, "jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah 51" dan sebagian pelapor serta saksi yang melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus tersebut ialah para anggota Front Pembela Islam (FPI)



By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...