Welcome to Indonesia Hebat

Website nomor 1 Indonesia
Saatnya kebaikan membawa Indonesia Hebat kembali menjadi Macan Asia bersama Jokowi-JK

Smiley face
Tampilkan postingan dengan label mancanegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mancanegara. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juli 2017

Wanita Irak Ini Penggal dan Rebus Kepala Anggota ISIS

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Wanita Irak Ini Penggal dan Rebus Kepala Anggota ISIS

Sebagaimana telah diketahui bersama, seorang perempuan Irak mengklaim sebagai salah seorang yang paling ditakuti ISIS dan seringkali mendapat ancaman pembunuhan dari kelompok tersebut. Wahida Mohamed Al-Jumaily (39 tahun) menceritakan bahwa dia pernah memenggal beberapa anggota ISIS dan memasak kepala orang tersebut sebagai bentuk pembalasan setelah ISIS membunuh seluruh anggota keluarganya. ISIS membunuh suami kedua Wahida Mohamed Al-Jumaily awal tahun 2017 dan juga ayah serta tiga saudara laki-laki Wahida Mohamed Al-Jumaily

Lebih akrab dikenal dengan nama Um Hanadi, perempuan tersebut memimpin milisi beranggotakan 70 orang yang ikut bertempur untuk membebaskan kota Shirqat yang berjarak 80 kilometer dari basis terkuat ISIS di Irak, yaitu Mosul

"Saya memerangi mereka, saya memenggal mereka, saya memasak kepala mereka dan saya membakar jasad mereka," ungkap Wahida Mohamed Al-Jumaily

Pemimpin milisi yang menggambarkan dirinya sebagai seorang ibu rumah tangga tersebut juga telah mempublikasikan beberapa foto di Facebook yang memperlihatkan dirinya membawa potongan kepala seorang anggota ISIS, bahkan dalam foto lainnya dia memperlihatkan adegan yang lebih sadis, yaitu Wahida Mohamed Al-Jumaily yang tengah memasak dua kepala anggota ISIS di dalam sebuah panci. Foto ketiga memperlihatkan Wahida Mohamed Al-Jumaily yang berdiri di antara beberapa jasad tanpa kepala yang telah hangus terbakar

Wahida Mohamed Al-Jumaily mengungkapkan bahwa dia telah berulang kali menerima ancaman kematian dari para anggota hingga petinggi ISIS

"Bahkan termasuk dari Abu Bakr al-Baghdadi. Saya ada di daftar teratas target pembunuhan mereka, lebih tinggi ketimbang perdana menteri. Enam kali ISIS mencoba membunuh saya. Kepala dan kaki saya pernah terkena serpihan peledak, tulang rusuk saya patah, tapi semuanya tak bisa menghentikan saya untuk terus bertempur," ungkap Wahida Mohamed Al-Jumaily sambil mengangkat hijab untuk memperlihatkan bekas luka di kepalanya

Wahida Mohamed Al-Jumaily mulai memerangi kelompok militan bersama pasukan Irak dan koalisi pada tahun 2004 dalam perang melawan Al Qaeda dan kemudian ISIS. Belum lama ini Wahida Mohamed Al-Jumaily memimpin milisinya membantu pasukan pemerintah Irak untuk mengusir ISIS dari kota Shirqat, dimana keterlibatan Wahida Mohamed Al-Jumaily dan milisinya tersebut diakui Jenderal Jamaa Anad (komandan pasukan Irak di provinsi Salahhuddin)

Kepada CNN, Jenderal Jamaa Anad mengungkapkan bahwa pihaknya menyediakan kendaraan dan persenjataan untuk milisi pimpinan Wahida Mohamed Al-Jumaily

"Dia kehilangan saudara-saudara dan kedua suaminya. Sehingga dipicu dendam dia membentuk milisinya sendiri," ujar Jenderal Jamaa Anad


Wanita Irak Ini Penggal dan Rebus Kepala Anggota ISIS


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 02 Juli 2017

Pengakuan Barack Obama Ini Buat Diaspora Indonesia Merinding

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pengakuan Barack Obama Ini Buat Diaspora Indonesia Merinding

Sebagaimana telah diketahui bersama, Barack Obama yang pernah menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat selama dua periode tersebut memiliki pengalaman yang banyak serta kharisma yang mempesona dan juga bisa dibilang dekat dengan Indonesia, karena beliau pernah menghabiskan sebagian kecil hidupnya tinggal di DKI Jakarta. Hal tersebut juga diungkapkan Barack Obama dalam Kongres Diaspora Indonesia pada hari Sabtu tanggal 01 Juli 2017

"Saya sudah berada di sini beberapa tahun. Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, seorang anak laki-laki yang disambut oleh para tetangganya, bermain di jalanan di kampung Menteng Dalam," ungkap Barack Obama dalam Kongres Diaspora Indonesia di Kota Kasablanka, Jakarta

Tinggal di DKI Jakarta pada tahun 1968 bersama keluarga di Menteng Dalam selama empat tahun membuat Barack Obama berkesempatan untuk mengenyam pendidikan dan hidup dalam lingkungan masyarakat Indonesia, mulai dari belajar di SDN 01 Menteng hingga bermain dengan teman-temannya di jalan serta menikmati makanan tradisional yang sering lewat di depan rumahnya

Ternyata kecintaan Barack Obama kepada Indonesia juga mendorong beliau untuk mengajak keluarga besar, termasuk istrinya, yaitu Michelle Obama dan adiknya, yaitu Maya Soetoro, untuk napak tilas kembali mengunjungi beberapa kota, mulai dari Bali, Yogyakarta, Bogor hingga DKI Jakarta untuk memperlihatkan Indonesia pada keluarga. Perasaan cinta dan sayang kepada Indonesia tersebut dibulatkan Barack Obama dalam sebuah pengakuan, dimana dalam pidato pembukaan Kongres Diaspora Indonesia, beliau mengulang kembali pernyataan yang pernah disampaikannya saat menjadi Presiden Amerika Serikat di Universitas Indonesia pada tanggal 22 November 2010

"Saya sangat bangga bersama para hadirin di sini. Seperti yang sudah saya katakan pada kunjungan kepresidenan yang lalu, Indonesia bagian dari diri saya," ungkap Barack Obama




Para hadirin yang mendengar pidato pembukaan tersebut langsung memberikan tepuk tangan yang meriah dan berteriak. Senyuman juga hadir di wajah Barack Obama saat menceritakan pengalaman hidupnya di Indonesia. Kapan ya kira-kira Barack Obama kembali mudik ke Indonesia di masa yang akan datang ?

Pengakuan Barack Obama Ini Buat Diaspora Indonesia Merinding


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Jumat, 30 Juni 2017

Sarung Presiden Jokowi Menginspirasi Brand Fashion Dunia

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Sarung Presiden Jokowi Menginspirasi Brand Fashion Dunia

Sebagaimana telah diketahui bersama, Thom Browne merupakan seorang desainer fashion yang berasal dari Amerika Serikat dan baru saja menggelar run away fashion show yang bertemakan "Spring Summer 2018 Menswear Collection" serta menampilkan banyak rancangan busana yang ia miliki

Ada yang unik dalam acara tersebut, yaitu hadirnya salah satu koleksi desain pakaian yang Thom Browne tampilkan, dimana para model Thom Browne mengenakan kain sarung mirip seperti yang digunakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Kain yang digunakan oleh model tersebut berwarna putih dan dilengkapi corak garis berwarna abu-abu. Bila diperhatikan, kain tersebut memang sangat menyerupai kain sarung yang dikenakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai kesempatan

Kain sarung yang digunakan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sepertinya telah mendunia dan menjadi salah satu inspirasi para desainer luar negeri dalam dunia fashion, diaman dalam salah satu foto yang diunggah akun Instagram @indonesiavoice terpampang foto Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang disandingkan dengan foto model yang sedang mengenakan koleksi Thom Browne




Foto tersebut menuai beragam komentar, diantaranya:

Akun Instagram @wollywindarini :Keren jd mode dunia euy...

Akun Instagram @reynaldmanto89 : Sarung adalah identitas kita sbgai bangsa indonesia...

Akun Instagram @abraham_pra : Mantep

Akun Instagram @nurul_k22 : Wow kereeen pak @jokowi top markotop

Akun Instagram @hanafi8864 : Keren presiden ku


Sarung Presiden Jokowi Menginspirasi Brand Fashion Dunia


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 18 Juni 2017

Berkedok Warga Sipil, Militan ISIS Kabur dari Marawi

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Berkedok Warga Sipil, Militan ISIS Kabur dari Marawi

Sebagaimana telah diketahui bersama, militer Filipina menyebutkan bahwa sebagian militan Maute yang berbaiat kepada ISIS berhasil kabur dari kota Marawi dengan menyamar sebagai warga sipil. Brigadir Jenderal Restituto Padilla mengungkapkan bahwa militan berbaur dengan warga sipil yang dievakuasi organisasi kemanusiaan, karena terperangkap dalam bentrokan yang telah berlangsung selama empat minggu tanpa persediaan makanan, minuman maupun obat-obatan

Hal tersebut membuat keamanan di kota-kota tetangga seperti Iligan dan Cagayan de Oro terus ditingkatkan dan petugas keamanan di sana mencari oknum yang akan menyebar teror

"Kami tidak membantah bahwa mungkin ada beberapa militan yang menyamar di antara warga sipil yang dievakasi dari Marawi ke Iligan dan Cagayan de Oro," ungkap Brigadir Jenderal Restituto Padilla di Manila, sebagaimana diberitakan Reuters pada hari Jumat tanggal 16 Juni 2017

Brigadir Jenderal Restituto Padilla menambahkan bahwa militan Maute di kota Marawi masih bertahan, meskipun mereka terus digempur pasukan keamanan Filipina menggunakan serangan udara

"Mereka kebanyakan berasal dari pemberontak lokal, tapi mereka juga mendapat bantuan dari jihadis asing, termasuk dari Yaman, Suriah, Indonesia, Malaysia dan Singapura," papar Brigadir Jenderal Restituto Padilla

Selain itu, para pemberontak juga menggunakan tameng manusia serta masjid sebagai tempat persembunyian yang membuat pasukan keamanan sulit melakukan serangan. Bentrokan yang terus berlangsung selama satu bulan tersebut memancing kekhawatiran dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dimana ISIS yang terdesak di Irak dan Suriah kini mengincar Asia Tenggara sebagai basis baru, sehingga menteri pertahanan dan panglima militer di Indonesia, Malaysia dan Filipina akan melakukan pertemuan di Tarakan, Kalimantan pada hari Senin tanggal 19 Juni 2017 guna membicarakan ancaman tersebut dan langkah bersama dalam menumpas terorisme

Sementara itu di kota Marawi militer Filipina menyatakan bahwa mereka telah menguasai 80 persen kota dan kekuatan militan semakin lemah

"Pertahanan musuh sudah melemah dan cengkeraman mereka di Marawi semakin sedikit sementara militer terus melakukan serangan," tutur Brigadir Jenderal Restituto Padilla, namun tidak memberi informasi lebih lanjut berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengambil alih kendali di Marawi.

Sebagi info tambahan, ebih dari 300 orang terbunuh dalam bentrokan di kota Marawi, termasuk 59 tentara, 26 warga sipil dan lebih dari 200 militan. Pejabat pemerintahan yang memimpin upaya evakuasi warga dari kota Marawi menyebutkan bahwa warga melihat setidaknya 100 jenazah di lokasi pertempuran, namun pihak militer tidak dapat mengonfirmasi jumlah tersebut


Berkedok Warga Sipil, Militan ISIS Kabur dari Marawi


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 13 Juni 2017

ISIS Serukan Jihad Ramadhan, Ini Daftar Negara yang Jadi Target

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai ISIS Serukan Jihad Ramadhan, Ini Daftar Negara yang Jadi Target

Sebagaimana telah diketahui bersama, ISIS mengirim pesan suara melalui media sosial Telegram agar para pengikut ISIS di seluruh dunia untuk melakukan jihad selama bulan suci Ramadhan di sejumlah negara, yaitu Amerika Serikat, negara-negara Eropa, Rusia, Australia, Irak, Suriah, Iran dan Filipina, sebagaimana dilansir Reuters pada hari Senin tanggal 12 Juni 2017

Pesan yang diduga direkam pada akhir bulan Mei 2017 (sebelum bulan Ramadhan 2017) tersebut meminta agar pada bulan Ramadhan para anggota ISIS menggencarkan serangan teroris di sejumlah tempat dan negara yang dapat dilakukan dengan alat dan senjata apa pun selain bahan peledak. Suara dalam rekaman tersebut diduga adalah juru bicara ISIS Abi al-Hassan al-Muhajer yang diduga sama dengan suara dalam pesan dan video lainnya terkait ISIS

Selama bulan Ramadan 2017 terjadi sejumlah serangan teroris yang diduga dilakukan ISIS, yakni di Inggris, Iran, Kabul hingga Filipina bagian selatan, bahkan Filipina saat ini memberlakukan darurat militer di kota Marawi

"Hai para singa Mosul, Raqqa dan Tal Afar, Allah menyertai lengan kuat dan wajah kalian yang bersinar untuk memerangi dan memberantas musuh dan berjuanglah sekuat tenaga. Demi keyakinan kita yang harus diperjuangkan di Eropa, Amerika, Rusia, Australia dan lainnya. Saudara-saudaramu di tanahnya sudah berjuang, contohlah mereka," demikian pesan suara dalam rekaman tersebut yang diduga adalah juru bicara ISIS Abi al-Hassan al-Muhajer

ISIS menyatakan bahwa pihaknya berada dibelakang serangan ganda di Teheran baru-baru ini yang menewaskan paling sedikit 12 orang. ISIS biasanya menghasut pengikutnya agar melakukan serangan pada bulan Ramadhan yang pada tahun 2017 ini dimulai dari tanggal 26 Mei 2017 hingga 24 Juni 2017




By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Senin, 12 Juni 2017

Pemerintah India Segera Cabut Paspor Zakir Naik

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pemerintah India Segera Cabut Paspor Zakir Naik

Sebagaimana telah diketahui bersama, pemerintah India dikabarkan segera mencabut paspor milik Zakir Naik (pemimpin Yayasan Riset Islam (IRF)), dimana langkah tersebut diambil Biro Investigasi Nasional (NIA), karena Zakir Naik dianggap melarikan diri keluar negeri dan mangkir dari pemeriksaan terkait dugaan terorisme dan pencucian uang

Menurut sejumlah sumber, Zakir Naik saat ini kemungkinan besar berada di Malaysia untuk memohon status kewarganegaraan di Malaysia dan keputusan tersebut diambil beberapa pekan setelah Biro Investigasi Nasional (NIA) meminta Interpol menerbitkan "red notice" untuk Zakir Naik

Pada 18 November 2016 Biro Investigasi Nasional (NIA), atas nama Kementerian Dalam Negeri India, mendaftarkan kasus kriminal terhadap Zakir Naik di Mumbai. Selain itu, Biro Investigasi Nasional (NIA) juga memeriksa adik perempuan Zakir Naik, yaitu Nailah Noorani dan pembantu dekatnya, yaitu Amir Abdul Mannan Gazdar terkait transaksi keuangan di 10 perusahaan dan 19 properti di Mumbai dan Pune yang jumlahnya mencapai sekitar US$ 16 juta dolar atau sekitar Rp 212 miliar

Zakir Naik juga dituduh menyebarkan seruan kebencian dalam khotbah-khotbahnya, mendanai terorisme dan melakuan pencucian uang. Pemerintah India juga telah melarang stasiun televisi milik Yayasan Riset Islam (IRF), yaitu Peace TV, untuk melakukan siaran

Kantor imigrasi India mencatat bahwa Zakir Naik meninggalkan India pada tanggal 13 Mei 2016 dan tidak pernah kembali lagi sejak saat itu. Pada bulan Mei 2017 pemerintah Arab Saudi dikabarkan memberikan status warga negara untuk Zakir Naik, sedangkan pada bulan April 2017 pemerintah Malaysia mengungkapkan bahwa mereka telah memberikan status permanent resident untuk Zakir Naik di tahun 2012


Pemerintah India Segera Cabut Paspor Zakir Naik


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 11 Juni 2017

Mantan Agen CIA Ini Ungkap Siapa Sebenarnya Yang Membentuk ISIS, Ternyata...

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Mantan Agen CIA Ini Ungkap Siapa Sebenarnya Yang Membentuk ISIS, Ternyata...

Sebagaimana telah diketahui bersama, mantan pegawai Badan Keamanan Nasional (NSA) dan agen Central Intelligence Agency (CIA) Edward Snowden mengungkapkan bahwa Islamic State of Irak and Syria (ISIS) bukan murni organisasi militan Islam, namun merupakan bentukan Amerika Serikat, Israel dan Inggris

Menurut sejumlah media di Iran, sebagaimana dilansir dari Moroccantimes, pemimpin Islamic State of Irak and Syria (ISIS) Abu Bakr Al Baghadadi dilatih secara khusus oleh badan intelijen Israel, yaitu Mossad. Badan intelijen ketiga negara tersebut sengaja membentuk kelompok teroris untuk menarik kelompok-kelompok garis keras di seluruh dunia dalam satu tempat dan mereka menyebut strategi tersebut sebagai "sarang lebah"

Dengan strategi "sarang lebah" tersebut, kelompok-kelompok yang merupakan musuh Israel dan sekutunya tersebut lebih mudah terdeteksi. Selain itu, tujuan lainnya ialah untuk merawat instabilitas di negara-negara Arab

"Satu-satunya solusi untuk melindungi negara Yahudi adalah untuk menciptakan musuh di sekitar perbatasan," ungkap Edward Snowden

Menurut Edward Snowden, Abu Bakr Al Baghadadi tidak hanya mendapat pelatihan militer, namun juga keterampilan komunikasi dan public speaking agar dapat tampil meyakinkan dalam upaya menarik para pengikut garis keras lainnya di seluruh dunia


Mantan Agen CIA Ini Ungkap Siapa Sebenarnya Yang Membentuk ISIS, Ternyata...


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 06 Juni 2017

Ditemukan Uang Rp 14 Miliar di Markas Teroris Marawi, Siapa yang Mendanai ?

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ditemukan Uang Rp 14 Miliar di Markas Teroris Marawi, Siapa yang Mendanai ?

Sebagaimana telah diketahui bersama, pasukan marinir Filipina menemukan uang senilai 52,2 juta peso atau setara dengan uang Rp 14 miliar di sebuah rumah di wilayah konflik Marawi, Filipina Selatan. Sebagaimana dilansir dari NewsLine Philipine pada hari Selasa tanggal 06 Juni 2017, rumah yang terletak di dekat Jembatan Mapandi, kota Marawi tersebut diketahui merupakan pos kelompok Maute (kelompok teroris yang meneror wilayah Marawi)

Selama 12 hari, jembatan tersebut memang dikuasai oleh kelompok Maute dan menjadi tempat perlindungan bagi mereka dari serangan militer Filipina. Selain uang, pasukan marinir Filipina yang melakukan operasi pembersihan juga menemukan cek senilai 23,7 juta peso atau setara dengan Rp 6,3 miliar dan senapan mesin yang ditinggalkan oleh para anggota kelompok Maute

Saat anggota kelompok Maute terdesak, rumah dan berikut isinya ditinggalkan oleh para teroris tersebut. Uang dan cek tersebut diserahkan kepada gugus kerja khusus untuk Marawi

Teroris Maute telah memerangi pasukan pemerintah sejak tanggal 23 Mei 2017 di Kota Marawi dan aksi tersebut dilakukan untuk melindungi pemimpin kelompok cabang Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di Filipina, dimana Isnilon Hapilon yang gagal dibekuk, namun diyakini masih berada di wilayah Minadao Selatan tersebut diduga bekerja sama dengan kelompok Maute untuk membentuk kekhalifahan ISIS di kawasan tersebut

Kekerasan yang terus berlanjut di Marawi memaksa Presiden Filipina Rodrigo Duterte menerapkan status darurat militer pada tanggal 23 Mei 2017 dan juga menerima tawaran pimpinan Front Pembebasan Nasional Moro (Moro National Liberation Front (MNLF)), yaitu Nur Misuari, bersama 2.000 anak buahnya yang akan bergabung dalam perang melawan teroris Maute yang berafiliasi dengan ISIS di kota Marawi

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengungkapkan bahwa Nur Misuari menawarkan pasukannya yang cakap untuk berperang dengan pemerintah dalam menggempur ISIS dan hal tersebut disampaikan ketika mereka berbicara pada hari Sabtu tanggal 03 Juni 2017 malam

"Saya menerima tawarannya," ungkap Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam konferensi pers di kapal perang Jepang JS Izumo di Jepang

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan bahwa pejuang Front Pembebasan Nasional Moro (Moro National Liberation Front (MNLF)) akan menjadi anggota reguler Angkatan Bersenjata Filipina yang terintegrasi

"Kita selalu menerima integrasi dari MNLF," tegas Presiden Filipina Rodrigo Duterte

Presiden Filipina Rodrigo Duterte juga menyatakan bahwa bergabungnya Front Pembebasan Nasional Moro (Moro National Liberation Front (MNLF)) tidak akan menjadi masalah dan juga menawarkan hal yang sama menjadi anggota baru Tentara Rakyat, meskipun pemerintah menarik diri dari putaran kelima perundingan perdamaian beberapa waktu lalu

"Jika mereka tidak ingin bergabung dengan militer, mereka dapat hanya menyerah. Aku tidak meminta Anda untuk bergabung dengan pasukan saya. Anda hanya menyerah dan aku akan memberimu rumah dan saya akan memperluas program reformasi dari pemerintah," tutup Presiden Filipina Rodrigo Duterte


Ditemukan Uang Rp 14 Miliar di Markas Teroris Marawi, Siapa yang Mendanai ?


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 30 Mei 2017

Menyusup ke ISIS, Jurnalis Perancis Tidak Menemukan Islam

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Menyusup ke ISIS, Jurnalis Perancis Tidak Menemukan Islam

Sebagaimana telah diketahui bersama, seorang jurnalis asal Perancis berusia 29 tahun berhasil menyusup dan berbaur bersama dengan para simpatisan ISIS dalam jaringan teror bawah tanah di Paris

Pengalaman jurnalis Muslim tersebut mengejutkan, karena para simpatisan ISIS itu tidak memahami sama sekali mengenai Islam dan jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi tersebut mengaku "tidak melihat Islam" selama enam bulan menyamar dalam jaringan ISIS. Jurnalis tersebut hanya menemukan para pemuda yang "tersesat, frustrasi, memiliki kecenderungan bunuh diri dan sangat mudah dimanipulasi."

Penyusupan jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi tersebut dilakukan antara musim panas 2015 hingga Januari 2016 dan dia mengaku bahwa dirinya sangat mudah menghubungi kelompok yang menyebut diri sebagai "Tentara Allah" di Facebook tersebut. Jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi tersebut merekam banyak peristiwa dalam kelompok ISIS dengan menggunakan kamera tersembunyi, termasuk rapat perencanaan serangan di sebuah klub malam

Dikutip dari The Independent pada hari Selasa tanggal 03 Mei 2016, rekaman tersebut ditayangkan di stasiun televisi Canal dengan judul "Tentara Allah". Jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi tersebut juga mengungkapkan bahwa jaringan tersebut terdiri dari 10 anggota yang dipimpin oleh pemuda berusia 20 tahun bernama Ossama yang sempat ditolak masuk angkatan bersenjata Perancis, pernah menjadi pemuja setan atau Satanis dan juga pecandu alkohol sebelum berkenalan dengan kelompok Islam radikal di internet

Ossama pernah dipenjara selama enam bulan setelah ketahuan mencoba bergabung dengan kelompok ISIS sebelum dibebaskan dan wajib lapor setiap hari ke pos polisi. Pria keturunan Perancis-Turki tersebut ialah "emir" dari kelompok yang menggunakan aplikasi berbagi pesan Telegram untuk mengatur pertemuan

Dalam sebuah rekaman tersembunyi, Ossama terlihat tersenyum saat membayangkan dirinya ditembak mati oleh polisi sambil mengatakan, "Syuhada tidak merasakan sakit."

"Kita harus menyerang pangkalan militer. Ketika mereka makan, mereka berbaris, atau jurnalis. BFM iTele, mereka berperang melawan Islam. Seperti yang mereka lakukan kepada Charlie [Hebdo]. Kau harus menyerang mereka di jantungnya. Serang mereka tiba-tiba. Mereka tidak terlindungi. Ribuan warga Perancis harus mati," seru Ossama dalam rapat tersebut

Ossama merencanakan serangan ke klub malam dan bandara Paris–Le Bourget yang akan membuat Perancis trauma selama berabad-abad, namun rencana tersebut baru terlaksana setelah mendapatkan konfirmasi dari seorang militan bernama Abu Suleiman (veteran perang ISIS yang pernah bertempur di Raqqa, Suriah)

Jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi tersebut pernah terlibat dalam sebuah rencana penyerangan dan diminta untuk berjalan ke stasiun kereta serta bertemu dengan seorang wanita yang memberikannya surat instruksi. Dalam instruksi tersebut jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi harus menyerang klub malam dan meledakkan diri menggunakan rompi bunuh diri setelah ada pasukan keamanan yang datang. Abu Suleiman dalam hal ini yang memberikan perintah untuk menyiapkan peledak dan ranjau di mobil melalui aplikasi berbagi pesan Telegram

Jaringan Ossama telah diawasi oleh badan intelijen Perancis DCRI dan mereka ditangkap pada bulan Desember 2015 dan Januari 2016. Jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi tersebut mengungkapkan bahwa dia adalah Muslim yang "satu generasi dengan para pembunuh" di Paris pada bulan November 2015 yang menewaskan 130 orang

"Tujuan saya adalah untuk memahami apa yang ada pikiran mereka. Salah satu pelajaran utama adalah, saya tidak pernah melihat Islam dalam masalah ini. Tidak ada niat mereka mengubah dunia. Hanya para pemuda yang tersesat, frustrasi, memiliki kecenderungan bunuh diri dan sangat mudah dimanipulasi. Mereka tidak beruntung lahir di masa keberadaan ISIS. Sangat menyedihkan. Mereka adalah para pemuda yang mencari sesuatu, dan malah ini yang mereka temukan," ungkap jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi tersebut saat diwawancara kantor berita AFP


Menyusup ke ISIS, Jurnalis Perancis Tidak Menemukan Islam


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Kamis, 11 Mei 2017

DPR Belanda desak Menlu Koenders galang dukungan Eropa buat Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini sqaya ingin membagikan info teraktual mengenai DPR Belanda desak Menlu Koenders galang dukungan Eropa buat Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, Majelis Rakyat Belanda meminta Menteri Luar Negeri Bert Koenders untuk melihat kasus yang menimpa Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bahkan mereka meminta Bert Koenders untuk mengemukakan kekhawatiran DPR Negeri Kincir Angin tersebut kepada Uni Eropa agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapat mendapat dukungan dari masyarakat Benua Biru

Sebagaimana diberitakan Telegraph versi Belanda pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017, yang pertama kali mengusulkan hal tersebut ialah Jol Voordewind (salah seorang anggota parlemen Serikat Kristen (Christian Union)) dan usulan tersebut didukung sebagian besar anggota parlemen lainnya, terutama dari partai CDA, PVV, SP, SGP, VVD, GroenLinks, PvdA dan D66

"Koenders harus bisa mendesak Indonesia melihat kembali hukum mereka. Dia juga harus mengungkapkan kekhawatiran ini pada Uni Eropa di Brussels," tutur para anggota Majelis Rakyat Belanda

Kasus dugaan penistaan agama membuat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dijatuhi hukuman kurungan selama dua tahun dan usai menjalani sidang pembacaan vonis dari Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Negeri Jakarta Utara pada tanggal 09 Mei 2017, mantan Bupati Belitung Timur tersebut langsung diboyong ke rumah tahanan Cipinang. Saat ini Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah dipindahkan dari rutan Cipinang ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok

Menurut hakim, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti melakukan penistaan agama saat berbicara di Kepulauan Seribu dan menyitir mengenai Surat Al-Maidah ayat 51. Vonis yang diterima Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) satu tahun penjara dengan dua tahun percobaan

Selain DPR Belanda, berbagai organisasi dunia juga ikut menyoroti kasus tersebut, dimana Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa juga memberikan pandangan mereka atas kasus yang menimpa mantan Bupati Belitung Timur tersebut, dimana Indonesia perlu meninjau kembali hukum penistaan agama yang ada dalam undang-undang

Sementara itu, perwakilan negara sahabat yang ada di Indonesia juga menyampaikan kekecewaan mereka atas kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana banyak pihak mengomentari tentang vonis terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan salah satunya dilontarkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik melalui akun Twitter nya, dia merasa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak seperti yang disebut dalam putusan hakim tersebut

"Saya kenal @basuki_btp. Mengagumi kerjanya untuk Jakarta. Percaya dia tidak anti-Islam. Doa saya untuk Bu Vero (Veronica Tan, istri Ahok) dan keluarga. Para pemimpin harus menjaga toleransi dan kerukunan," tulis Moazzam Malik dalam akun Twitter @MoazzamTMalik yang diunggah sekitar pukul 18.00 WIB hari Selasa tanggal 09 Mei 2017




DPR Belanda desak Menlu Koenders galang dukungan Eropa buat Ahok


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Dubes Amerika Serikat: UU Penistaan Agama Ancam Kebebasan Berpendapat

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Dubes Amerika Serikat: UU Penistaan Agama Ancam Kebebasan Berpendapat

Sebagaimana telah diketahui bersama, vonis dua tahun penjara bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat sorotan komunitas global, termasuk dari Amerika Serikat (AS) yang heran mengapa mengutarakan pendapat atau opini mengenai agama tertentu akan menjadi sesuatu yang ilegal

"Kami yakin bahwa undang-undang penistaan agama di negara mana pun hanya akan mengancam kebebasan beragama dan kebebasan berpendapat serta kebebasan berekspresi dan juga kebebasan pers," ungkap Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan di Wisma Antara, Jakarta Pusat pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2017

Joseph R. Donovan juga menegaskan bahwa kebebasan beragama dan mengutarakan pendapat merupakan fondasi berdirinya Amerika Serikat sebagai negara demokrasi

"Kami memberikan kebebasan seluas-luasnya untuk warga negara Amerika untuk mengutarakan pendapat dan opini, juga dalam memeluk agama apapun," tegas Joseph R. Donovan

Selain itu, Negeri Paman Sam tersebut sangat menghormati dan memuji komitmen Indonesia dalam hal toleransi serta mendukung pemimpin negara dan pemuka agama apapun untuk bersuara lantang menentang tindakan-tindakan intoleran

Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 156a KUHP mengenai penodaan agama serta divonis 2 tahun penjara (lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipidana satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun)

Jaksa menilai bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya melanggar Pasal 156 KUHP, sedangkan dakwaan melanggar Pasal 156a KUHP tidak terbukti dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa dirinya akan mengajukan banding atas putusan hakim. Sementara itu, jaksa penuntut umum belum memutuskan langkah apa pun


Dubes Amerika Serikat: UU Penistaan Agama Ancam Kebebasan Berpendapat


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 10 Mei 2017

Ahok Divonis Dua Tahun, Badan HAM PBB Minta RI Tinjau Hukum

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ahok Divonis Dua Tahun, Badan HAM PBB Minta RI Tinjau Hukum

Sebagaimana telah diketahui bersama, Badan Hak Asasi Manusia (HAM) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Asia Tenggara mengeluarkan pernyataan terkait vonis dua tahun untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana melalui kantor UN Human Rights Asia dan akun Twitter resmi @OHCHRAsia, Badan Hak Asasi Manusia (HAM) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Asia Tenggara menyayangkan penggunaan pasal penodaan agama yang dianggap tidak relevan lagi, karena dapat mengekang kebebasan berpendapat

"Kami prihatin dengan hukuman penjara untuk Gubernur DKI Jakarta dengan dugaan penistaan agama terhadap Islam. Kami mengimbau Indonesia untuk meninjau hukum penistaan agama," tulis UN Human Rights Asia di akun Twitter resmi @OHCHRAsia pada tanggal 09 Mei 2017 pada pukul 14:00 WIB




UN Human Rights Asia yang berkantor di Bangkok, Thailand tersebut merupakan badan regional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang banyak memantau dan mengkritisi kasus-kasus pelanggaran HAM dan demokrasi khusus di wilayah Asia. Selain itu, sejumlah negara-negara sahabat Indonesia yang tergabung dalam keanggotaan Uni Eropa juga menyayangkan putusan pengadilan untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana pernyataan resmi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam meminta Indonesia mempertahankan tradisi toleransi dan pluralisme

"Uni Eropa selalu memuji kepemimpinan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, sebagai demokrasi yang kuat dan negara yang bangga atas tradisi toleransi dan pluralisme yang dimilikinya," sebut pernyataan resmi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik juga sangat menyayangkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus mendekam di bui selama dua tahun

"Saya kenal @basuki_btp. Mengagumi kerjanya untuk Jakarta. Percaya dia tidak anti-Islam. Doa saya untuk Bu Vero (Veronica Tan, istri Ahok) dan keluarga. Para pemimpin harus menjaga toleransi dan kerukunan," tulis Moazzam Malik dalam akun Twitter @MoazzamTMalik yang diunggah sekitar pukul 18.00 WIB hari Selasa tanggal 09 Mei 2017




Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 156a KUHP mengenai penodaan agama, dimana putusan tersebut lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipidana satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun, karena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya melanggar Pasal 156 KUHP sedangkan dakwaan melanggar Pasal 156a KUHP tidak terbukti

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa dirinya akan mengajukan banding atas putusan hakim, namun jaksa penuntut umum belum memutuskan langkah apa pun


Ahok Divonis Dua Tahun, Badan HAM PBB Minta RI Tinjau Hukum


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Sabtu, 22 April 2017

Allan Nairn Tantang TNI soal Tulisan Makar

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Allan Nairn Tantang TNI soal Tulisan Makar

Sebagaimana telah diketahui bersama, wartawan Allan Nairn menantang Mabes TNI untuk menuntut dirinya terkait tulisan makar yang dipublikasikan pertama kali di situs The Intercept dan diterjemahkan serta dipublikasikan oleh situs berbahasa Indonesia, yaitu Tirto.id atas seijin Allan Nairn

Hal tersebut diungkapkan jurnalis asal Amerika Serikat tersebut lewat akun Twitter @AllanNairn14, dimana dengan menggunakan bahasa Indonesia, Allan Nairn mengatakan bahwa bila pihak TNI mengancam insan pers Indonesia, TNI juga harus mengancam dirinya

"Bapak2 TNI: Kalau mau mengancam pers Indonesia yang berani, mohon mengancam saya juga," demikian cuitan Allan Nairn di Twitter pada hari Jumat tanggal 21 April 2017

Tak hanya sekali, Allan Nairn kembali mengulang cuitannya tersebut dalam bahasa Inggris

"Dear TNI: If you want to threaten brave Indonesian reporters and publishers, please threaten me too. (TNI threatens legal action v tirto.id)," demikian Allan Nairn dalam bahasa Inggris di Twitter pada hari Jumat tanggal 21 April 2017

Dua cuitan Allan Nairn tersebut menanggapi rencana Mabes TNI untuk untuk mengajukan langkah hukum terkait tulisan Allan Nairn dengan judul "Trump's Indonesian Allies in Bed with ISIS-Backed Militia Seeking to Oust Elected President" yang pertama kali dipublikasikan di situs The Intercept dan kemudian diterjemahkan serta ditampilkan di situs berbahasa Indonesia, yaitu Tirto.id dengan judul "Investigasi Allan Nairn: Ahok Hanyalah Dalih untuk Makar" atas seizin Allan Nairn dan Vivian Siu selaku Direktur Komunikasi The Intercept

Sebagai info tambahan, ancaman kepada Tirto.id tersebut awalnya dilakukan lewat akun Twitter resmi TNI Angkatan Udara (@_TNIAU) yang me-mention akun resmi Puspen TNI (@Puspen_TNI) dan TNI Angkatan Darat (@tni_ad) buat menanggapi laporan Allan Nairn dengan cuitan, "Ada yang nuduh Panglima TNI mau makar nih, enaknya diapain yak?"




Setelah itu, pada hari Kamis tanggal 20 April 2017 lewat akun Facebook resmi Puspen TNI, Mabes TNI mengecap laporan Allan Nairn tersebut dengan stempel "HOAX" dan pada hari Jumat tanggal 21 April 2017 Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Wuryanto mengeluarkan pernyataan bahwa TNI akan menempuh jalur hukum terkait laporan Allan Nairn tersebut



Dikonfirmasi secara terpisah, pemimpin redaksi Tirto.id, yaitu Sapto Anggoro mengaku bahwa pihaknya telah menghubungi Mabes TNI mengenai artikel Alan Nairn yang dimuat di situs Tirto.id tersebut, namun redaksi Tirto.id baru mendapat respons dari Mabes TNI pada hari Jumat siang tanggal 21 April 2017

"Kita coba hubungi tapi baru bisa nyambung tadi siang. Semalam kita hubungi, nyambung ke Humas Mabes TNI tapi tidak mau memberikan tanggapan langsung karena Pak Wuryanto yang berhak memberikan pernyataan. Beliau di-SMS dan WA tidak menjawab, baru siang dapat konfirmasi," ungkap Sapto Anggoro pada hari Jumat tanggal 21 April 2017

Sapto Anggoro juga mengungkapkan bahwa redaksi Tirto.id belum menerima surat keberatan dari Mabes TNI serta siap jika Mabes TNI melakukan upaya hukum

"Sekarang TNI mau melakukan tindakan hukum. Karena ini bagian dari proses liputan, kami tidak bermaksud jemawa. Kita akan menyiapkan diri apabila mabes TNI melakukan upaya hukum," tutur Sapto Anggoro

Mengenai tulisan Allan Nairn, redaksi Tirto.id menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi izin dari penulis yang bersangkutan dan juga situs The Intercept selaku media yang pertama kali memuat laporan orisinal Allan Nairn tersebut

"Kita sebenarnya membaca tulisan itu menarik, kita terjemahkan dan minta izin The Intercept. Setelah kita tayangkan, semuanya dilakukan oleh Allan Nairn jadi dia yang lebih tahu, dia pertanggungjawabkan liputan tersebut," jelas Sapto Anggoro


Allan Nairn Tantang TNI soal Tulisan Makar


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

The Intercept: We Stand by Our Story

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai The Intercept: We Stand by Our Story

Sebagaimana telah diketahui bersama, The Intercept (media online yang berbasis di New York City) yang merilis laporan Allan Nairn pertama kali tersebut mengeluarkan pernyataan ke redaksi Tirto.id untuk merespon perkembangan terakhir atas laporan Allan Nairn yang diterjemahkan redaksi Tirto.id atas seizin Allan Nairn maupun The Intercept

"We stand by our story, and we strongly support Tirto’s right to do its journalistic work free of intimidation or retaliation,"kata Betsy Reed, pemimpin redaksi The Intercept (Kami bersikukuh dengan investigasi yang kami rilis, dan kami mendukung penuh Tirto untuk melakukan kerja-kerja jurnalistik yang bebas dari intimidasi atau serangan balasan)."

Ancaman kepada Tirto.id tersebut awalnya dilakukan lewat akun Twitter resmi TNI Angkatan Udara (@_TNIAU) yang me-mention akun resmi Puspen TNI (@Puspen_TNI) dan TNI Angkatan Darat (@tni_ad) buat menanggapi laporan Allan Nairn dengan cuitan, "Ada yang nuduh Panglima TNI mau makar nih, enaknya diapain yak?"




Setelah itu, pada hari Kamis tanggal 20 April 2017 lewat akun Facebook resmi Puspen TNI, Mabes TNI mengecap laporan Allan Nairn tersebut dengan stempel "HOAX" dan pada hari Jumat tanggal 21 April 2017 Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Wuryanto mengeluarkan pernyataan bahwa TNI akan menempuh jalur hukum terkait laporan Allan Nairn tersebut



Menanggapi rencana TNI untuk melakukan upaya hukum tersebut, Allan Nairn mengungkapkan bahwa bila ada ancaman buat Tirto.id, sebaiknya pihak pengancam juga membawa namanya sebagai penulis laporan. Kepada Mabes TNI, lewat akun Twitter-nya, Allan Nairn justru menantang Mabes TNI untuk turut menuntut dirinya dengan cuitan, "Dear TNI: If you want to threaten brave Indonesian reporters and publishers, please threaten me too. (TNI threatens legal action v tirto.id) (Kalau mau mengancam pers Indonesia yang berani, mohon mengancam saya juga)."



Laporan Allan Nairn yang dirilis The Intercept tersebut berisi plot kudeta para perwira, baik pensiunan maupun yang masih aktif, melalui panggung Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan isu anti-Ahok buat menggulingkan Presiden RI Joko Widodo (Joko Widodo). Dalam laporan tersebut Allan Nairn mengutip pernyataan Jenderal (Purn) Kivlan Zen —dalam proses pemeriksaan Kepolisian Indonesia atas tuduhan makar— bahwa Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo "setuju" atas gerakan kudeta tersebut

Polri sendiri telah menangkap sejumlah individu, termasuk mantan perwira dan pemimpin organisasi Islam, yang terlibat dalam sejumlah aksi demonstrasi di Jakarta dari bulan November 2016 hingga Maret 2017. Dalam wawancara bersama Tirto.id selama 1,5 jam, Allan Nairn mengungkapkan bahwa respons di media sosial dari lingkungan militer atas laporannya dapat diartikan sebagai bentuk "kecemasan" dari pihak yang namanya disebutkan dalam laporan tersebut

Ditanya mengenai proses jurnalisme yang Tirto.id kerjakan untuk laporan terbarunya tersebut, Allan Nairn menjelaskan bahwa dirinya mengerjakan proyek laporan tersebit selama setahun, mewawancarai puluhan narasumber dan hanya orang-orang yang mau dikutip secara on-the-record yang beliau gunakan sebagai sumber laporan, di antaranya Mayjen (Purn) Kivlan Zen dan mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Soleman B. Ponto

Lebih lanjut, Allan Nairn mengungkapkan bahwa fakta-fakta laporannya tersebut diuji oleh tim pengecek fakta dan diperiksa oleh tim legal The Intercept sebelum dirilis. Allan Nairn juga menegaskan bahwa dirinya selalu siap bila ada gugatan hukum atas laporannya tersebut


The Intercept: We Stand by Our Story


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 07 Maret 2017

INI PENYEBAB UTAMA RAJA SALMAN TIDAK MAU MENEMUI RIZIEQ SHIHAB

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin Kembangan info teraktual mengenai INI PENYEBAB UTAMA RAJA SALMAN TIDAK MAU MENEMUI RIZIEQ SHIHAB

Sebagaimana telah diketahui bersama, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menjadi tersangka kasus penghinaan Pancasila serta pesan yang berbau pornografi dengan Firza Husein tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak protokoler Kerajaan Saudi Arabia untuk bertemu dengan Raja Salman

Rizieq Shihab sudah mati-matian melobi dengan mengirimkan foto-foto demo aksi dengan bumbu-bumbu terbesar dalam sejarah umat Islam dan juga mengaku sebagai alumnus universitas di Saudi Arabia


INI PENYEBAB UTAMA RAJA SALMAN TIDAK MAU MENEMUI RIZIEQ SHIHAB


Selain itu, Rizieq Shihab juga menggunakan relasinya di DPR seperti Fadli Zon dan Fahri Hamzah agar diterima pihak Kerajaan Saudi Arabia, namun tetap ditolak dan dilansir dari website Gerilya Politik, belum lama ini terbongkar penyebab utama mengapa pihak protokoler Kerajaan Saudi Arabia tidak mau ditemui Rizieq Shihab, yaitu karena adanya masukan dari Duta Besar Saudi Arabia di Jakarta sebagai berikut:

1) Dalam Stamboom Silsilah Habib, Rizieq Shihab ternyata tidak memiliki garis Keturunan Habaib

2) Pendemo pemerintah DILARANG dalam perundang-undangan Kerajaan Saudi Arabia, sementara Rizieq Shihab ialah aktor intelektual dalam demo-demo yang saat ini sedang berurusan dengan masalah hukum, sehingga Raja Salman tidak berkenan

3) Sebagai seorang raja yang menganut sistem kekuasaan Absolut Monarchi, Yang Mulia Raja Salman harus mengutamakan hubungan bilateral dengan pemerintah Indonesia sebagai Mitra Strategis daripada dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang memanfaatkan kunjungan Raja Salman, apalagi Indonesia, dan sebagai konsekuensinya beberapa kelompok tidak direkomendasikan untuk bertatap muka dengan Raja Salman

4) Rizieq Shihab mendesak Fahri Hamzah dan Fadli Zon agar dia dapat hadir di gedung DPR RI saat kunjungan Raja Salman, namun pihak pengamanan Saudi Arabia tidak memperbolehkan kehadiran Rizieq Shihab, begitu juga saat di Masjid Istiqlal

Info tersebut telah tersebar luas di dunia maya, terutama di Facebook dan juga WhatsApp, sebagaimana dapat dilihat di bawah ini






By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 22 Februari 2017

Ulama Australia Tantang Debat FPI Soal Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengewnai Ulama Australia Tantang Debat FPI Soal Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, seorang ulama Syiah asal Iran yang bermukim di Australia membuat heboh media sosial Indonesia, karena dengan tegas menyatakan pembelaan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi terdakwa kasus penistaan agama terkait surat Al-Maidah 51

Dalam serangkaian kicuannya di Twitter, Shaikh M. Tawhidi bahkan menantang para lawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), termasuk Front Pembela Islam (FPI) untuk berdebat mengenai surat Al-Maidah 51

"Saya ingin berdebat dengan semua ulama FPI dan Muhammadiyah tentang surat Al-Maidah 51 dalam Quran. Mereka tidak punya pengetahuan sama sekali (I'm willing to debate all FPI & Muhamadia Ulama on the Quranic Verse Al Ma'idah 51. They have no knowledge at all)," bunyi salah satu kicauan Shaikh M. Tawhidi tertanggal 15 Februari 2017




Shaikh M. Tawhidi bahkan secara terang-terangan meminta Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan penegak hukum di Indonesia untuk mengizinkan dia datang dan bersaksi membela Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di pengadilan dengan langsung menyebut akun Twitter presiden dalam kicauannya tersebut



Shaikh M. Tawhidi yang menyebut dirinya sebagai "Imam of Peace" tersebut mengaku bahwa dirinya mengenal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara pribadi dan menulis, "Bisa saya katakan bahwa dia lebih berketuhanan dibandingkan oposisi Muslim yang rusuh di luar kantornya (I personally know Gov. Ahok and i can safely say he is more of a man of God than any Muslim opposition rioting outside his office)"



Sehari kemudian (tepatnya tanggal 16 Februari 2017) Shaikh M. Tawhidi menulis bahwa dirinya akan terbang ke Indonesia dan berjanji mengirim jadwal kedatangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta



Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi terdakwa kasus penistaan agama setelah pada bulan September 2016 dalam pertemuan dengan masyarakat Pulau Pramuka beliau mengatakan, "jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah 51" dan sebagian pelapor serta saksi yang melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus tersebut ialah para anggota Front Pembela Islam (FPI)



By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 01 Februari 2017

Lahan Rizieq Shihab di Megamendung Tak Terdaftar di Kantor Pertanahan Bogor

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info terkatual mengenai Lahan Rizieq Shihab di Megamendung Tak Terdaftar di Kantor Pertanahan Bogor

Sebagaimana telah diketahui bersama, Kantor Pertanahan/Agraria dan Tata Ruang (Kanhan/ATR (dulu Badan Pertanahan Nasional)) Kabupaten Bogor memastikan bahwa lahan milik Rizieq Shihab di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang kini dipermasalahkan tersebut belum terdaftar di Kantor Pertanahan/Agraria dan Tata Ruang (Kanhan/ATR)

Kepala Kantor Pertanahan/Agraria dan Tata Ruang (Kanhan/ATR) AW Ganjar menuturkan bahwa pihak Kantor Pertanahan/Agraria dan Tata Ruang (Kanhan/ATR) Kabupaten Bogor menyatakan untuk saat ini soal lahan bermasalah tersebut bukan di ranahnya, melainkan di Perhutani dan Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII

"Belum, bukan diranah kami. Tapi di Perhutani dan PTPN. Belum ada permohonan pengajuan ke kami, jadi bukan ranah kami. Akan ada atau tercatat kalau ada pengajuan permohonan pengukuran," papar AW Ganjar pada hari Kamis tanggal 26 Januari 2017

Camat Megamendung Hadijana ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa lahan milik Rizieq Shihab tersebut memang masuk wilayah administrasi beliau, dimana lokasi tepatnya berada di Desa Kuta dan di lahan tersebut terdapat beberapa bangunan yang terdiri dari masjid, bangunan tempat tinggal dan pesantren

"Tanah yang sekarang didiami Rizieq itu tanah garapan. Lokasi administratifnya memang di Megamendung, di Desa Kuta. Jalan akses masuk ke area itu masuk Desa Sukagalih," ungkap Hadijana

Menurut Hadijana, dari informasi yang diperoleh beliau, lahan milik Rizieq Shihab tersebut luasnya mencapai 6.000 meter persegi dan sejak diketahui milik Perhutani dan Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, Hadijana mengaku bahwa dirinya tidak dilibatkan

"Tinggalnya sih sudah lama, sudah tahunan. Itu lahan negara, jadi kami tidak dilibatkan. Kewenangannya PTPN VIII Gunung Mas," lanjut Hadijana

Sepengetahuan Hadijana, ketentuannya di lahan negara tersebut tidak boleh ada bangunan

"Ada beberapa bangunan. Ada masjid, saya dan muspika, pernah juga ke sana," beber Hadijana

Terkait ada kabar soal pengusiran warganya (penggarap) akibat penyerobotan tanah, Hadijana pun memastikan tidak ada

"Enggak ada kabar dari masyarakat soal itu (pengusiran). Pastinya kalau ada masalah pasti ada laporan ke desa dan dari desa ke sini. Dari Desa Kuta tidak ada, dari Desa Sukagalih yang perbatasan juga tidak ada," ungkap Hadijana

Sebagai info tambahan, kasus tersebut mencuat setelah adanya laporan warga ke Polda Jabar mengenai penyerobotan tanah oleh pihak Rizieq Shihab, dimana hal tersebut diungkapkan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan dan saat ini kasus tersebut sedang dalam tahap penyelidikan kepolisian


Lahan Rizieq Shihab di Megamendung Tak Terdaftar di Kantor Pertanahan Bogor


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Kamis, 05 Januari 2017

Pancasila dihina, TNI hentikan kerja sama militer dengan Australia

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pancasila dihina, TNI hentikan kerja sama militer dengan Australia

Sebagaimana telah diketahui bersama, TNI akan menghentikan seluruh kerja sama dan latihan militer dengan Australia untuk sementara, dimana Mabes TNI menegaskan bahwa seluruh kerja sama akan dikaji kembali sebelum TNI bersedia membuka kembali hubungan dengan Australia

"Bukan hanya latihan militer, tetapi seluruh kerja sama dengan Australia," kata Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto pada hari Rabu tanggal 04 Januari 2017

Mayjen Wuryanto menjelaskan bahwa penyebab penghentian sementara tersebut karena masalah teknis dan turun naiknya hubungan bilateral antara kedua negara

Saat dikonfirmasi adanya pelecehan terhadap lambang negara Pancasila saat prajurit Kopassus tengah melatih pasukan khusus di Australia, Mayjen Wuryanto tidak menampik, namun beliau tidak menjelaskan secara detil

"Ya ada masalah itu dan ada beberapa hal yang masih harus kita kaji lagi agar hubungan kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak," tutup Mayjen Wuryanto

Sebelumnya, TNI secara rutin menggelar latihan bersama dengan Australia dan salah satu yang sering berlatih ialah Kopassus TNI AD


Pancasila dihina, TNI hentikan kerja sama militer dengan Australia


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Kamis, 15 Desember 2016

Ini Peringatan Miliarder Terkaya di China untuk Donald Trump

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ini Peringatan Miliarder Terkaya di China untuk Donald Trump

Sebagaimana telah diketahui bersama, peringatan dilayangkan orang terkaya di Tiongkok, yaitu Wang Jianlin kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dimana sang miliarder Tiongkok tersebut menungkapkan bahwa niat Presiden ke-45 Amerika Serikat tersebut untuk menerapkan pembatasan investasi China di Amerika Serikat akan dibayar dengan harga mahal

"Aku berinvestasi lebih dari US$ 10 miliar di AS, mempekerjakan lebih dari 20 ribu orang. Jika hal yang tak diinginkan terjadi, 20 ribu orang lebih akan kehilangan pekerjaan," ungkap Wang Jianlin dalam KTT Pengusaha China (China Entrepreneur Summit), sebagaimana dikutip dari AsiaOne pada hari Selasa tanggal 13 Desember 2016

Bos real estate dan pimpinan Dalian Wanda Group tersebut meminta mantan Senator AS, yaitu Christopher Dodd (yang kini mengepalai Motion Picture Association of America) untuk menyampaikan pesan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump

"Selain itu, dalam industri film dan hiburan, Anda harus paham bahwa film berbahasa Inggris bergantung pada pasar China untuk tumbuh," tambah Wang Jianlin

Dalian Wanda Group mengakuisisi sejumlah bisnis hiburan Hollywood, termasuk AMC Theatres, studio film Legendary Entertainment LLC dan juga membeli Carmike Cinemas Inc.

Saat kesepakatan diresmikan, AMC Theatres akan menjadi jaringan bioskop terbesar di Amerika Serikat. Dalian Wanda Group juga berencana membeli produser Golden Globe Awards, Dick Clark Productions Inc.

Selain itu, sang miliarder juga mengincar salah satu studio "Big Six" Hollywood

Sebagai info tambahan, akuisisi besar-besaran pihak asing dicermati para anggota Kongres Amerika Serikat yang menuntut adanya pembatasan, namun menurut Wang Jianlin, sikap Kongres belum mewakili kebijakan Amerika Serikat

"Saya pikir kita harus menunggu sampai Trump menjabat, untuk melihat seperti apa sikapnya terhadap perusahaan hiburan China," jelas Wang Jianlin

Menurut versi Hurun, Wang Jianlin menempati posisi teratas dalam daftar orang terkaya di Tiongkok, dimana dengan total harta mencapai US$ 32,1 miliar, kekayaan beliau mengungguli pemilik Alibaba, yaitu Jack Ma

Posisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait investasi China di Amerika Serikat tidak jelas, dimana retorika kampanye difokuskan terutama pada perdagangan barang yang diproduksi antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh China mengambil lapangan kerja untuk warga Amerika Serikat dengan tidak memenuhi aturan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat China berang, karena melakukan pembicaraan dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada hari Jumat tanggal 02 Desember 2016


Ini Peringatan Miliarder Terkaya di China untuk Donald Trump


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 13 Desember 2016

Pria Ini Dinyatakan Tak Bersalah Setelah 21 Tahun Dipenjara

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pria Ini Dinyatakan Tak Bersalah Setelah 21 Tahun Dipenjara

Sebagaimana telah diketahui bersama, seorang pria bernama Nie Shubin dari Hebei, Tiongkok akhirnya menghirup udara bebas setelah mendekam dalam penjara selama 21 tahun, dimana Mahkamah Agung Rakyat (SPC) mengakui bahwa terdapat kesalahan dalam sisten peradilan di China yang telah menyebabkan Nie Shubin mendekam dalam penjara


Pria Ini Dinyatakan Tak Bersalah Setelah 21 Tahun Dipenjara


Nie Shubin divonis telah memperkosa dan membunuh seorang perempuan yang bernama Shijia Zhuang dan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita resmi Cina Xinhua, Mahkamah Agung Rakyat (SPC) menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan prestasi penting dalam meningkatkan sistem peradilan. Selain itu, Mahkamah Agung Rakyat (SPC) juga menyatakan bahwa pembebasan tuduhan Nie Shubin membuktikan bahwa China sangat menjunjung hak asasi manusia dan hal tersebut berdampak pada kredibilitas publik

Keluarga Nie Shubin menyambut pembebasan Nie Shubin sebagai hal yang mencerahkan setelah mengalami perjuangan yang panjang, dimana keluarga Nie Shubin telah berjuang untuk memperoleh keadilan sejak tahun 1995 (saat Nie Shubin dituduh telah memperkosa dan membunuh Shijia Zhuang)

Mahkamah Agung Rakyat (SPC) membatalkan keputusannya setelah menemukan bahwa selama dalam persidangan telah terjadi beberapa pelanggaran hukum, diantaranya bukti dan dokumen yang hilang serta pengakuan dokumen yang tidak bisa diterima, bahkan yang lebih fatal, fakta rincian penting seperti waktu dan penyebab kematian belum dikonfirmasi oleh jaksa

Pada tahun 2005 seorang pria bernama Wang Shujin mengakui bahwa dirinya melakukan kejahatan yang dituduhkan Nie Shubin, namun pemeriksaan terhadap kasus Nie Shubin tersebut terhenti, karena pejabat yang memeriksa Nie Shubin dipindahkan ke departemen lain

Hampir sepuluh tahun orang tua Nie Shubin menunggu kesempatan untuk membela anaknya tersebut dan perjuangan orang tua Nie Shubin berhasil, dimana kasus tersebut kembali dibuka pada tahun 2014

"Suami dan saya yakin, dan terus berusaha untuk hidup sampai anaknya bebas dari tuduhan," ungkap Zhang Huanzhi (ibu Nie Shubin)

Akhirnya berita yang ditunggu-tunggu atang juga, dimana Nie Shubin dinyatakan tidak bersalah dan hanya perlu waktu sebulan untuk memeriksa dan memutuskan Nie tidak bersalah


Pria Ini Dinyatakan Tak Bersalah Setelah 21 Tahun Dipenjara


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...