Welcome to Indonesia Hebat

Website nomor 1 Indonesia
Saatnya kebaikan membawa Indonesia Hebat kembali menjadi Macan Asia bersama Jokowi-JK

Smiley face
Tampilkan postingan dengan label ilmu pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juni 2015

Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017

Tidak ada komentar:
Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017

Kejadian 1:14-17, "Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik."

Menurut ayat tersebut di atas, kita mengetahui bahwa bintang-bintang juga akan mengambil bagian dalam tanda-tanda langit sebelum Tuhan datang dan perhatikan nubuatan nabi Yoel dalam Yoel 2:30-31, "Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu."

Ayat tersebut di atas menggambarkan 2 tanda besar yang akan muncul menjelang kedatangan Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh), yaitu tanda di langit dan di bumi yang akan terjadi bersamaan. Tanda-tanda langit meliputi gerhana matahari dan gerhana bulan merah (Tetrad Bloodmoon) dan tanda-tanda di bumi meliputi darah, api dan gumpalan asap yang berbicara mengenai aniaya, perang dan bencana

Mari kita lihat penjelasan Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh)

Lukas 21:11, "...dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit."

Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) sendiri mengungkapkan tanda besar di langit dan itulah sebabnya Ia juga berkata, "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu (ἀνακύπτω: look up: lihat ke atas), sebab penyelamatanmu sudah dekat."

Sebelum membahas khusus mengenai peran bintang-bintang sebagai tanda kedatangan Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh), mari kita perhatikan dengan seksama 7 tanda langit lainnya


Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017


Wahyu 6:12, "Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah."

Salah satu hal yang paling luar biasa ialah bahwa semua tanda-tanda langit yang muncul selalu bertepatan dengan hari-hari raya umat Israel dan perlu diketahui bahwa tanda-tanda langit seperti gerhana matahari dan gerhana bulan merah (Tetrad Bloodmoon) tersebut ditulis oleh 5 penulis yang berbeda, bahkan beberapa di antara mereka hidup di zaman yang berbeda, yakni Nabi Yoel, Lukas, Rasul Yohanes, Rasul Petrus dan Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) sendiri, dimana penekanan mereka mengenai tanda langit sangat tidak mungkin membawa pesan yang dangkal


Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017
Steve Cioccolanti mengutip pernyataan dari Gill Broussard bahwa pada tahun 2016 nanti sebuah planet yang dikenal sebagai planet 7X akan mendekati bumi pada 26 Maret 2016 dan pengaruh dari melintasnya planet 7X tersebut di orbit bumi akan mengakibatkan kedatangan komet dan asteroid yang tidak bisa diprediksi. Selain itu, akan terjadi reruntuhan dan gempa bumi, sinkholes (lubang di daratan), terbentuknya gas metane yang membunuh mahluk laut, hujan es batu, gelombang pasang dan banjir pesisir, dimana planet 7X tersebut muncul setiap 316-377 tahun sekali dan NASA terakhir melaporkan kemunculan planet 7X pada tahun 1988 dan 1992

Wahyu 12 menyimpan sebuah rahasia besar mengenai peran bintang-bintang mendekati kedatangan Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) san mari kita baca Matius 2:2, "dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."


Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017
Bintang tersebut bukanlah bintang biasa, dimana kata bintang dalam ayat tersebut di atas berasal dari kata Yunani ἀστήρ: astēr yang dalam bentuk jamak berasal dari kata astron (persis dengan bintang yang Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) maksudkan dalam Lukas 21:25) dan yang kita kenal sebagai rasi bintang-bintang. Kita lebih mengenalnya dengan sebutan "constellation" (astronomi) dan kebenaran memang dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan, dimana NASA mengkonfirmasi bahwa di langit memang terdapat banyak gugusan bintang dan hal tersebut tidak bisa dipungkiri

Jika Anda membaca kisah orang Majus tersebut dengan teliti, Anda akan menemukan bahwa bintang-Nya tersebut tidaklah muncul begitu saja, namun bintang-Nya tersebut menuntun orang Majus tersebut, sehingga berhenti persis di tempat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir

Matius 2:9, "Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada."

Perhatikan penglihatan Yohanes dalam Wahyu 12:1-2, "Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan."


Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017
Kita dapat melihat dengan sangat jelas bahwa tanda tersebut berlangsung di langit, dimana perempuan tersebut adalah bintang Virgo atau yang dikenal dengan Virgin (perawan) dan kita juga patut bersyukut kepada Tuhan karena Tuhan sendiri menyingkapkan banyak rahasia di zaman akhir, dimana salah satunya mengenai pola astronomi yang muncul saat kedatangan Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) pertama kali ke dunia sama persis dengan yang akan terjadi di tahun 2017 dan itulah sebabnya mengapa bintang yang akan muncul di tahun 2017 tersebut disebut sebagai Star of Bethlehem (Bintang Betlehem)

Perhatikan dengan seksama gambar di atas dan Anda akan mengetahui bahwa pada tanggal 23 September 2017 (bertepatan dengan akhir dari perayaan Rosh Hashana), bulan berada persis di kaki Virgo, matahari di pundak Virgo dan 12 bintang ada di atas kepala Virgo (persis seperti apa yang tertulis dalam Wahyu 12:1-2

Simaklah sebuah pernyataan dari Scottie Clarke yang dikutip oleh Rev. Steve Cioccolanti, "Jupiter yang dikenal sebagai raja planet mulai 'dibenihkan' pada 20 November 2016, masuk dengan gerakan berjalan surut ke Virgo selama 41 minggu atau sepanjang periode kehamilan normal, kemudian 'dilahirkan' atau keluar dari rahim tersebut pada 23 September 2017."


Bintang Betlehem yang pernah muncul saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) lahir akan kembali muncul di tahun 2017


Sebagai info tambahan, pada tahun 2017 nanti akan terjadi 2 peristiwa besar bagi bangsa Israel, yaitu yang peringatan 70 tahun terbentuknya negara Israel, persis saat Tuhan membebaskan Israel sebagai tawanan Babel (1947+70=2017) dan perayaan 50 tahun perebutan kota suci Yerusalem (1967+50=2017) seperti yang dinubuatkan oleh Rabbi Judah ben Samuel, dimana negara Israel terbentuk tahun 1947 oleh mandat Britania dan memprolakmasikan kemerdekaannya tahun 1948

MARANATHA !!! DATANGLAH YESUS KRISTUS (YESYUA HAMASYIAKH) !!!

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Jumat, 19 Juni 2015

Rahasia kecerdasan orang Yahudi

Tidak ada komentar:
Rahasia kecerdasan orang Yahudi
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Rahasia kecerdasan orang Yahudi

Sebagaimana telah diketahui bersama, banyak orang jenius berasal dari keturunan Yahudi, termasuk Albert Einstein dan salah satu hal yang menarik ialah populasi orang Yahudi di Amerika Serikat hanya sekitar 3 persen, namun mereka dapat menguasai perekonomian Amerika Serikat ialah diberi karunia berupa kepintaran akal dan hal tersebut yang mendorong Dr Stephen Carr Leon menulis artikel berjudul "Mengapa Yahudi Pintar ?" dari pengamatan langsung selama 3 tahun menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di beberapa rumah sakit Israel dan ada beberapa hal yang menarik untuk kita pelajari mengenai rahasia kecerdasan orang Yahudi

Ketika memasuki tahun kedua pada akhir bulan Desember 1980, Dr Stephen Carr Leon sedang menghitung hari untuk pulang ke California, sebuah pertanyaan terlintas di benaknya mengenai rahasia kecerdasan orang Yahudi dan mengapa Tuhan memberi kelebihan kepada orang Yahudi, sehingga Dr Stephen Carr Leon tergerak untuk menulis sebuah tesis untuk meraih gelar Phd dan thesis tersebut selesai ditulis dalam waktu hampir delapan tahun, karena beliau harus mengumpulkan data-data setepat mungkin

1) KEHAMILAN DAN KELAHIRAN


Rahasia kecerdasan orang Yahudi
Di Israel, setelah sang ibu mengetahui bahwa dia sedang mengandung, sang ibu dan suaminya akan membeli buku Matematika serta menyelesaikan soal-soal Matematika bersama sang suami. Dr Stephen Carr Leon sangat heran karena temannya yang sedang mengandung tersebut sering membawa buku Matematika dan menanyakan beberapa soal yang tidak dapat diselesaikan kepada Dr Stephen Carr Leon yang suka Matematika, lalu beliau bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"

Temannya yang sedang mengandung tersebut menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius."

Hal tersebut membuat Dr Stephen Carr Leon tertarik untuk mengikut terus perkembangan sang ibu Yahudi tersebut, dimana si calon ibu mengerjakan latihan Matematika tanpa jenuh sampai genap melahirkan

2) CARA MAKAN


Rahasia kecerdasan orang Yahudi
Hal lainnya yang Dr Stephen Carr Leon perhatikan ialah cara makan, dimana sejak awal kehamilan si calon ibu Yahudi tersebut suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utama sang calon ibu Yahdui tersebut ialah roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam serta berbagai jenis kacang-kacangan

Menurut sang calon ibu Yahudi tersebut, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak, namun kepala ikan mengandungi zat kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan serta penumbuhan otak anak di dalam kandungan. Kebudayaan orang Yahudi mewajibkan wanita yang sedang mengandung untuk mengkonsumsi pil minyak ikan

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang Yahudi, Dr Stephen Carr Leon menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet)."

Biasanya kalau sudah ada menu ikan, tidak ada menu daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja, karena menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tiak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang merupakan menu wajib, terutama kacang badam

Salah satu hal unik ialah bahwa mereka akan makan buah-buahan terlebih dahulu sebelum hidangan utama, karena menurut keluarga Yahudi, memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) terlebih dahulu sebelum buah buahan akan menyebabkan kita merasa ngantuk, sehingga otak kita menjadi lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah

3) LARANGAN MEROKOK

Di Israel, merokok adalah tabu dan jangan sekali-kali merokok apabila Anda diundang makan di rumah keluarga Yahudi, karena mereka tanpa sungkan-sungkan akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka dan menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka

Menurut ilmuwan gen dan DNA dari Universitas Israel, penelitian menunjukkan bahwa zat nikotin dapat merusak sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen, sehingga keturunan perokok akan membawa generasi yang cacat otak atau bodoh


Rahasia kecerdasan orang Yahudi


4) PENDIDIKAN

Rahasia kecerdasan orang Yahudi
Dr Stephen Carr Leon selanjutnya mengunjungi anak-anak Yahudi dan mendapati bahwa mereka sangat memperhatikan makanan, dimana makanan awal ialah buah-buahan bersama kacang badam dan diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Dr Stephen Carr Leon, anak-anak Yahudi sangat cerdas, dimana mereka rata-rata menguasai tiga bahasa, yaitu Ibrani, Arab dan Inggris

Dari kelas 1 hingga kelas 6, anak-anak Yahudi akan diajarkan pelajaran Matematika berbasis perniagaan dan pelajaran IPA sangat diutamakan. Dr Stephen Carr Leon mengungkapkan, "Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun ke belakang."

Segala pelajaran dapat dengan mudah ditangkap oleh anak-anak Yahudi dan selain dari pelajaran-pelajaran tersebut, olahraga juga menjadi pelajaran wajib bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari dan menurut teman Dr Stephen Carr Leon yang juga keturunan Yahudi, memanah dan menembak dapat melatih otak untuk fokus serta merupakan bagian dari persiapan untuk membela negara

Dr Stephen Carr Leon selanjutnya mengamati murid-murid sekolah tinggi (menengah) di Israel, dimana murid-murid digojlok dengan pelajaran ilmu pengertahuan dan didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatan lucu dan memboroskan, mereka tetap meneliti dengan serius, apalagi kalau yang diteliti tersebut berupa senjata, medis dan teknik. Ide-ide yang muncul dalam penelitian tersebut akan dibawa ke jenjang lebih tinggi

Fakultas dalam perguruan tinggi yang utama di Israel ialah fakultas ekonomi, dimana mahasiswa fakultas ekonomi begitu agresif dan serius dalam mempelajari ekonomi. Di akhir tahun kuliah, setiap mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek dan harus mempraktekkan apa yang telah mereka pelajari, dimana mereka hanya akan lulus jika setiap tim yang terdiri dari 10 pelajar tersebut dapat memperoleh keuntungan sejumlah US$ 1 juta

Hal tersebut sangat bertolak belakang dengan keadaan di Indonesia, dimana banyak sekolah yang memberi kelulusan kepada siswa-siswi dengan nilai 60 dan ada juga beberapa sekolah yang hanya memberi kelulusan kepada siswa-siswi dengan nilai 55, bahkan banyak siswa-siswi yang di katrol nilainya dan diberikan kelulusan. Praktek Kerja Lapangan (PKL) hanya formalitas dan tidak benar-benar memikirkan sebuah proyek yang berguna bagi masyarakat

Dalam thesis Dr Stephen Carr Leon, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas merupakan sebuah keharusan dan hal tersebut memang bukanlah perkara yang dapat diselesaikan dalam waktu semalam, melainkan butuh waktu untuk melewati beberapa generasi

SUMBER : Social and Culture - Why are Jews so smart ?

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Senin, 15 Juni 2015

Planet 7X

Tidak ada komentar:
Planet 7X
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Planet 7X

Sebagaimana telah diketahui bersama, sejarah dan Alkitab secara jelas mencatat bahwa terjadi kegelapan total selama 3 jam tepat pada tengah hari tanggal 15 bulan Nisan saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) tergantung di kayu salib dan kita paham benar bahwa tiap pertengahan bulan merupakan saat terjadinya gerhana bulan, dimana posisi bumi tepat segaris lurus di antara matahari dan bulan. Hal tersebut berarti pada saat terjadinya gerhana bulan, di saat yang sama juga terjadi gerhana matahari total

Bagaimana mungkin terjadi kegelapan total selama 3 jam di tengah hari tanggal 15 bulan Nisan saat posisi bulan tidak berada di antara matahari dan bumi ?!? Bagaimana mungkin terjadi gerhanabulan dan gerhana matahari total sekaligus dalam waktu yang bersamaan ?!? Benda langit apakah yang berada di antara matahari dan bumi yang dapat menimbulkan kegelapan selama 3 jam saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) disalib ?!? Puncak gerhana matahari total yang biasa terjadi tidak pernah lebih dari 8 menit. Sadarkah kita bahwa sebuah fenomena atau anomali alam telah terjadi pada saat Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) tergantung di kayu salib ?!?

Wahyu 12:3-4, "Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya."

Tanda besar di langit dari sisi Tanakh (Perjanjian Lama) akan segera berakhir dengan Super Bloodmoon pada tanggal 28 September 2015 (Jam 07:11 - 12.22 WIB) dari rangkaian gerhana bulan merah (Tetrad Bloodmoon) 2014 - 2015 dan setelah iitu masih ada tanda besar di langit dari sisi Brit Chadasah (Perjanjian Baru) yang tertulis di Kitab Wahyu 12:1-5 dan akan mulai terlihat pada sekitar tanggal 9 Desember 2015 (bertepatan dengan perayaan Hanukkah) hingga puncaknya pada tanggal 10 September 2018 (1 Tishrei 5779 dalam penanggalan Yahudi), dimana sang anak laki-laki yang dilarikan telah tiba di Takhta Tuhan (Wahyu 12:5)


Planet 7X
Gill Broussard merupakan seorang anak Tuhan sekaligus astronom amatir yang pertama kali memperkenalkan Planet 7X pada masa modern, dimana menurut beliau Planet 7X tersebut memiliki orbit yang amat unik karena memotong orbit semua planet di tata surya (Merkurius hingga Neptunus) dan muncul setiap 300-400 tahun sekali. Beberapa kejadian alam yang sangat signifikan yang tercatat di Alkitab diduga berkaitan dengan munculnya planet tersebut, diantaranya adalah peristiwa air bah di zaman Nuh, tujuh tahun kelimpahan dan tujuh tahun kelaparan di zaman Yusuf, berhentinya rotasi bumi di zaman Yoshua (Yoshua 10:12-14) serta gerhana bulan dan gerhana matahari total selama 3 jam di saat penyaliban Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh)

Konon usia bumi dikabarkan hanya tersisa kurang dari 3 menit lagi dan meningkatnya intensitas gempa bumi selama 15 tahun terakhir ini, makin seringnya meteor masuk ke bumi, munculnya banyak sinkholes di berbagai tempat di seluruh dunia serta terdamparnya banyak hewan laut di tepi pantai diduga merupakan dampak dari efek elektromagnetik yang ditimbulkan dari semakin dekatnya jarak bumi dengan Planet 7X tersebut, bahkan kematian Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) saat itu juga disertai gempa bumi dahsyat di berbagai tempat

Berdasarkan riset dan pengamatan Gill Broussard, beliau membuat perkiraan bahwa pada tanggal 9 Desember 2015 Planet 7X akan terlihat dengan mata telanjang, yakni sebesar planet Jupiter namun secerah planet Venus dan jika perkiraan tersebut benar-benar terjadi, sejarah astronomi yang pernah dicatat para astronom China kuno pada tahun 1054 Masehi yang dikenal dengan peristiwa Chinese Guest Star (Bintang Tamu China) akan kembali terulang, dimana sejarah mencatat bahwa mulai dari tanggal 31 Januari hingga 4 Juli 1054 Chinese Guest Star (Bintang Tamu China) tersebut terlihat dari Beijing, Kyoto, Roma, London, Baghdad, Armenia serta Konstantinopel (Turki) dan setelah itu Planet 7X tersebut menghilang dari tata surya.

Gill Broussard juga membuat perkiraan bahwa bumi dengan Planet 7X tersebut akan mencapai titik terdekat pada sekitar tanggal 26 Maret 2016 dan setelah itu kemungkinan besar dunia akan menyaksikan manifestasi penggenapan empat sangkakala pertama yang tertulis di Kitab Wahyu pasal 8, sebab ekor dari Planet 7X tersebut secara daya magnetik akan membawa banyak meteor dan sebagian dari meteor-meteor tersebut akan melintas tepat di orbit bumi, sehingga meteor-meteor tersebut akan menabrak dan jatuh di berbagai tempat di bumi dalam waktu yang bersamaan

Ekor dari Planet 7X tersebut kemungkinan dilihat dan ditulis oleh Rasul Yohanes dalam Wahyu 12:4, "Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya." Setelah itu sang anak laki-laki akan dilahirkan yakni pada tanggal 21 September 2017 (Rosh Hashanah 5778 dalam penganggalan Yahudi)

Meski demikian, mengapa NASA, PBB atau berbagai lembaga resmi dunia lainnya tidak pernah menyinggung berita tersebut ?!? Karena tidak ada satu pihakpun yang pernah mempersiapkan diri untuk menghadapi fenomena ajaib tersebut, sehingga pemberitaan ini pasti akan menimbulkan kekacauan di segala aspek, termasuk kekacauan di bidang ekonomi dan dunia bisnis, padahal pemerintah pada umumnya cenderung melindungi sumber pendapatannya dari pasar ekonomi dunia, sehingga semua pihak yang kepentingannya berpotensi terganggu akan menutup serapat mungkin berita mengenai Planet 7X tersebut

Mungkin saja fenomena mengalir derasnya info serta propaganda melalui berbagai cara, termasuk film-film Hollywood yang dicurigai sebagai film titipan Illuminati seperti Tomorrow Land, San Andreas dan sebagainya) mengenai peristiwa yang terjadi di bulan September 2015 (bersamaan dengan berakhirnya rangkaian gerhana bulan merah (Tetrad Bloodmoon) 2014 - 2015) tersebut hanyalah sebuah pengalihan dari isu yang sebenarnya akan terjadi di bulan Maret 2016 berkaitan dengan makin mendekatnya jarak bumi dengan Planet 7X tersebut

Mungkin saja pada bulan September hingga Oktober 2015 tidak terjadi peristiwa seheboh yang diberitakan dan dibayangkan dan pihak-pihak tertentu mulai menghembuskan bahwa semuanya itu hanyalah rumor dan yang ada hanyalah damai, namun secara tiba-tiba malapetaka datang. Jika kelahiran Yesus Kristus (Yesyua Hamasyiakh) di bumi diasosiasikan dengan munculnya sebuah bintang yang ditelaah oleh orang-orang Majus dan naga merah padam yang merupakan lambang dari Lucifer (Iblis) juga diasosiasikan dengan sebuah benda langit, betapa seriusnya masa-masa yang akan kita hadapi, terutama saat jarak bumi dengan Planet 7X semakin mendekat

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...