Welcome to Indonesia Hebat

Website nomor 1 Indonesia
Saatnya kebaikan membawa Indonesia Hebat kembali menjadi Macan Asia bersama Jokowi-JK

Smiley face
Tampilkan postingan dengan label jokowi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jokowi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juli 2017

Presiden Jokowi Teken Perppu Pembubaran HTI

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Presiden Jokowi Teken Perppu Pembubaran HTI

Sebagaimana telah diketahui bersama, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), mengingat pemerintah tidak dapat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) jika melalui UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Pembubaran ormas radikal Insya Allah besok, ini langsung ditandatangani, akan diumumkan (presiden)," ungkap Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj usai bertemu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta pada hari Selasa tanggal 11 Juli 2017

Sebagai info tambahan, beberapa waktu lalu, melalui Menkopolhukam Jendral TNI (Purn) Wiranto, pemerintah mengumumkan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), namun jalan menjadi terjal jika mengacu UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, karena harus melalui pengadilan terlebih dahulu

KH Said Aqil Siraj mengungkapkan bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) nantinya yang akan mengumumkan diterbitkannya Perppu pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tersebut

"Iya Perppu sudah ditandatangani Presiden. Besok akan dibacakan," jelas KH Said Aqil Siraj

Meski demikian, KH Said Aqil Siraj mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui apa isi perppu tersebut dan apakah menyebut nama ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

"Saya enggak nanya. Kalau kurang saya usul lagi nanti," tutup KH Said Aqil Siraj


Presiden Jokowi Teken Perppu Pembubaran HTI


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Senin, 10 Juli 2017

Istana: Biaya Perjalanan Keluarga Presiden Pakai Uang Pribadi Presiden Jokowi

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info terkatual mengenai Istana: Biaya Perjalanan Keluarga Presiden Pakai Uang Pribadi Jokowi

Sebagaimana telah diketahui bersama, pihak Istana Kepresidenan menegaskan bahwa biaya perjalanan keluarga Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Turki dan Jerman tidak menggunakan anggaran negara, melainkan ditanggung seluruhnya oleh Joko Widodo (Jokowi) sendiri, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin pada hari Minggu tanggal 09 Juli 2017

"Sebelum melakukan perjalanan ke Turki dan Jerman, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan kepada Plt Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna pada hari Senin tanggal 03 Juli 2017 di Istana Merdeka. Dalam arahan tersebut, Presiden menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan dan akomodasi anggota keluarga Presiden yang turut serta dalam perjalanan ke Turki dan Jerman sejak 5 sampai 9 Juli 2017 menjadi tanggungan pribadi Presiden," ungkap Bey Machmudin

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memboyong seluruh keluarga besarnya ikut kunjungan kerja ke Turki dan Jerman, dimana selain Ibu Negara Iriana Widodo, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) juga membawa ketiga anaknya, yakni Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep

Istri Gibran Rakabuming, yaitu Selvi Ananda juga ikut dalam rombongan bersama dengan putra mereka, yaitu Jan Ethes yang baru berusia satu tahun empat bulan

"Perlu diketahui bahwa anggota keluarga Presiden Jokowi selama penerbangan berada di bagian kompartemen yang selama ini hanya diperuntukkan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, sehingga keberadaan anggota keluarga Presiden Jokowi tidak mengurangi kapasitas penumpang rombongan resmi Presiden," lanjut Bey Machmudin

Sebagai info tambahan, keikutsertaan keluarga besar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) selama di Turki mendapat kritikan, dimana Deputi Sekjen Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Apung Widadi menilai bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan teladan kesederhanaan. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan keluarga besar berangkat ke Turki dengan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada hari Rabu tanggal 05 Juli 2017 pukul 07:20 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sendiri ke Turki untuk membalas kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 2015 lalu dan juga bertemu dengan para pengusaha serta WNI di sana. Dari Turki, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan langsung terbang ke Jerman dan tiba di Bandar Udara (Bandara) Internasional Helmut-Schmidt Hamburg pada hari Kamis tanggal 06/7/2017) malam waktu setempat

Di Jerman Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengikuti pertemuan negara-negara G-20. Selain keluarga, para pejabat terkait juga ikut dalam rombongan, di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Plt Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andri Hadi, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Plt Deputi Bidang Protokol, Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Ari Setiawan


Istana: Biaya Perjalanan Keluarga Presiden Pakai Uang Pribadi Presiden Jokowi


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Jumat, 07 Juli 2017

Politisi PDI Perjuangan yakin ada aktor di balik pelaporan anak Presiden Jokowi

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ignin membagikan info teraktual mengenai Politisi PDI Perjuangan yakin ada aktor di balik pelaporan anak Presiden Jokowi

Sebagaimana telah diketahui bersama, putra Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yaitu Kaesang Pangarep dilaporkan ke polisi, karena diduga melakukan ujaran kebencian SARA di dalam vlog pribadinya, namun PDI Perjuangan menilai bahwa pelaporan tersebut bermuatan politis

Politisi PDI Perjuangan Henry Yosodiningrat yakin bahwa ada orang yang menyuruh pelapor untuk mempolisikan Kaesang Pangarep, namun dia tidak mau menyebut siapa orang tersebut

"Ya ada orang di belakangnya si pelapor lah. (Ada yang diduga politis ?) Ya iya lah," ungkap Henry Yosodiningrat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada hari Rabu tanggal 05 Juli 2017

Henry Yosodiningrat menyayangkan laporan tersebut, karena Kaesang Pangarep hanya mengapresiasi suara hati atas apapun yang terjadi di Indonesia. Meski demikian, Henry Yosodiningrat menjamin tidak ada intervensi pemerintah maupun PDI Perjuangan kepada polisi yang akan mengusut kasus tersebut

"Iya makanya, orang bebaskan mengemukakan pendapat. Kalau orang yang merasa dirugikan dia berhak melaporkan. Tapi kan polisi juga mempunyai kewenangan yang tak boleh diintervensi untuk melakukan penyelidikan yang dilanjutkan dengan penyidikan kalau memang ada unsur pidana," tutup Henry Yosodiningrat


Politisi PDI Perjuangan yakin ada aktor di balik pelaporan anak Presiden Jokowi


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 05 Juli 2017

Kaesang Pangarep (Putra Presiden Jokowi) Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Penodaan Agama

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Kaesang Pangarep (Putra Presiden Jokowi) Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Penodaan Agama

Sebagaimana telah diketahui bersama, Kaesang Pangarep (putra bungsu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)) dilaporkan ke Polres Bekasi Kota terkait video YouTube yang diunggah Kaesang Pangarep perihal pawai obor anak-anak yang berteriak bunuh Ahok beberapa waktu lalu, dimana dalam video yang diunggah ke YouTube tersebut Kaesang Pangarep memberikan pendapat mengenai apa yang dilakukan anak-anak tersebut

"Benar," terang Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Hero Hendriarto

Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Hero Hendriarto tidak merinci lebih lanjut mengenai laporan tersebut, namun dari surat laporan yang beredar di jagad maya, disebutkan pelapor bernama Muhammad Hidayat S kelahiran Tapanuli, 30 Oktober 1964 yang bekerja sebagai karyawan swasta dan laporan tersebut dibuat pada tanggal 02 Juli 2017 atas dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian SARA terkait video yang diunggah Kaesang Pangarep ke YouTube pada tanggal 29 Mei 2017


Kaesang Pangarep (Putra Presiden Jokowi) Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Penodaan Agama


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak Istana ataupun Kaesang Pangarep terkait laporan tersebut dan untuk info selengkapnya, silahkan tonton video yang diunggah Kaesang Pangarep ke YouTube di bawah ini



By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 04 Juli 2017

Presiden Jokowi: ISIS Tidak Punya Tempat di Indonesia

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Presiden Jokowi: ISIS Tidak Punya Tempat di Indonesia

Sebagaimana telah diketahui bersama, kondisi di Indonesia dikhawatirkan menjadi ikut menyuburkan berkembangnya kelompok militan dan meningkatnya kasus terorisme menjadi ancaman keamanan yang patut diwaspadai. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam wawancara dengan Reuters di Istana Negara, Jakarta pada hari Senin tanggal 03 Juli 2017 mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan berbagai hal untuk menangkal bahaya terorisme

Salah satu yang sedang diupayakan ialah Undang-Undang antiteroris baru, dimana Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan bahwa pemerintah akan melobi parlemen untuk bergerak cepat dalam meloloskan Undang-Undang antiteror terbaru agar proses penangkapan dan penahanan dapat berjalan lebih mudah

"Kami membutuhkan undang-undang ini," ucap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sambil menunjukkan telunjuknya secara tegas ke arah meja di depannya

Keberhasilan kelompok ekstremis merebut wilayah Marawi di wilayah selatan Filipina dianggap sebagai ancaman serius, dimana gerakan yang berporos pada ISIS tersebut dapat menghadirkan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Irak dan Suriah ke Asia Tenggara. Fenomena di Marawi menjadi peringatan keamanan bahwa ISIS tengah berupaya mendirikan benteng di Indonesia

Pejabat Filipina menyebutkan bahwa terdapat warga negara Indonesia serta Malaysia yang tergabung dalam militan yang menyerang Marawi dan sudah lebih dari enam minggu kelompok tersebut mampu merepotkan militer Filipina

"ISIS tidak punya tempat di Indonesia," tegas Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Berbagai upaya juga dilakukan, di antaranya dengan melakukan patroli maritim gabungan antara Indonesia, Filipina dan Malaysia di wilayah ketiga negara tersebut. Selain itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) juga mengaku bahwa beliau telah mendiskusikan kerja sama melalui sambungan telepon dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte beberapa waktu lalu

"Lembaga keamanan dan intelijen kami terus bekerja keras untuk melawan ancaman ini. Kami juga terus mempromosikan nilai-nilai Islam moderat, dan ketika berbicara dengan Presiden Duterte pekan lalu saya bicara 'masalah Anda adalah masalah saya'," tutup Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)


Presiden Jokowi: ISIS Tidak Punya Tempat di Indonesia


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...