Welcome to Indonesia Hebat

Website nomor 1 Indonesia
Saatnya kebaikan membawa Indonesia Hebat kembali menjadi Macan Asia bersama Jokowi-JK

Smiley face
Tampilkan postingan dengan label teman ahok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teman ahok. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2016

Video Ini Ungkap Sosok Ahok Sesungguhnya Di Mata Para Rekan Kerjanya

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Video Ini Ungkap Sosok Ahok Sesungguhnya Di Mata Para Rekan Kerjanya

Sebagaimana telah diketahui bersama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikenal beberapa masyarakat sebagai sosok yang kasar, dan arogan, namun banyak juga yang merasa bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai seorang sosok yang selalu membantu warga, ramah dan gigih dalam membangun DKI Jakarta

Media fitnah berlomba-lomba untuk menciptakan kebencian di masyarakat terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan mempertontonkan cuplikan ketika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang marah besar, namun yang dipertontonkan hanya berupa potongan video saat beliau marah besar dan bukan video lengkap yang dapat menunjukkan dari awal alasan mengapa hal tersebut dapat terjadi

Banyak komentar-komentar kebencian terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di media sosial akibat pengaruh media fitnah tersebut, dimana mereka merasa tahu sosok seorang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lewat artikel di media fitnah yang mereka yakini tersebut, padahal sangatlah mungkin isi artikel tersebut telah dipelintir sedemikian rupa dari aslinya untuk menciptakan kebencian masyarakat terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Yang pasti ialah jika ingin mengetahui sosok seorang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang harus kita dengar adalah suara mereka yang setiap hari berada di sisi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan bekerja setiap hari mendampingi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam menjalankan tugas negara

Komunitas Teman Ahok membuat sebuah video berjudul "Ahok Dikenal, Ahok Disayang" yang diupload ke YouTube mengenai sosok Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sesungguhnya di mata para rekan kerja beliau, dimana dalam mengenal seorang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) haruslah menyiapkan hati yang cukup bersih dan adil. Membuka mata pada kinerja Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan sulit dilakukan oleh mereka yang tidak mengenal beliau, namun lebih suka menyudutkan, anti, menolak dan membenci beliau


Video Ini Ungkap Sosok Ahok Sesungguhnya Di Mata Para Rekan Kerjanya


Untuk mengetahui bagaimana kesan mereka yang sehari-hari bekerja bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merupakan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 dan mengenal baik siapa beliau, silahkan tonton video YouTube berdurasi 4 menit 59 detik di bawah ini

#TetapAhok




By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 02 Agustus 2016

Teman Ahok Ungkap di Balik Trending Topics #BalikinKTPGue

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Teman Ahok Ungkap di Balik Trending Topics #BalikinKTPGue

Sebagaimana telah diketahui bersama, sejak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju lewat jalur partai politik, tagar #BalikinKTPGue ramai di dunia maya yang menyatakan kekecewaan karena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak jadi maju lewat jalur independen

Kelompok relawan Teman Ahok meyakini bahwa cuitan tersebut merupakan serangan dari buzzer salah satu lawan politik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana dengan bantuan dari konsultan digital Muvera, juru bicara Teman Ahok Singgih Widiyastono mengungkapkan bahwa ramainya tagar tersebut adalah hasil cuitan para "bot"

"Kan ada Muvera yang mantau, itu mainanbuzzer," ungkap Singgih Widiyastono beberapa waktu lalu

Singgih Widiyastono menjelaskan bahwa hal tersebut terlihat dari hasil analisis cuitan yang tidak organik, bahkan sebagian besar cuitan-cuitan tersebut berasal dari luar Jakarta

Teman Ahok menanggapi santai serangan-serangan di dunia maya serta menggalang dukungan di Twitter dengan tagar #tetapAhok

Singgih Widiyastono tidak menampik bahwa ada kekecewaan ketika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah memutuskan maju lewat jalur parpol, namun kekecewaan tersebut tidak berlangsung lama hingga membuat pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbalik arah mendukung calon lainnya

"Kecewa pasti ada, tapi kalau sampai enggak jadi milih mungkin ada, tapi jumlahnya enggak banyak," tutup Singgih Widiyastono

Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengumumkan keputusannya untuk maju lewat jalur parpol seusai halalbihalal bersama Teman Ahok di Graha Pejaten nomor 3, Jakarta Selatan pada hari Rabu tanggal 27 Juli 2016

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) didukung oleh Partai Golkar, Partai Nasdem dan Partai Hanura, dimana jumlah suara tiga partai tersebut cukup untuk mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017


Teman Ahok Ungkap di Balik Trending Topics #BalikinKTPGue


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Senin, 27 Juni 2016

POLITISI BARISAN SAKIT HATI

Tidak ada komentar:

#PEMBUSUKANTEMANAHOK

POLITISASI BARISAN SAKIT HATI

Entah kebetulan entah tidak, semua serangan mulai gencar ketika Teman Ahok akhirnya mencapai 1 Juta KTP. Dan entah kebetulan juga, metode pembusukan-nya dilakukan 'seolah-olah' dari dalam. Orang yang pernah bersentuhan dengan kita, namun kemudian tersingkir dalam gerakan, tiba-tiba datang dan menggembosi gerakan. Padahal mereka, Barisan Sakit Hati ini, tidak tahu banyak tentang Gerakan karena hanya bergabung di awal, ketahuan melanggar, dan tidak tahu perkembangan. Tapi mungkin mereka berhasil menemukan pihak yang berkepentingan yang mau memfasilitasi mereka, dan mereka bersedia di politisasi

Pagi ini, di hari Rabu siang (tanggal 22 Juni 2016) di bulan Ramadhan, sebuah berita dari kafe di wilayah Cikini memberikan serangan. Tidak terlalu mengagetkan, karena lebih pagi lagi sebelum acara tersebut berlangsung,  salah satu PJ Posko sudah datang tergopoh ke Markas untuk memberitahu hal tersebut. Dia mengaku ditekan secara sosial, namun akhirnya lebih memilih membocorkan adanya gerakan tersebut, sekaligus meminta perlindungan dengan merahasiakan namanya

Menurutnya, memang ada sebuah gerakan dari sebuah Ormas untuk mengumpulkan orang yang tersingkir di Teman Ahok dan memfasilitasi mereka untuk membuat pertemuan pers. Data-data dan perhitungan dibuat langsung oleh pengurus ormas yang bersangkutan, dengan keterangan terbatas dari orang-orang yang sudah dikeluarkan dari struktur.  Kita langsung "ngeh" bahwa ini adalah hal yang dijanjikan oleh seorang politisi pada malam sebelumnya di sebuah acara Televisi. Pada akhirnya, Teman Ahok masih sempat  untuk ikut datang ke acara tersebut untuk melihat apa yang terjadi secara langsung

Berikut ada tudingan dan klarifikasi yang akan kami sampaikan:

1. Siapakah orang-orang ini, benarkah mereka relawan Teman Ahok? Benarkah mereka Digaji?

Sebelum menjawab hal tersebut, kita jelaskan Posko Teman Ahok. Selain booth Teman Ahok (yang tugas utamanya menjual Merchandise), dan Posko Partisipasi (yang dibentuk dan dibiayai sendiri oleh Warga, dan jumlah dari Posko inilah yang paling banyak), Teman Ahok juga mempunyai posko Teman Ahok

Posko Teman Ahok adalah posko yang dibentuk sendiri oleh Teman Ahok untuk menyasar wilayah yang padat penduduk dan golongan masyarakat menengah ke bawah. Posko ini dibentuk dan dibiayai oleh Teman Ahok. Karena untuk kalangan bawah, dan mereka tak punya biaya namun bersedia mengumpulkan KTP, Posko ini dipinjamkan printer (untuk fotocopy KTP), HP untuk koordinasi dan tentu saja dana operasional  mingguan. Dana operasional sebagai pengganti transportasi diberikan selama dia memenuhi target yang diberikan.  Pengganti ini wajar, karena sebagai masyarakat bawah kami paham mereka harus bolak balik ke Pejaten dan untuk bergerak ke masyarakat

Target ini diberikan, agar pergerakan menjadi maksimal. Teman Ahok tidak bisa memberikan fasilitas bahkan dana operasional, jika mereka tak mampu mendapatkan target. Akan tidak adil, jika Posko santai-santai tidak ditarget, Sementara relawan lain yang jualan merchandise berjibaku mencari uang untuk memberikan fasilitas kepada mereka.  Jika tidak tercapai target, bisa karena KTP di wilayah memang bukan basis Ahok dan wilayah tersebut sudah jenuh, maka kami akan memindahkan fasilitas ke wilayah lain yang masih bisa mengumpulkan KTP

Begitupun jika mereka ketahuan berbuat curang, mereka akan diberikan peringatan untuk berubah. Jika tidak berubah, mereka akan dikeluarkan dari sistem dan posko tersebut ditutup. Tentu semua fasilitas harus dicabut, printer dan hp, karena harus dipakai di tempat lain yang akan dibuka

Nah, Sebagian besar mereka  yang menlakukan konfipers tadi pagi (selanjutnya kami  menyebut dengan Pak Richard cs)  adalah orang yang sudah dikeluarkan dari struktur karena ketahuan berbuat curang dalam pengumpulan KTP via Posko Teman Ahok. Mulai dari pemalsuan ttd, mengarang no. HP dan lainnya. Ini semua terkonfirmasi karena Teman Ahok memiliki sistem verifikasi sebelum KTP dikumpulkan. Petugas di Markas Pusat akan memperhatikan keanehan di tandatangan, dan no hp. Dan secara random akan mengecek no hp dikonfirmasi, dan menelpon tandatangan yang dicurigai. Semua formulir akan ditandai dan diberi kode, sehingga kita bisa tahu dari posko mana formulir ini berasal, dan setiap itu ada bukti tanda terima.  Untuk yang ketahuan curang, KTP MEREKA TIDAK AKAN DIHITUNG DAN AKHIRNYA KITA KELUARKAN

Namun memang tidak selamanya sistem kita berhasil. Kami juga mengaku kecolongan. Dalam acara Pak Richard cs, kami juga melihat ada beberapa PJ posko aktif yang datang, namun memang tidak bicara banyak Mungkin ada hubungan solidaritas, karena setelah dicek Posko tersebut, Formulir nya bisa dikonfirmasi. Meski jumlahnya tidak sampai ribuan, Kami akan cek lebih lanjut KTP yang dikumpulkan oleh Posko Aktif dari Pak Richard cs

2. Sistem Kerja Teman Ahok adalah Perusahaan, bukan Relawan

Teman Ahok merasa tudingan bahwa kita adalah sebuah 'perusahaan' ketimbang sebuah gerakan relawan adalah Sebuah Pujian. Teman Ahok memang bukan sebuah gerakan relawan yang menghabiskan uang. Tidak jamannya lagi, dan memberi efek buruk

Dari awal mendirikan Teman Ahok kita sepakat untuk bersikap professional dalam kerja mengumpulkan KTP dan mengelola keuangan. Teman Ahok memiliki pemasukan dari Merchandise untuk operasional, dan bagi teman-teman yang bergerak dilapangan kami berusaha semampu mungkin untuk memberikan fasilitas. Kita harus mampu professional sesuai dengan sosok Ahok yang kita usung, dan setiap orang wajib mempertanggungjawabkan fasilitas yang diberikan. Di poin bawah akan kita bahas lebih lanjut mengenai insentif atau gaji yang dituduhkan

3. Katanya Teman Ahok Keluarkan Sampai 12 Milyar?

Disinilah letak fitnah yang lucu yang disampaikan oleh Pak Richard cs. Dari informasi yang kami terima ini bahkan dibuatkan oleh perkiraan ormas yang mempolitisasi mereka. Mari kita tengok sejenak, perkiraan mereka. Berikut penjelasan kami, yang kami confirm dari data keuangan

a. HONOR PJ POSKO. Honor tidak bisa dikali 153 tiap bulan, karena jumlah posko tidak selalu 153 posko. Di posko terdaftar juga tidak semua aktif di bulan tersebut. Bahkan ada waktu seperti Agustus dan September 2015, yang jumlah posko Aktif hanya 15 dan 35 Posko. Dan tidak semua PJ Posko adalah orang yang "butuh uang" seperti Pak Richard cs. Ada juga yang tidak mau menerima dana operasional, karena akhirnya ada uang untuk operasional sendiri

b. HONOR KOORDINATOR POSKO. Tidak semua Koordinator Posko mendapat honor, hanya mereka yang membutuhkan uang. Bahkan Koordinator Posko adalah orang yang mapan, kebanyakan hanya minta dibiayai jika mengumpulkan para PJ Posko untuk biaya makan dan meeting

c. Biaya Distribusi Koran TA tidak bisa dikali 153, sesuai dengan kondisi di poin (a)

d. Biaya Cetak Koran TA semuanya ditanggung donatur yang mempunyai percetakan. Teman Ahok terima bersih dalam bentuk Koran jadi, jadi tidak ada aliran dana. Semua ini ada buktinya, dan para donatur juga bisa dikonfirmasi

e. Pengadaan Printer, HP dan Laptpop sebagian dibeli dan sebagian pinjaman. Dan yang pasti ini aset. Dan tidak semua posko juga diberikan, karena mereka ada yang punya printer dan laptop sendiri, dan menolak HP karena HP yang kita berikan tidak lebih baik dari punya mereka

f. Spanduk Posko, semua bukti ada, dan tidak 500 buah, kami tidak tahu dari mana perkalian mereka dapat

g. Pengadaan seragam juga adalah donasi dalam bentuk barang. Kecuali ada dalam bentuk susulan

Dari item-item keuangan yang mereka sebut dalam keuangan tersebut, kami bisa pastikan ini adalah karangan belaka untuk menjatuhkan Teman Ahok, dan menghilangkan harga satu juta KTP yang sudah terkumpul. Bisa juga ini merupakan pancingan untuk Teman Ahok mengeluarkan detail laporan keuangan untuk menjadi celah serangan berikutnya

Teman Ahok belum mengeluarkan laporan keuangan untuk 2016. Di 2016 kita sangat fokus mengumpulkan KTP karena ada pengumpulan ulang. Teman Ahok tetap menjunjung transparansi dalam bentuk laporan keuangan. Laporan lengkap nanti  akan kami berikan saat kami mendaftarkan Ahok-Heru sebagai calon independen. Semua akan dipertanggungjawabkan

4. Terkait dengan pemalsuan KTP ini bisa dipidanakan (yang dilakukan oleh pihak Richard cs) kami mendukung para pemilik KTP yang dipalsukan untuk memperkarakan ini secara hukum. Ini diluar pengetahuan kami sebagai organisasi dan kami akan support dengan data-data yang dibutuhkan

Terimakasih,

Juru Bicara Teman Ahok

Amalia Ayuningtyas


POLITISI BARISAN SAKIT HATI



SUMBER : http://temanahok.com/artikel/182-politisasi-barisan-sakit-hati?l=id

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Sabtu, 18 Juni 2016

SEJUTA TEMAN AHOK

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai SEJUTA TEMAN AHOK

Selama kurang lebih 4 bulan bergerilya melakukan pengumpulan KTP ulang untuk Ahok–Heru yang dimulai dari Maret hingga Juni 2016. Teman Ahok kini telah berhasil mencapai target awalnya mengumpulkan hampir 1 juta KTP sebagai tanda dukungan untuk pasangan Ahok-Heru

"Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua relawan yang sudah berpartisipasi selama ini membantu gerakan ini, hingga akhirnya tercapai 1 juta KTP," ucap Amalia Ayuningtyas Jubir Teman Ahok

Hingga saat berita ini ditulis (tanggal 16 Juni 2016) tercatat sudah ada 990.323 KTP terkumpul, Amalia Ayuningtyas memprediksikan pada hari Minggu 19 Juni 2016 nanti sudah terkumpul 1 juta KTP sebagai tanda dukungan untuk pasangan Ahok–Heru

Dalam rangka tercapainya 1 juta KTP untuk Ahok–Heru, Teman Ahok akan mengadakan acara buka bersama dan syukuran 1 Juta KTP bersama para relawan di markas Teman Ahok di Graha Pejaten. Rencananya di acara nanti juga akan ada penghitungan mundur menuju 1 juta KTP lalu ditutup dengan buka bersama dan doa bersama dengan relawan. Selain itu ada juga pameran foto tentang perjalanan Teman Ahok

"Alhamdulillah target awal kami sudah tercapai dan jatuhnya juga bertepatan dengan bulan suci, nanti di hari minggu tanggal 19 Juni kita mau buat acara bukber sekaligus syukuran tercapainya 1 juta KTP," tambah Amalia Ayuningtyas

Selain itu, akan ada Parade Satu Juta KTP. Menurut Amalia Ayuningtyas, nantinya masyarakat bisa melihat sendiri wujud satu juta KTP yang selama ini dikumpulkan oleh Teman Ahok

"Jadi bagi teman-teman yang selama ini penasaran bagaimana sih penampakan satu juta dukungan itu, bisa datang hari minggu besok. Akan kita pajang semuanya, sekaligus 780 ribu KTP yang discontinued," ujar Amalia Ayuningtyas

Di Bukber Teman Ahok nanti relawan dapat berkontribusi dengan membawa makanan dan minuman untuk dibagikan. Acaranya sendiri akan dimulai pukul 15.00 hingga 19.00 bertempat di Taman Komplek Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu

"Kami mengundang seluruh teman-teman untuk ikut berpartisipasi dan merayakan pencapaian target ini bersama-sama, karena hasil pencapaian yang kami dapatkan semua karena dukungan dan bantuan tanpa henti dari teman-teman," tutup Amalia Ayuningtyas


SEJUTA TEMAN AHOK


SUMBER : Sejuta Teman Ahok

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 15 Juni 2016

Teman Ahok akan Berevolisi Jadi Relawan Jokowi di Pilpres 2019

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Teman Ahok akan Berevolisi Jadi Relawan Jokowi di Pilpres 2019

Sebagaimana telah diketahui bersama, komunitas Teman Ahok diduga akan berevolusi menjadi Relawan Jokowi di Pilpres 2019, dimana indikasi tersebut terlihat dari riwayat mereka saat Pilkada DKI Jakarta 2012

Plt Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai menilai bahwa Teman Ahok merupakan sekumpulan anak muda hebat yang tidak ingin berlaku apatis dan tetap ingin hak politiknya digunakan ketika pesta demokrasi berlangsung

Yorrys Raweyai menduga bahwa Teman Ahok akan berevolusi menjadi Relawan Jokowi pada Pilpres 2019. Hal ini yang perlu diperhitungkan Partai Golkar, karena partai beringin tersebut telah menentukan dukungan untuk Jokowi di Pilpres 2019


Teman Ahok akan Berevolisi Jadi Relawan Jokowi di Pilpres 2019


"Kita musti lihat peluang (Pilkada) DKI untuk 2019. Dia ini (Teman Ahok) enggak bilang ikut Golkar, PDIP, NasDem, tidak. Dia senang melihat orang. Pasti 2019 akan pilih (Jokowi). Karena dia tidak mau menghilangkan hak pilih, tapi enggak mau ikut partai. Ini partai politik kok begini, itu hak dia. Itu demokrasi," ungkap Yorrys Raweyai

Terkait dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta 2017, Yorrys Raweyai meminta Teman Ahok tidak khawatir serta menyadari bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak akan menutup mata terhadap kinerja Teman Ahok selama ini. Selain itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki beban psikologis jika harus mementahkan begitu saja perjuangan Teman Ahok

Yorrys Raweyai juga mengaku bahwa dirinya sering berkomunikasi dengan Teman Ahok

"Kita selalu komunikasi dengan mereka. Kita berikan penguatan kepada mereka. Kita punya harapan. Kalau saya, selalu komunikasi dengan Teman Ahok di mana-mana. Hampir sekali, dua kali ketemu," tutur Yorrys Raweyai


Teman Ahok akan Berevolisi Jadi Relawan Jokowi di Pilpres 2019


Dukungan dari Partai Golkar tidak dipungkiri membuat Teman Ahok galau, karena Teman Ahok khawatir jagoannya tersebut berpindah haluan dari jalur independen ke jalur partai politik

Hal tersebut sangat beralasan mengingat bila Partai Golkar memberi dukungan pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) , dukungan kursi anggota DPRD yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencapai 24 kursi (Partai Golkar 9 kursi, Partai NasDem 10 kursi dan Partai Hanura 10 kursi) dan hal tersebut berarti langkah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju lewat jalur parpol terbuka lebar, karena jumlah dukungan minimal yang harus dikantongi calon gubernur DKI Jakarta jika ingin maju melalui jalur parpol adalah 22 kursi di DPRD DKI Jakarta

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Sabtu, 11 Juni 2016

Wejangan Guntur Soekarnoputra pada Ahok soal Teman Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Wejangan Guntur Soekarnoputra pada Ahok soal Teman Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku bahwa dirinya mendapat wejangan dari Guntur Soekarnoputra (putra sulung Ir. Soekarno) mengenai Teman Ahok saat mereka berdua bertemu di sela-sela haul almarhum Taufiq Kiemas di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu

"Kata beliau, Teman Ahok itu pemuda-pemuda yang militan dan revolusioner, katanya. Kamu harus perhatikan betul Teman Ahok itu. Itu nasihat beliau," ungkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta

Sebelum melontarkan pernyataan tersebut, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut bahwa Guntur Soekarnoputra sempat menceritakan mengenai ucapan Ir. Soekarno yang pernah menyebut bahwa hanya butuh satu pemuda revolusioner untuk mengguncang dunia

"Kalau kumpulin 1.000 orang tua waktu hanya habis buat mimpi, tetapi kalau kamu kumpulin satu pemuda saja yang revolusioner, kamu akan mengguncang dunia," cerita Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencontohkan ucapan Guntur Soekarnoputra

Sebagai info tambahan, Teman Ahok merupakan kelompok relawan pengumpul data KTP agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapar maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen dan data KTP dukungan saat ini sudah hampir mencapai 1 juta


Wejangan Guntur Soekarnoputra pada Ahok soal Teman Ahok


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Cerita Ahok Tentang Jurus Detik Terakhir Megawati

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Cerita Ahok Tentang Jurus Detik Terakhir Megawati

Sebagaimana telah diketahui bersama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keukeuh maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lewat jalur independen, padahal beberapa waktu lalu beliau telah bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan saat ini modal Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tetap 1 juta KTP yang kini tengah diusahakan komunitas Teman Ahok

"Kalau saya sih enggak mungkin ninggalin Teman Ahok. Bisa kecewa berat (mereka)," ungkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat

Meski PDI Perjuangan berpotensi paling besar mengusung calon gubernur DKI Jakarta sendiri, namun partai banteng moncong putih tersebut belum menentukan langkah, karena menunggu titah Megawati Soekarnoputri yang biasanya mengambil keputusan politik di detik terakhir

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pernah bercerita terkait fenomena detik terakhir Megawati Soekarnoputri dalam Pilkada DKI Jakarta 2012, dimana saat itu ada sejumlah nama yang ditawarkan internal PDI Perjuangan untuk dipasangkan dengan Joko Widodo (Jokowi) dan salah satunya ialah Dedy Mizwar

"Bu Mega bilang, 'saya maunya Ahok'. Padahal, waktu itu sudah dipesan baju segala macam buat calon lainnya. Tapi tidak jadi," cerita Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Saat itu hasil survei menempatkan nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada urutan tiga dari bawah, namun keputusan Megawati Soekarnoputri yang memilih Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di detik terakhir mengubah segalanya

"Ya sudah, akhirnya menang juga kita di Pilkada kemarin," terang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Selain Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Megawati Soekarnoputri juga diketahui memutuskan nama-nama seperti Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo dan Joko Widodo (Jokowi) di detik terakhir. Meski demikian, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih bungkam terkait pembicaraan dirinya dengan orang nomor satu di PDI Perjuangan tersebut dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya yakin bahwa Megawati Soekarnoputri sedang menyiapkan calon gubernur yang terbaik untuk warga DKI Jakarta

"Aku enggak berani omong, nanti kamu lihat ibu Mega. Saya percaya, bu Megawati pasti tahu yang terbaik. Beliau hanya selalu ngomong, `saya pasti berikan yang terbaik untuk orang Jakarta`," tutup Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


Cerita Ahok Tentang Jurus Detik Terakhir Megawati


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 01 Juni 2016

Heru Budi Hartono akan Mundur dari PNS Bila Sejuta KTP Dukungan Sudah Terkumpul

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Heru Budi Hartono akan Mundur dari PNS Bila Sejuta KTP Dukungan Sudah Terkumpul

Sebagaimana telah diketahui bersama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa kandidat calon wakil gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan mundur dari posisi PNS, namun Heru Budi Hartono akan mundur bila jumlah KTP dukungan telah mencapai satu juta

"Saya suruh tunggu KTP kekumpul dulu. Kalau enggak kekumpul, saya enggak mau," ungkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat

Dukungan berupa formulir pernyataan dan salinan KTP dikumpulkan oleh pendukung mereka yang tergabung dalam Teman Ahok dan kini jumlah dukungan sudah 900 ribu lebih, namun Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan bahwa jumlah dukungan harus sampai satu juta supaya meyakinkan dirinya dan Heru Budi Hartono untuk lolos ke Pilkada DKI Jakarta 2017 dan setelah jumlah KTP dukungan mencapai satu juta, Heru Budi Hartono akan melepas posisi PNS dengan mantap

"Kalau enggak kekumpul kan sayang. Kan aku syaratkan sejuta (KTP)," lanjut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Bila tak terkumpul satu juta KTP dukungan, mungkin Ahok-Heru tak maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017

"Kan perjanjiannya mereka (Teman Ahok) begitu ya," tutur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Saat ini Heru Budi Hartono telah mundur dari posisi Komisaris Utama PT Delta Djakarta dan juga sedang berproses untuk mundur dari posisi di Bank DKI, karena untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, seorang kandidat harus melepas jabatan di BUMD

"Nanti kalau calon harus lepas semua," tutup Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


Heru Budi Hartono akan Mundur dari PNS Bila Sejuta KTP Dukungan Sudah Terkumpul


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 29 Mei 2016

Iis Dahlia: Gue Teman Ahok Banget

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Iis Dahlia: Gue Teman Ahok Banget

Sebagaimana telah diketahui bersama, pedangdut Iis Dahlia turut memeriahkan acara "Teman Ahok Fair" di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2016 sore dan menghibur masyarakat yang datang ke acara tersebut. Di sela-sela menyanyi, Iis Dahlia beberapa kali memuji Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan salah satu yang beliau soroti ialah mulai banyaknya taman di DKI Jakarta saat ini

"Sekarang kan Jakarta udah banyak punya taman. Kalijodo katanya mau jadi taman juga. Nanti kalau Pak Ahok terpilih lagi 2017 pasti makin banyak tamannya," ungkap Iis Dahlia

Setelah beberapa kali memuji Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Iis Dahlia juga berharap kegiatan-kegiatan Teman Ahok dapat berjalan dengan lancar dalam mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta 2017

"Mudah-mudahan semua rencananya Teman Ahok tercapai semua ya. Gue Teman Ahok banget deh," lanjut Iis Dahlia

Dalam kesempatan tersebut, Iis Dahlia menceritakan temannya yang berniat mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan mengumpulkan KTP, namun temannya tidak dapat memberikan dukungan karena KTP-nya bukan KTP DKI Jakarta

"Temen gue nanya, 'Lu mau nyanyi di Teman Ahok ya ?!? Gue mau ngasih KTP gue kemarin enggak bisa.' Yaiyalah KTP lu KTP Depok," ucap Iis Dahlia menirukan percakapan dia dengan temannya tersebut

Dalam acara "Teman Ahok Fair", Iis Dahlia menyanyikan lima buah lagu dangdut, dimana beliau dan para pengunjung bernyanyi serta berjoget bersama


Iis Dahlia: Gue Teman Ahok Banget


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 18 Mei 2016

Ade Rai Gabung Teman Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ade Rai Gabung Teman Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, binaragawan kondang Ade Rai mengaku bahwa dirinya telah bergabung di komunitas Teman Ahok dalam rangka mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, karena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pemimpin yang layak untuk didukung pada periode 2017-2022

"Saya raya dia sudah melakukan hal yang baik ya," ungkap Ade Rai beberapa waktu lalu

Pria berdarah Bali tersebut tidak perduli dengan berita tidak baik yang disangkakan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini masih menajabat Gubernur DKI Jakarta tersebut, sehingga dirinya menyatakan tetap mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

"Saya rasa itu kan asumsi orang berbeda-beda ya. Saya pribadi Teman Ahok, saya sudah terdaftar Teman Ahok," lanjut cowok bernama lengkap I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai tersebut

Ade Rai juga berharap perjalanan mantan politisi Partai Gerindra tersebut berjalan dengan mulus tanpa ada halangan lagi ke depan

"Mudah-mudahan nggak banyak di ganggu lagi. Kalau saya rasa, orang punya niat baik, kadang-kadang kita harus beri kesempatan," tutup Ade Rai


Ade Rai Gabung Teman Ahok


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 15 Mei 2016

Pemilih PDIP Menjadi Kontributor Terbesar Pengumpulan KTP Teman Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Pemilih PDIP Menjadi Kontributor Terbesar Pengumpulan KTP Teman Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, niat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju lewat jalur independen tampaknya terus mendapat dukungan publik, dimana pengamat politik Ray Rangkuti melihat hal tersebut tidak terlepas dari stigma masyarakat yang melihat tidak optimalnya kerja partai

"Dari survei yang ada ini, sudah terlihat jalur independen lebih disukai masyarakat. Karena parpol tidak kelihatan bekerja," ujar Direktur Lingkar Madani tersebut di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu


Pemilih PDIP Menjadi Kontributor Terbesar Pengumpulan KTP Teman Ahok


Meski demikian, ternyata ada tren lain, dimana ada kenaikan respons publik yang juga setuju apabila Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju melalui partai politik dan hal tersebut tercatat dari survei Cyrus Network pada tanggal 28 April-2 Mei 2016 dengan jumlah 1.000 responden

Respon publik yang setuju Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju lewat parpol jadi sebanyak 35 persen yang berarti naik sebanyak 10 persen dibandingkan pada survei sebelumnya di bulan Oktober 2015 da, jika seandainya maju lewat parpol, publik menyarankan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju melalui PDI Perjuangan

Survei juga mencatat bahwa ada 60 persen responden yang tahu mengenai organisasi Teman Ahok, dimana sebanyak 13,5 persen di dalamnya mengaku telah memberikan KTP sebagai dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan dari responden yang telah memberikan KTP tersebut, setengahnya adalah pemilih PDI Perjuangan yang menjadi kontributor paling besar dalam pengumpulan KTP bagi Teman Ahok


Pemilih PDIP Menjadi Kontributor Terbesar Pengumpulan KTP Teman Ahok


Jika menggunakan asumsi distribusi normal, idealnya penyetor KTP untuk Teman Ahok yang berasal dari PDI Perjuangan berkisar 20-25 persen dan Ray Rangkuti melihat hal tersebut sebagai gejala migrasinya pemilih PDI Perjuangan yang membuat PDI Perjuangan menjadi bingung serta ragu

"Pemilih PDIP di DKI Jakarta sudah meninggalkan dengan mendukung Ahok yang maju secara independen. 25 persen yang menyerahkan KTP ke Ahok, itu orang PDIP," tutup Ray Rangkuti, "Ini warning bagi PDIP, potensi ditinggalkan pemilihnya sangat tinggi. Maka partai jadi bingung dan ragu-ragu."

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Sabtu, 23 April 2016

Mantan Komisioner KPU Bergabung Sebagai Pendamping Ahli Teman Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Mantan Komisioner KPU Bergabung Sebagai Pendamping Ahli Teman Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, mantan Komisioner KPU Pusat I Gusti Putu Artha bergabung bersama Teman Ahok sebagai Pendamping Ahli Bidang Keadministrasian dan Regulasi Pilkada dan dengan bergabungnya I Gusti Putu Artha, Teman Ahok optimis langkah ke depan dalam pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari sisi administrasi dan regulasi akan semakin mantap

"Sebagai gerakan anak muda, dan banyaknya serangan 'regulasi' yang menyerang calon independen, kita butuh pendampingan dan pengetahuan dari senior yang lebih berpengalaman. Untuk itu kita membentuk Pendamping Ahli Teman Ahok, dan Alhamdulillah Pak Putu Artha sebagai tokoh sarat pengalaman bergabung bersama kami. Ini berkah untuk kita," jelas Amalia Ayuningtyas selaku Juru Bicara Teman Ahok

I Gusti Putu Artha juga mengaku sangat senang bergabung bersama Teman Ahok, karena pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Gerakan Teman Ahok sedang mengadopsi model demokrasi yang partisipatif yang juga diperjuangkan I Gusti Putu Artha

"Ini sebuah nilai ideal dalam demokrasi. Ini semangat yang sama dengan saya sebagai mantan anggota KPU," jelas I Gusti Putu Artha

Nilai-nilai demokrasi dan kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berani melawan korupsi, harus ditularkan ke seluruh Indonesia

"Salah satu caranya, dengan mendorong Ahok kembali memimpin Jakarta. Rakyat di setiap daerah akan terdorong memunculkan pemimpin yang baik dan bersih dan mereka ikhlas berkorban untuk pemimpinnya," lanjut I Gusti Putu Artha

Seiring dengan bergabungnya jelas I Gusti Putu Artha dengan Teman Ahok sebagai pendamping ahli, Teman Ahok ingin menyampaikan pesan bahwa Teman Ahok tidak hanya sekedar relawan pengumpul KTP, dimana Amalia Ayuningtyas menjelaskan bahwa pada awalnya keberadaan I Gusti Putu Artha tidak akan dipublish

"Namun karena serangan semakin banyak. Perlu untuk memberi tahu, bahwa di belakang Ahok juga berdiri orang-orang yang paham regulasi dan manajemen Pilkada," beber Amalia Ayuningtyas

Amalia Ayuningtyas juga menjelaskan bahwa pendamping ahli juga dapat mewakili Teman Ahok dalam undangan media.

"Suara Pak Putu akan lebih nyaring daripada kami yang dianggap muda. Kita akan membagi tugas dengan Pak Putu. Selain mendampingi secara teknis dalam administrasi, Pak Putu bisa mewakili Teman Ahok di media sepanjang hal tersebut berkaitan dengan administrasi dan manajemen Pilkada," beber Amalia Ayuningtyas

Pendamping ahli Teman Ahok juga tidak akan I Gusti Putu Artha seorang saja

"Banyak juga pendamping Ahli yang lain, dan kami harapkan banyak juga yang akan bergabung. Sehingga Teman Ahok semakin bonafid kedepannya," tutup Amalia Ayuningtyas


Mantan Komisioner KPU Bergabung Sebagai Pendamping Ahli Teman Ahok


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Kamis, 21 April 2016

AHOK SAKTI

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai AHOK SAKTI

Sebagaimana telah diketahui bersama, beberapa teman-teman mahasiswa Indonesia yang ada di Beijing, China membuat video berjudul AHOK SAKTI yang merupakan video parodi saundtrack Kera Sakti versi Indonesia dan diupload ke YouTube pada tanggal 17 April 2016


AHOK SAKTI


Video AHOK SAKTI tersebut merupakan bentuk dukungan beberapa teman-teman mahasiswa Indonesia yang ada di Beijing, China kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Heru Budi Hartono yang akan maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lewat jalur independen. Meski tidak berafiliasi dengan organisasi Teman Ahok, namun teman-teman mahasiswa Indonesia yang ada di Beijing, China tersebut mendukung Ahok-Heru dalam mewujudkan Jakarta Baru yang lebih bersih, maju dan manusiawi

Untuk info selengkapnya, silahkan tonton video YouTube berdurasi 3 menit 55 detik di bawah ini




By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 20 April 2016

Ikuti Aturan KPU, Dukungan Ahok-Heru Bermeterai per Kelurahan

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Ikuti Aturan KPU, Dukungan Ahok-Heru Bermeterai per Kelurahan

Sebagaimana telah diketahui bersama, dalam mengumpulkan KTP dukungan untuk calon independen Ahok-Heru, Teman Ahok mengikuti aturan KPU, dimana semua pernyataan dukungan Ahok-Heru dilengkapi dengan meterai per kelurahan

"Untuk proses di Teman Ahok, kami mengikuti aturan yang meterai itu akan dibubuhkan dalam formulir kolektif per kelurahan," ungkap Koordinator Teman Ahok Amalia Ayuningtyas beberapa waktu lalu

Pengumpulan KTP serta surat pernyataan dukungan ke Ahok-Heru barulah tahap pertama yang dilakukan oleh Teman Ahok dan kemudian dilakukan verifikasi detail untuk memastikan semua syarat terpenuhi

"Setelah dikumpulkan, semuanya akan diserahkan ke sekretariat pusat di Pejaten, lalu akan kami verifikasi dulu via telepon secara random untuk menjaga kualitas formulir," lanjut Amalia Ayuningtyas

"Setelah itu baru masuk ke tahap scan dan input. Di tahap ini form (hard file) yang sudah diinput akan diberi kode input sesuai dengan soft file-nya. Di tahap ini juga akan ada SMS konfirmasi," beber Amalia Ayuningtyas

Setelah itu baru masuk ke tahap pengarsipan, dimana engarsipannya akan dipilah dulu per kelurahan

"Baru nanti diurutkan dan disesuaikan dengan urutan soft file. Kalau sudah dipilah dan diurutkan kami tinggal print database kami untuk kemudian jadi form B1KWK (nanti form dukungan yang ada saat ini jadi lampirannya). Nah, form B1KWK per kelurahan ini yang nanti akan diberi meterai," tegas Amalia Ayuningtyas, "Oh ya nanti form B1KWK itu juga akan ditandatangani oleh pasangan calon juga."

Sebelumnya KPU memberi penjelasan soal surat pernyataan dukungan bagi calon perseorangan/independen yang wajib disertai meterai yang ditempelkan pada bundel dukungan kolektif per desa/kelurahan, bukan per orang

"Jadi setiap bundel dukungan untuk satu desa, mereka perlu mereka meletakkan meterai dan ditandatangani bakal calon di atas meterai tersebut. Jadi bukan satu meterai untuk satu orang yang memberikan pernyataan dukungan," ungkap anggota Komisi KPU Hadar Nafis Gumay beberapa waktu lalu

Aturan menyertakan meterai pada surat pernyataan dukungan per desa diatur dalam Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah dan juga telah diterapkan pada Pilkada Serentak 9 Desember 2015. Hadar Nafis Gumay menjelaskan bahwa dalam Pasal 20 ayat 3 PKPU Nomor 9/2015 diatur formulir model B.1 KWK yang menyebutkan dukungan perseorangan yang tidak ditandatangani di atas meterai oleh pasangan calon perseorangan, dukungan tersebut dinyatakan belum memenuhi syarat, tapi tidak menggugurkan dukungan

"Bundel dukungan per desa, per kelurahan, per kotamadya harus ada pernyataan bakal calon misal surat pernyataan dimasukkan dalam satu map nanti disertakan formulir B.1 KWK yang ditandatangani bakal calon di atas meterai," lanjut Hadar Nafis Gumay

Usulan agar dukungan calon independen disertai meterai per orang tersebut muncul saat dalam pembahasan draf perubahan PKPU Nomor 9 tersebut, namun KPU memutuskan tidak akan ada pengaturan baru soal pernyataan dukungan perseorangan


Ikuti Aturan KPU, Dukungan Ahok-Heru Bermeterai per Kelurahan


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 19 April 2016

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Sebagaimana telah diketahui bersama, pada tanggal 18 April 2016 Teman Ahok menuliskan pernyataan resmi terkait menyebarnya panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras yang sempat menjadi viral di dunia maya


Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax


Kronologi munculnya panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras tersebut belum jelas, dimana hingga berita ini ditulis, belum jelas siapa yang pertama kali mengedarkan panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras tersebut, namun awal mula hebohnya berita mengenai panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras tersebut diduga terjadi setelah Roy Suryo mengupload screenshot panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras tersebut di akun Twitter @KRMTRoySuryo

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax


Cuitan mantan Menpora di era SBY tersebut kemudian disambut oleh ratusan pengguna Twitter lainnya

Tiga hari kemudian, Okezone memuat isu tersebut sebagai berita dengan judul "Ini Isi Bocoran Buzzer Teman Ahok soal RS Sumber Waras" pada hari Minggu tanggal 17 April 2016 pukul 15:32 WIB dan satu jam kemudian muncul berita kedua di Okezone yang masih terkait dengan beredarnya panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras tersebut berjudul "Jawaban Teman Ahok Atas Bocoran Buzzer RS Sumber Waras" pada hari Minggu tanggal 17 April 2016 pukul 16:27 WIB

Dalam berita kedua yang diterbitkan Okezone tersebut tertulis ucapan dari inisiator Teman Ahok, yaitu Aditya Yogi Prabowo (Bowo) terkait panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras yang kemudian disangkal oleh Teman Ahok, dimana Teman Ahok menggunakan istilah "kutipan palsu"


Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax


Teman Ahok secara tegas mengatakan bahwa kutipan tersebut adalah palsu dan lewat website resminya, Teman Ahok menyatakan bahwa:

- Koordinator Teman Ahok Aditya Yogi Prabowo (Bowo) tidak pernah menjawab hal yang dikutip oleh Okezone tersebut dan menyatakan bahwa kiutipan tersebut adalah kutipan palsu. Pihak Okezone memang menghubungi untuk menanyakan tentang panduan debat, namun Aditya Yogi Prabowo (Bowo) menjawab, "Kami tidak ada tanggapan tentang Sumber Waras. Kami fokus pada pengumpulan KTP." Aditya Yogi Prabowo (Bowo) justru menyatakan jika itu bukan di sosial media Teman Ahok, hal tersebut berarti bukan dari Teman Ahok

- Teman Ahok tidak mengerti politik media atau media Okezone punya kepentingan apa terkait dengan fitnah yang dilancarkan kepada Teman Ahok, bahkan dengan tidak mengindahkan kaidah jurnalistik, tapi memang Okezone telah merugikan nama baik Teman Ahok sebagai sebuah organisasi yang mempunyai kedudukan hukum

- Teman Ahok adalah relawan pengumpul KTP. Teman Ahok bukanlah pengamat politik ataupun politisi yang perlu memberikan tanggapan terhadap isu yang terjadi di sekeliling Ahok. Teman Ahok bekerja untuk orang-orang yang percaya dengan Ahok dan menyerahkan KTP-nya untuk maju di jalur independen, sehingga Teman Ahok membatasi diri untuk hanya berkomentar seputar pengumpulan KTP dan semangat independen

- Semua pernyataan dalam pernyataan sikap tersebut dapat dikutip sebagai kutipan resmi Teman Ahok


Selain di website resminya, Teman Ahok lewat akun Twitter @temanAhok juga membantah pernah membuat panduan debat dalam menghadapi kasus RS Sumber Waras tersebut, sebagaimana dapat dibaca di bawah ini


Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax

Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax
Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax
Teman Ahok Sebut Okezone Telah Memuat Berita Hoax


SUMBER : PERNYATAAN SIKAP TEMAN AHOK TENTANG FITNAH ROY SURYO DAN OKEZONE.COM

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Sabtu, 16 April 2016

Demokrat Merapat, Sebut Ahok Cocok Jadi Gubernur DKI 2017

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Demokrat Merapat, Sebut Ahok Cocok Jadi Gubernur DKI 2017

Sebagaimana telah diketahui bersama, sejauh ini baru Partai Nasdem yang secara lantang menyatakan mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon gubernur DKI Jakarta dan Partai Demokrat baru menyatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai sosok yang pas sebagai Gubernur DKI Jakarta

"Kriteria seorang Ahok itu sudah pas, baik secara elektabilitas, popularitas, maupun ketegasan," ungkap Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin beberapa waktu lalu

Untuk dukungan resmi dari Partai Demokrat sejauh ini belum ada, dimana Amir Syamsuddin mengungkapkan bahwa hal tersebut masih akan dibicarakan, meski pihaknya telah mengakui bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan calon gubernur yang pas untuk DKI Jakarta

"Kalau beliau ingin mendapat dukungan, beliau harus tahu cara berkomunikasi yang baik. Tidak dengan cara mengatakan, meski sudah diralat ya, uang maharnya ratusan miliar," tutur Amir Syamsuddin

Amir Syamsuddin menyatakan bahwa pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut membuat pihaknya terkaget-kaget

Sebagai info tambahan, saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memutuskan untuk maju sebagai calon gubernur independen bersama Teman Ahok, hal itu memicu berbagai reaksi dari partai-partai politik dan salah satu tanggapan keras dilontarkan PDI Perjuangan yang menyatakan bahwa langkah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut dapat berujung deparpolisasi


Demokrat Merapat, Sebut Ahok Cocok Jadi Gubernur DKI 2017


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Selasa, 29 Maret 2016

Aku Jarang Dengar Program dari Calon Gubernur, yang Ada Cuma Mikirin Gimana Ngalahin Ahok

Tidak ada komentar:
Sebagaimana telah diketahui bersama, menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017, persaingan semakin memanas dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  ikut angkat bicara mengenai para pesaing dirinya, diantaranya Pakar Hukum Tata Negara Yusril Izha Mahendra, bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Sandiaga Uno serta Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung)

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku senang dengan banyaknya sosok yang maju di Pilkada DKI Jakarta, meski kemungkinan besar akan bersaing dengan dirinya, karena warga DKI Jakarta akan menilai dari program para bakal calon gubernur dan pilihan program yang menguntungkan warga akan lebih banyak

"Aku dari dulu mendukung supaya DKI banyak yang maju, supaya warga Jakarta punya pilihan yang banyak dan dengerin program (calon) tambah banyak," ungkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kantor Wali Kota Jakarta Utara beberapa waktu lalu

Meski demikian, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyayangkan sedikit dari para pesaing dirinya yang memaparkan program unggulan mereka untuk membangun DKI Jakarta

"Tapi ini yang maju-maju ini, aku jarang dengar program, yang ada cuma mikirin gimana ngalahin Ahok. Ya susah," tegas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Sebagai info tambahan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju melalui jalur independen yang didukung relawan Teman Ahok. Selain itu, ada dua parpol yang mendeklarasikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) , yakni Partai Nasdem dan Partai Hanura

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Teman Ahok menargetkan dapat mengumpulkan satu juta Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai batas aman untuk melengkapi satu diantara persyaratan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni mengumpulkan 525 ribu KTP


Aku Jarang Dengar Program dari Calon Gubernur, yang Ada Cuma Mikirin Gimana Ngalahin Ahok


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Minggu, 27 Maret 2016

Sophia Latjuba Serahkan KTP Dukung Ahok

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Sophia Latjuba Serahkan KTP Dukung Ahok

Sebagaimana telah diketahui bersama, dukungan warga untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus mengalir dan salah satunya datang dari artis cantik Sophia Latjuba yang mengaku bahwa dirinya telah bulat menjatuhkan pilihannya kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)


Sophia Latjuba Serahkan KTP Dukung Ahok


"#temanahok," tulis Sophia Latjuba melalui akun Instagram diriya atas foto yang diunggah saat mendatangi Posko Teman Ahok di Senayan City Mall

Dalam foto tersebut Sophia Latjuba yang mengenakan gaun berwarna hitam nampak memegang formulir pendaftaran Ahok-Heru dan berfoto di samping banner yang bertuliskan "KTP Gue untuk Ahok"


Sophia Latjuba Serahkan KTP Dukung Ahok


Foto tersebut menuai respon dari para follower akun Instagram Sophia Latjuba

"Mantap!! #temanahok," komentar akun Instagram Bastian Love Bintang

"Kalau KTP saya DKI, pasti saya dukung AHOK. Sayang KTP saya Tangerang," tulis akun Instagram lily_sutiono

By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Adhyaksa Dault Minta Teman Ahok Tidak Kampanye di Car Free Day

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Adhyaksa Dault Minta Teman Ahok Tidak Kampanye di Car Free Day

Sebagaimana telah diketahui bersama, bakal calon gubernur DKI Jakarta Adhyaksa Dault meminta kepada Teman Ahok untuk tidak melakukan kampanye saat hari bebas kendaraan bermotor, karena kawasan CFD bukanlah tempat untuk melakukan kegiatan politik

"Jelaslah CFD itu kan bukan tempat kegiatan politik. Sudah ada peraturannya. Masa Teman Ahok mau kampanye juga disini ?!?" tegas Adhyaksa Dault saat ditemui di Bundaran HI, Jakarta pada hari Minggu tanggal 27 Maret 2016

Adhyaksa Dault mengatakan hal tersebut setelah melihat beberapa orang yang meminta foto kepada dirinya tersebut mengenakan pakaian yang bertuliskan "KTP Gue Untuk Ahok"

"Nih lihat ada yang pakai baju Teman Ahok. Nanti malah jadi bahan kalau saya dukung Ahok lagi, mentang-mentang foto bareng," tambah Adhyaksa Dault seraya memperlihatkan foto kepada wartawan

Adhyaksa Dault mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk adil dalam mengkampanyekan dirinya untuk maju kembali pada Pilkada DKI Jakarta 2017, karena sudah banyak booth Teman Ahok yang tersebar di beberapa mall

"Di mall dia sudah banyak, masa di CFD juga diembat ?!? Tulis ya, kasih tahu sama Ahok, yang fair dong," tutup Adhyaksa Dault


Adhyaksa Dault Minta Teman Ahok Tidak Kampanye di Car Free Day


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Rabu, 23 Maret 2016

Juluki Teman Ahok Pasukan Nasi Bungkus, Ahmad Dhani Diamuk Netizen

Tidak ada komentar:
Dalam artikel ini saya ingin membagikan info teraktual mengenai Juluki Teman Ahok Pasukan Nasi Bungkus, Ahmad Dhani Diamuk Netizen

Sebagaimana telah diketahui bersama, musisi Ahmad Dhani tak henti-hentinya menyerang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan konsekuensi Ahmad Dhani juga harus berhadap-hadapan dengan pendukung Ahok yang tergabung dalam komunitas Teman Ahok

Di akun Twitter resmi Ahmad Dhani yang juga sudah menyatakan diri akan menantang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta 2017 tersebut melontarkan berbagai argumen yang menjatuhkan pendukung Ahok


Juluki Teman Ahok Pasukan Nasi Bungkus, Ahmad Dhani Diamuk Netizen


Juluki Teman Ahok Pasukan Nasi Bungkus, Ahmad Dhani Diamuk Netizen


Ahmad Dhani bahkan memberikan julukan kepada Teman Ahok sebagai pasukan nasi bungkus

Juluki Teman Ahok Pasukan Nasi Bungkus, Ahmad Dhani Diamuk Netizen


Meski demikian, tampaknya banyak yang tidak terima dan membalas cuitan Ahmad Dhani tersebut

@PujiRamone balik menyidir, "Hussh...!! Kualat ntar kamu, nasi di bawa bawa. Kamu ngamen juga buat nyari nasi."

@MKWardaya, "halah mas, nasi bungkus or nasi kardus sm aza. mas jg jd tim hore di pemilu kan?gosah nyinyir akidah dan akhlaq aplg pk do'a."

@bingarastamasya, "ya allah berillah hidayah kpd orang yg nadzar potong kemaluan tapi ga jadi y allah,,,, amien hahahaha."

@indridiana2, "mending jd artis aja...ngurus rumah tangga aja blm bener mau ngurus orang banyak..."


Juluki Teman Ahok Pasukan Nasi Bungkus, Ahmad Dhani Diamuk Netizen


By: Rudy Haryanto
Continue Reading...

Related Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...